Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Bank Sampah Melati Bersih Berbasis Pemberdayaan Bagi Masyarakat Urban Muhtadi Muhtadi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.966 KB) | DOI: 10.14421/jpm.2017.012-01

Abstract

Problems of waste management in urban areas requires the participation of public awareness. Community or residents can participate in managing the garbage, especially in their respective environments. Citizens can change the behavior of earlier indifference turns to participate in managing the waste problem. The waste problem is not only the responsibility of governments, and but requires the participation of the broadest community to also find solutions to manage waste from the source of the problem into something more beneficial both economically and environmentally the type of research is descriptive research with quantitative approach. This research was conducted at the Bank Sampah Melati Bersih (an organization community) in South Tangerang City. This study population is a member of the Bank Sampah Melati Bersih in South Tangerang City. The sample in this research were 30 people who manage trash in housing. Processing data using Spearman correlation test analysis. The results of the research are (1) characteristics of individuals relate to real behavioral changes in trash management in a residential neighborhood. (2) Trash companion role of Bank Sampah Melati Bersih tangible associated with behavioral changes in waste management in a residential neighborhood. Problematika tentang pengelolaan sampah di perkotaan memerlukan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi. Masyarakat atau warga dapat ikut mengelola sampah terutama di lingkungan masing-masing. Warga masyarakat dapat mengubah perilakunya dari tadi masa bodoh berubah untuk ikut mengelola permasalahan sampah. Permasalahan sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan tetapi menuntut partisipasi masyarakat seluas-luasnya untuk juga mencari solusi dalam mengelola sampah dari sumber masalah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat baik secara ekonomis maupun lingkungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.. Penelitian ini dilakukan pada Bank Sampah Melati Bersih di Kota Tangerang Selatan.  Populasi penelitian ini adalah anggota Bank Sampah Melati Bersih di Kota Tangerang Selatan. Sampel penelitian adalah 30 warga yang mengelola sampah di perumahan. Pengolahan data dengan menggunakan analisis uji korelasi Spearman. Hasil penelitiannya: (1) karakteristik individu berhubungan nyata dengan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah di lingkungan perumahan. (2) peran pendamping dari Bank Sampah Melati Bersih berhubungan nyata dengan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah di lingkungan perumahan.
Implikasi Kualitas Pelayanan Program Keluarga Harapan terhadap Kepuasaan Penerima Manfaat di Kelurahan Beji Depok Muhtadi Muhtadi; Indah Choirunnisa
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpm.2019.032-08

Abstract

This paper examines the effect of service quality on the satisfaction of receiving benefits in the Conditional Cash Transfers or Program Keluarga Harapan (PKH) program in Beji Village Office, Depok. The hypothesis services of the PKH program have a significant influenced on beneficiary satisfaction. The instrument was tested to answer the hypothesis using a survey research method. This survey was conducted on 86 respondents who were members and beneficiaries of the PKH program. The results of the hypothesis test analysis show that service quality with indicators of reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangible simultaneously have a significant correlation between variables. Meanwhile, the resulting correlation coefficient has an effect on the beneficiary satisfaction variable of 70.3 percent. While the remaining value of 29.7 percent is influenced by other variables outside the regression equation like other variables not included in this study. The results of this study provide positive input for PKH program administrators to further improve the quality of service to aid recipients. Moreover, PKH implemented according to the wishes of the community but still needs support to be able to have broader insights (changing mindsets) to increase the independence of program beneficiaries.Paper ini menguji pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasaan penerimaan manfaat pada program Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Beji Depok. Hipotesis yang berkembang adalah pelayanan program PKH berpengaruh signifikan terhadap kepuasan penerima manfaat. Instrumen yang diujikan untuk menjawab hipotesis menggunakan metode penelitian survei. Survei ini dilakukan kepada 86 responden yang menjadi anggota dan penerima manfaat program PKH. Hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dengan indikator keandalan (realibility), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan berwujud (tangible) secara bersamaan memiliki korelasi signifikan antar variabel. Sementara itu, nilai koefisiensi korelasi yang dihasilkan memiliki pengaruh terhadap variabel kepuasan penerima bantuan sebesar 70,3 persen. Sedangkan sisa nilai sebesar 29,7 persen dipengaruhi variabel lain di luar dari persamaan regresi seperti variabel lain yang tidak diikut sertakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini memberikan masukan positif bagi pengelola program PKH untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan terhadap penerima  bantuan. Untuk itu, PKH berjalan sesuai keinginan masyarakat namun masih perlu dukungan agar mampu memiliki wawasan yang lebih luas (merubah pola pikir) untuk meningkatkan kemandirian penerima manfaat program.
Community Economic Empowerment through Creative Economic Program in a Business Cooperative in Setu District, Tangerang Selatan Syahrullah Syahrullah; Muhtadi Muhtadi
Prosperity: Journal of Society and Empowerment Vol 1, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.351 KB) | DOI: 10.21580/prosperity.2021.1.2.8221

