Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH METODE ACUPRESURE UNTUK MEREDAKAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Marliana Rahma; Dewi Rubi Fitriani; Rina Dwi Anggraeni
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 11: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i11.8563

Abstract

Mual dan muntah biasanya terjadi pada pagi hari, namun ada pula yang dapat terjadi kapan saja dan pada malam hari dan merupakan akibat dari perubahan sistem endokrin yang terjadi selama kehamilan, terutama peningkatan nafsu makan, peningkatan hormon hCG selama kehamilan. Data di Indonesia menunjukkan bahwa 50-80% ibu hamil mengalami mual dan muntah, dan sekitar 5% ibu hamil memerlukan pengobatan untuk rehidrasi dan memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akupresur untuk meredakan mual muntah pada ibu hamil trimester I di TPMB Bidan Lina Rosliana, S.Keb Tahun 2023. Jenis Model penelitian adalah penelitian kuantitatif. dengan metode desain eksperimen, desain one group pretest-posttest only design. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang dengan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah selisih dua uji mean (uji-t), khususnya uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akupresur berpengaruh terhadap intensitas mual dan muntah pada ibu hamil trimester I. dengan nilai p 0,000 (p <0,05). Bidan dapat menerapkan intervensi akupresur pada ibu hamil sebagai terapi komplementer untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil dan memberikan pendidikan kesehatan atau promosi kesehatan yang mungkin diberikan pada ibu hamil untuk mengurangi keluhan mual muntah pada ibu hamil. tiga bulan pertama kehamilan
DESKRIPTIF PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KETIDAKNYAMANAN TRIMESTER III Marliana Rahma; Yayuk Sri Rahayu; Dewi Rubi Fitriani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 6: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i6.8576

Abstract

Perubahan sistem dalam tubuh ibu dalam proses kehamilan akan menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan. Ketidaknyamanan merupakan suatu perasaan yang kurang atau tidak menyenangkan bagi kondisi fisik maupun mental ibu hamil. Di Indonesia angka kejadian ketidaknyamanan pada kehamilan berkisar 28,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui secara deskriptif pengetahuan ibu hamil tenatng ketidaknyamanan trimester III di TPMB Bidan Lina Rosliana, S.Keb. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil di TPMB Bidan Lina Rosliana, S.Keb sebanyak 30 ibu hamil dan sampel berjumlah 30 responden dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan dianalisis secara univariat. Hasilnya ibu hamil mengalami mual muntah lebih banyak di usia 26-35 tahun dengan 15 ibu hamil (50%). Pada karakteristik Pendidikan responden lebih banyak ibu hamil yang berpendidikan SMA-PT 21 (70%). Pekerjaan responden paling banyak yakni ibu hamil yang bekerja 18 ibu (60%). Hasil deskripsi status kehamilan ibu paling banyak yakni dengan multigravida 20 ibu (66,7%). pengetahuan ibu hamiltenatng ketidaknyamanan trimester III memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 17 ibu hamil (56,7%). Simpulan bahwa ibu hamil yang mengetahui ketidaknyamanan trimester III memiliki pengetahuan baik 66,7%.
Management Of Improving Reproductive Healthy Lifestyle In Students' Environment Subang District Junior High School Marliana Rahma; Achmad Sanusi; Fahruroji; Nandang Koswara
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 3 No. 2 (2022): March 2022
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v3i2.487

Abstract

The Maternal Mortality Rate in Indonesia is still high, the number of cases of maternal mortality in Subang Regency is also still far from the achievement target. One of the causes of maternal death in Subang Regency is in the adolescent phase. Lack of knowledge of adolescents about reproductive health becomes an important point and has a widespread impact on women's health conditions in the future. This study aims to determine and analyze how the management of improving reproductive healthy lifestyles at SMPN 1 Subang, SMPN 2 Subang and SMPN 4 Subang. This research uses a qualitative approach with a case study method, the sample is determined purposively with key informants the principal, vice principal of curriculum, science subject teachers, PMR coaches and students. The research location is at SMPN 1 Subang, SMPN 2 Subang and SMPN 4 Subang. Data were obtained from in-depth interviews, document materials, and participant observation. The findings of this study are: 1) Goals and Programs for Improving Reproductive Healthy Lifestyles among students in 3 locations of SMP Negeri Subang, starting with the science education curriculum for grade IX students; 2) Implementation of the Reproductive Healthy Lifestyle Improvement Program in 3 SMP N Subang in the form of implementing learning activities in science subjects. In its implementation, the program to improve reproductive health is carried out through science learning, in collaboration with local health centers for the program of giving blood-added tablets, in collaboration with the health office in providing reproductive health counseling; 3) Problems in implementing the program to improve reproductive healthy lifestyles are teaching materials that are less relevant to the goal of reducing maternal mortality, consumption of blood-added tablets is not monitored properly, health education is not routinely given. 4) Solutions to problems in implementing programs to improve reproductive healthy lifestyles: adding teaching materials, monitoring and evaluating adherence to consuming blood-added tablets, and increasing reproductive health counseling activities. The product of this research is the adolescent reproductive health module for junior high school students.