Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Memanfaatkan Potensi Lokal Muhtadi Muhtadi
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 4, No 1 (2021): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v4i1.4084

Abstract

POKDARWIS adalah sebuah kelompok yang mempunyai peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bidang pariwisata yang ada diwilayahnya. Kota depok memiliki potensi lokal yang dijadikan wisata salah satunya yaitu Situ Pengasinan yangterletak di Kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat. Pada penelitian ini peneliti mengangkat masalah agamana peran POKDARWIS dalam memanfaatkan potensi lokal dan bagaimana hasilnya dapat membuat perubahan dan dapat mensejahterahkan masyarakat sekitar.Jenis penelitian yag digunakan adalah penelitian kuliatatif dengan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Peneliti mengambil 8 orang narasumber atau informan dari pedagang atau masyarakat sekitar dan 3 orang dari pihak Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Hail penelitian ini adalah POKDARWIS memfasilitasi dengan menyediakan lahan dan membuatkan warung kuliner. Melakukan kegiatan edukatif dengan pelatihan, kerja bakti. Dan lain-lain. Mewakili suara masyarakat sekitar, mengelola dan memanfaatkan Situ Pengasinan dengan baik. Dan membuat perubahan bukan hanya untuk Situ Pengasinan akan tetapi untuk masyarakat yang ada disekitar Situ juga. POKDARWIS membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian keluaga mereka.
PENGEMBANGAN DESA WISATA PESONA WANAJAYA BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT Putri Barinda Shofiana; Muhtadi Muhtadi
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 16, No 1 (2023): jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v16i1.20162

Abstract

 This research is a study related to the development of tourist villages through Wanajaya community participation. This study aims to determine the forms of participation, the ladder of participation, and the supporting and inhibiting factors in the process of forming and developing the Wanajaya Enchantment Tourism Village. Starting from hobbyists who love motocross and bicycles, a tourist village was established which became a place to channel various types of hobbies while being able to recreate. The formation of a tourism awareness group (POKDARWIS) makes the tourist village have a managerial system in managing all the interests that exist in the activity program. Various types of playgrounds and facilities are an attraction for visitors. Pesona Wanajaya Tourism Village has experienced significant development with the age of its establishment which has only been three years old, but has received achievements in the national competition. In this study the authors used qualitative research methods, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The research here reveals a situation or condition as it is based on observations made directly. The results of this study are the existence of community participation in the form of ideas / thoughts, energy, thoughts and energy, expertise, and goods; Then the ladder of community participation is at the level of placation and partnership, then there are things that become supporting factors and inhibiting factors in the process of forming and developing the Wanajaya Pesona Tourism Village, Cibitung District, Bekasi Regency. 
Business Ethics Violation on Hit Products in the Practical Gorund of PT Megasari Makmur: Halal Perspective Analysis Muhtadi Muhtadi; Muhammad Said
International Journal of Social Service and Research Vol. 3 No. 5 (2023): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v3i5.378

Abstract

The rise of cases of violations of business ethics cases, one of which was by PT. Megarsari Makmur who committed an act of violation that had a major impact on consumers because it had endangered consumers by adding two dangerous chemicals and not applying detailed ingredient information on product labels. The research method used is a descriptive qualitative method that utilizes data collection techniques for literature and document studies. PT. Megarsari Makmur is more concerned with personal gain by keeping production costs as low as possible, however, it is detrimental to many parties. The purpose of this research is to examine further about the problem analysis and the solution chosen by PT. Megarsari Makmur based on a review of the halal industry. The chosen form of problem solving is by withdrawing all HIT products that have been spread throughout the market
Strategi Pemberdayaan untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Kaum Dhuafa Ramadanty, Alfira Assyha; Muhtadi, Muhtadi
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v8i2.14621

Abstract

This research is about the empowerment strategy carried out by the Rindang Indonesia Foundation for the poor through computer training programs. The research method used is descriptive qualitative method with data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the empowerment strategies carried out by the Rindang Indonesia Foundation include human resource development, group institutional development, community investment, productive business development, and providing the right information. Indicators of the success of the empowerment program are measured by reducing the number of poor people, namely reaching more than 10 (ten) people and 2 (two) others successfully working in the company, business development to increase income, namely 10,000 / pcs, increasing community awareness, increasing group independence, and increasing community capacity and income distribution.
Strategi Keberlanjutan Program Budidaya dan Home Industry Aloe Vera Dompet Dhuafa Yogyakarta Ikram, M. Fadli Dzul; Muhtadi, Muhtadi
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 18, No 1 (2025): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v18i1.30886

Abstract

 Sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah. Salah satu hasil pertanian yang kaya akan manfaat dan dapat dikelola menjadi berbagai macam kebutuhan adalah Aloe vera atau di Indonesia biasa dikenal dengan tanaman lidah buaya. Dompet Dhuafa Yogyakarta sebagai lembaga filnatropi sejak 2018 berupaya untuk memberdayakan masyarakat Desa Katongan melalui program budidaya dan home industry Aloe vera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi keberlanjutan, kesejahteraan pada masyarakat Desa Katongan, serta faktor pendukung dan penghambat dari program budidaya dan home industry Aloe vera. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemilihan dengan jenis pemilihan informan berdasarkan kelompok. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi. Hasil penelitiannya adalah Dompet Dhuafa Yogyakarta telah melakukan strategi keberlanjutan yaitu keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan keberlanjutan sosial. Pada kesejahteraan, dapat dilihat dari kualitas segi materi, fisik, mental, serta spiritual. Faktor pendukung antusiasme dan partisipasi masyarakat, dukungan dari berbagai pihak, dan sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah alat-alat produksi yang digunakan masih semi manual dan kurangnya pelatihan pembuatan produk dan pemasaran.