Abstract

This study aims to determine the process and results of empowering the community's economy through the creative economy program at the Cipta Boga Multipurpose Cooperative. This research was conducted using a qualitative research approach with a descriptive type of research. The data collection techniques used, namely: observation, interviews, and documentation studies. Observations were carried out thematically about the process of community empowerment in the creative economy. Five informants were interviewed, consisting of the management of the cooperative and three program beneficiaries. The selection of informants is based on the fact that they know and are involved in empowerment activities. The documentation study was conducted by collecting data on the process and empowerment program in the creative economy sector at the cooperative. This study indicates that community economic empowerment through a paper bag training program can improve the welfare of the Kranggan village community. The Seba Usaha Cipta Boga Cooperative carries out the stages of community empowerment, starting from planning, implementation, institutionalization, and monitoring evaluation. The influence of the training program results can be seen from the behavior and economic life of the community. People get additional income, increase knowledge in entrepreneurship and get activities for entrepreneurship.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pelatihan Keterampilan dalam Membangun Kemandirian di Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) Jakarta Selatan Rima Fitrianesti; Muhtadi Muhtadi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v10i1.9883

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu instruman yang paling efektif dalam proses pengentasan kemiskinan. Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang pemberdayaan masyarakat dalam membangun kemandirian dengan pertanyaan penilitian yaitu proses dan tahapan program pemberdayaan masyarakat di Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM), serta faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi proses jalannya kegiatan pemberdayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan tahapan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM), dan mengetahui faktor-faktor pendukung serta penghambat yang mempengaruhi program pemberdayaan dalam membangun kemandirian. Subjek dalam penelitian ini berjumlah sembilan orang, dua orang pihak pengurus yayasan dan lima orang alumni peserta pelatihan keterampilan di YIIM. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan studi dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan keterampilan di Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) telah mampu membangun kemandirian pada kelima alumni peserta pelatihannya. Hal tersebut terlihat dari sikap kelima alumni peserta pelatihan yang sudah sesuai dengan indikator kemandirian yang ada. Indikator kemandirian tersebut meliputi berkeinginan kuat untuk mengembangkan diri sendiri, bertanggung jawab atas aktivitas yang dilakukannya, mampu mengambil keputusan dan inisiatif dalam menghadapi masalah, dan percaya diri serta melaksanakan tugas-tugasnya secara mandiri. Keberhasilan tersebut juga didukung dengan proses serta tahap-tahap pemberdayaan di YIM yang meliputi tahap persiapan, tahap pengkajian, tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan terminasi yang dijalankan secara menyeluruh dan maksimal. Disamping itu juga terdapat faktor-faktor pendukung yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan pemberdayaan masyarakat di YIIM. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa proses serta tahapan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) telah mampu membantu masyarakat penerima manfaat dalam membangun kemandiriannya dan membawa perubahan yang positif dalam kehidupannya.
Pemberdayaan Masyarakat Pada Home Industry Sirup Markisa di Desa Sukamantri Kabupaten Bogor Nadia Inayah; Muhtadi
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 16 No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.241 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v16i1.460

