Fronika, Dhea
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru Bimbingan Dan Konseling (BK)Dalam Membentuk Kesadaran Bersekolah Siswa SD di Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan Fronika, Dhea; Putri, Atek Utriza; Anggraini, Wengsi; Abimayu, Dimas; Andalani, Defitra; Zubaidah
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 4 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v4i2.845

Abstract

Besarnya jumlah angka putus sekolah di Kalimantan Selatan menunjukkan bahwa masih kurangnya kemampuan para siswa dalam mengatur diri mereka dalam belajar serta kurangnya kesadaran siswa untuk bersekolah terutama siswa SD. Kesiapan dan kemampuan guru bimbingan dan konseling (BK) diperlukan untuk membantu menumbuhkan kesadaran diri (self awareness) siswa dalam bersekolah. Artikel ini ditulis untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya peranan guru bimbingan dan konseling di sekolah dasar (SD) dan langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling ketika berupaya menumbuhkan kesadaran bersekolah siswa SD di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan yang latar belakang budaya masyarakatnya berlandaskan ajaran agama islam.
Penanaman Nilai-Nilai Islami bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Laras Fronika, Dhea; Listari, Anisa Putri; Olivia, Dea; Yulistina, Messi; Asvio, Nova
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.856

Abstract

Pendidikan merupakan aspek penting yang ada di Negara ini, baik pendidikan Inklusi maupun Pendidikan Non Inklusi. Adapun pembahasan dalam penelitian ini mengenai himbingan dalam pendidikan Islam untuk Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Laras Hal ini perlu untuk diteliti karena setiap individu berhak mendapatkan pendidikan, dalam penelitian ini lebih diutamakan untuk pendidikan islam. Peran karakteristik dan model bimbingan dalam pendidikan islam sangat penting untuk di terapkan, periu disesuaikan dengan kebutuhan dan kurikulum dari masing-masing instansi pendidikan. Dengan adanya peranan dari Pendidikan islam dalam membina anak-anak berkebutuhan khusus tuna laras diharapkan mampu memberikan wawasan kepada peserta didik anak berkebutuhan khusus tuna laras bahwasanya melalui pendidikan islam sebagai upaya penanaman nilai nilai islami guna mempersiapkan generasi berakhlak mulia Karakteristik dari anak berkebutuhan khusus tuna laras diantaranya Tidak mampu mendefinisikan dengan tepat kesehatan mental dan perilaku yag normal Tidak mampu mengukur emosi dan perilakunya sendiri, dan Mengalami kesulitan dalam menjalankan fungsi sosialisasi, sehingga diperlukan adanya model bimbingan yang relevan untuk menghadapi kondisi tersebut.