Abstract

Community empowerment activities are carried out at the passion fruit syrup home industry located in Sukamantri Village, Bogor Regency. The purpose of this empowerment activity is to help the owner so that his business increases and the community becomes more productive by carrying out empowerment activities. There are 4 activities in the empowerment of passion fruit syrup, namely: 1) Seeing potential problems, 2) Planning activities, 3) Carrying out empowerment activities, 4) Program evaluation, 5) Analyzing supporting and inhibiting factors. The method used is a qualitative approach, with interviews, observations, and documentation, and uses triangulation techniques. There are 5 participants in this activity, 3 housewives, and 2 residents who have not worked (unemployed). The results of this study are to see that the potential in this village has a fairly large plantation area of 1,760,000 hectares and has cool air and high rainfall which is very suitable for cultivating passion fruit, the intended location is the passion fruit syrup home industry owned one of the farmers who uses his land to cultivate passion fruit into passion fruit syrup and can open job vacancies for the community. Planning and implementation in this activity was carried out in 4 meetings. This activity is carried out at the home of the business owner, every Sunday, at 12.30-15.30. In the evaluation of passion fruit syrup community empowerment activities, it has shown a positive impact for participants, this can be seen from the good response of all participants in the empowerment process. The supporting factors in this activity are qualified human resources, as well as production tools and materials provided by the business owner, and the inhibiting factor in this activity is the erratic growth of passion fruit. After this activity, the participants became employees of Mr. Muiz’s passion fruit syrup home industry
PERAN SEKOLAH RELAWAN TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM NAIK PANGKAT Dini Masrika*, Muhtadi Masrika; Muhtadi Muhtadi
Jurnal Kommunity Online Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FIDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.602 KB) | DOI: 10.15408/jko.v1i2.20198

Abstract

AbstractTo improve the welfare of life or improve the economy and decrease the impact of poverty, Volunteer School has a Promotion Program by facilitating business needs and finances, such as trading and selling. The Promotion Program can help the people who are caught in debt by giving support and capital for businesses by increasing skill to be able to do the business by themselves that will encourage them to be independent. The research aims to know the role of the Volunteer School in the Promotion Program in the institution of the Volunteer School, BejiDepok and to find out the result of the Promotion Program in empowering the poor. The approach used in this research is a qualitative with descriptive type. The data collection techniques used are: observation, interview, and documentation study. The result of the empowerment carried out by the Volunteer School through the Promotion Program is the program of empowering community to improve the level and standard of life for the poor family by providing capital support for trading and small business (entrepreneurship) as well as mentoring the family to be independent. The Promotion Program can be given to those who have traded with the equipment and materials they have, therefore, they can sell with much better equipment and materials.Keywords: role; volunteer school; promotion programAbstrakUntuk  meningkatkan kesejahteraan hidup atau meningkatkan ekonomi dan mengurangi dampak kemiskinan, Sekolah Relawan mempunyai Program Naik Pangkat dengan memfasilitasi kebutuhan dan keuangan dengan cara usaha, seperti berdagang dan berjualan. Program Naik Pangkat dapat membantu masyarakat yang terjerat hutang dengan memberikan support dan modal untuk usaha dengan peningkatan skill untuk bisa berusaha dengan sendirinya yang akan mendorong diri untuk menjadi mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Sekolah Relawan dalam Program Naik Pangkat di Lembaga Sekolah Relawan Beji Depok dan mengetahui hasil dari Program Naik Pangkat dalam pemberdayaan masyarakat fakir miskin. Dalampenelitianini, pendekatanyang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil pemberdayan yang dilakukan oleh Sekolah Relawan melalui Program Naik Pangkat, ialah program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan derajat dan taraf hidup keluarga dhuafa dengan memberikan bantuan modal dagang/usaha kecil (wirausaha) serta pendampingan sampai keluarga penerima manfaat mandiri. Naik Pangkat dapat diberikan pada mereka yang sudah berdagang dengan perlengkapan dan bahan seadanya sehingga mereka mampu berjualan dengan perlengkapan dan bahan yang jauh lebih baik.Kata kunci: peran; sekolah relawan; progam naik pangkat
PERAN SEKOLAH RELAWAN TERHADAP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM NAIK PANGKAT Dini Masrika*, Muhtadi Masrika; Muhtadi Muhtadi
Jurnal Kommunity Online Vol 1, No 2 (2020): Jurnal Kommunity Online
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FIDIKOM, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.602 KB) | DOI: 10.15408/jko.v1i2.20198

Abstract

AbstractTo improve the welfare of life or improve the economy and decrease the impact of poverty, Volunteer School has a Promotion Program by facilitating business needs and finances, such as trading and selling. The Promotion Program can help the people who are caught in debt by giving support and capital for businesses by increasing skill to be able to do the business by themselves that will encourage them to be independent. The research aims to know the role of the Volunteer School in the Promotion Program in the institution of the Volunteer School, BejiDepok and to find out the result of the Promotion Program in empowering the poor. The approach used in this research is a qualitative with descriptive type. The data collection techniques used are: observation, interview, and documentation study. The result of the empowerment carried out by the Volunteer School through the Promotion Program is the program of empowering community to improve the level and standard of life for the poor family by providing capital support for trading and small business (entrepreneurship) as well as mentoring the family to be independent. The Promotion Program can be given to those who have traded with the equipment and materials they have, therefore, they can sell with much better equipment and materials.Keywords: role; volunteer school; promotion programAbstrakUntuk  meningkatkan kesejahteraan hidup atau meningkatkan ekonomi dan mengurangi dampak kemiskinan, Sekolah Relawan mempunyai Program Naik Pangkat dengan memfasilitasi kebutuhan dan keuangan dengan cara usaha, seperti berdagang dan berjualan. Program Naik Pangkat dapat membantu masyarakat yang terjerat hutang dengan memberikan support dan modal untuk usaha dengan peningkatan skill untuk bisa berusaha dengan sendirinya yang akan mendorong diri untuk menjadi mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Sekolah Relawan dalam Program Naik Pangkat di Lembaga Sekolah Relawan Beji Depok dan mengetahui hasil dari Program Naik Pangkat dalam pemberdayaan masyarakat fakir miskin. Dalampenelitianini, pendekatanyang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil pemberdayan yang dilakukan oleh Sekolah Relawan melalui Program Naik Pangkat, ialah program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan derajat dan taraf hidup keluarga dhuafa dengan memberikan bantuan modal dagang/usaha kecil (wirausaha) serta pendampingan sampai keluarga penerima manfaat mandiri. Naik Pangkat dapat diberikan pada mereka yang sudah berdagang dengan perlengkapan dan bahan seadanya sehingga mereka mampu berjualan dengan perlengkapan dan bahan yang jauh lebih baik.Kata kunci: peran; sekolah relawan; progam naik pangkat
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid Terhadap Perubahan Perilaku Penerima Manfaat Program Muhtadi Muhtadi
Jurnal Dialog Vol 41 No 2 (2018): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v41i2.301

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan dan program yang dilaksanakan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid belum melahirkan perubahan perilaku yang signifikan pada penerima manfaatnya. Hal ini berimplikasi pada belum munculnya perilaku-perilaku yang positif dari penerima manfaatnya. Permasalahan penelitian pertama, Mengidentifikasi pengaruh pemberdayaan masyarakat dalam upaya perubahan perilaku masyarakat . kedua, faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam program pemberdayaan masyarakat untuk perubahan perilaku penerima manfaat program. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif survei dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling pada pada populasi dari penelitian dengan menggunakan teori Slovin. Hasil penelitian ini adalah; pertama, proses pemberdayaan dan output pemberdayaan cukup berarti bagi penerima manfaat program. Kedua, hubungan antara variabel proses pemberdayaan dan variabel perubahan perilaku bervariatif. Antara lain bahwa variabel peran fasilitator memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap peningkatan sikap dan peningkatan ketrampilan, tapi pada peningkatan pengetahuan hubungan rendah.. Ketiga, aspek proses penyuluhan kelompok berpengaruh nyata terhadap perubahan dari perilaku penerima manfaat program. Variabel yang signifikan berpengaruh nyata bagi perubahan perilaku yaitu; penyuluhan kelompok dan peningkatan kualitas Variabel yang pengaruhnya tidak signifikan terhadap perubahan perilaku penerima manfaat yaitu; peran fasilitator, dan subjek penyuluhan.
Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Memanfaatkan Potensi Lokal Muhtadi Muhtadi
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 4, No 1 (2021): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v4i1.4084

Abstract

POKDARWIS adalah sebuah kelompok yang mempunyai peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bidang pariwisata yang ada diwilayahnya. Kota depok memiliki potensi lokal yang dijadikan wisata salah satunya yaitu Situ Pengasinan yangterletak di Kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat. Pada penelitian ini peneliti mengangkat masalah agamana peran POKDARWIS dalam memanfaatkan potensi lokal dan bagaimana hasilnya dapat membuat perubahan dan dapat mensejahterahkan masyarakat sekitar.Jenis penelitian yag digunakan adalah penelitian kuliatatif dengan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Peneliti mengambil 8 orang narasumber atau informan dari pedagang atau masyarakat sekitar dan 3 orang dari pihak Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Hail penelitian ini adalah POKDARWIS memfasilitasi dengan menyediakan lahan dan membuatkan warung kuliner. Melakukan kegiatan edukatif dengan pelatihan, kerja bakti. Dan lain-lain. Mewakili suara masyarakat sekitar, mengelola dan memanfaatkan Situ Pengasinan dengan baik. Dan membuat perubahan bukan hanya untuk Situ Pengasinan akan tetapi untuk masyarakat yang ada disekitar Situ juga. POKDARWIS membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian keluaga mereka.
Intervensi Pekerjaan Sosial: Efektivitas Pemberdayaan disabilitas Tuli melalui Program Kewirausahaan Fani Ayu Lestari; Muhtadi Muhtadi
WELFARE : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 1 (2021): WELFARE: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/welfare.2021.101-3

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of the Gertakin Institute's Intervention in empowering deaf disabilities through the entrepreneurial movement. This study is part of the program evaluation that has been carried out by Gertakin to encourage self-reliance in entrepreneurship. This study uses qualitative methods through observation and interview techniques. The subject of the informant in the study was a Deaf Disability who became a member and participated in the entrepreneurship program implemented by GERKATIN. The results of the study indicate that there are 3 important aspects in the effort to empower deaf people to encourage independence. Deaf people have the ability to make adjustments, have good quality work/products, and have job satisfaction because of the ability to self-actualize for entrepreneurship. This finding illustrates that opportunities, intervention efforts and empowerment of deaf persons are important in order to provide space for actualization so that social functioning and independence of deaf disabilities can be well maintained. Keywords: Social Work Intervention, deaf disability empowerment, social entrepreneurship   Studi ini bertujuan untuk mendiskripsikan tentang efektivitas Intervensi Lembaga Gertakin dalam melalukukan upaya pemberdayaan terhadap disabilitas tuli melalui gerakan kewirausahaan. Kajian ini bagian dari evaluasi program yang telah dilakukan Gertakin untuk mendorong kemandirian dalam berwirausaha.. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui teknik observasi dan wawancara. Subjek informan dalam penelitian adalah Disabilitas Tuli yang menjadi anggota dan mengikuti program kewirausahaan yang dilaksanakan oleh GERKATIN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  terdapat 3 aspek penting dalam upaya memberdayakan kaum disabilitas tuli untuk mendorong kemandirian. Para disabilitas tuli memiliki kemampuan dalam melakukan upaya penyesuaian diri, memiliki kualitas kerja/produk yang baik, dan memiliki kepuasan kerja karena kemampuan mengaktualisasi diri untuk berwirausaha. Temuan ini memberikan gambaran bahwa bahwa kesempatan, upaya intervensi dan pemberdayaan terhadap para disabilitas tuli penting dalam rangka memberikan ruang aktualisasi, sehingga keberfungsian sosial dan kemandirian disabilitas tuli bisa terjaga dengan baik. Kata Kunci: Intervensi Pekerjaan Sosial, pemberdayaan disabilitas tuli, kewirausahaan sosial