Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Etnis Arab Melayu dalam Pengembangan Moderasi Beragama Alamsyahbani
Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LP2M UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/panangkaran.v9i1.4237

Abstract

Religious moderation is a religious attitude that is not extreme, balanced, and open to differences. In the pluralistic society of Jambi City, moderation values play an important role in maintaining social harmony. This study aims to analyze the role of the Arab-Malay ethnicity in strengthening religious moderation in Jambi City. The method used is descriptive qualitative with an ethnographic approach. Data were collected through observation and interviews with Arab-Malay community leaders. The results showed that the Arab-Malay ethnicity plays an active role through religious, educational, social activities, and interfaith dialog. The example of daily behavior is the main means in spreading the value of moderation to fellow religious communities. This finding confirms that the role of the Arab-Malay community is very important in building social harmony and stability in Jambi City.   [Moderasi beragama adalah sebuah konsep yang mengacu pada cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang moderat, tidak ekstrem, dan terbuka terhadap perbedaan. Indonesia merupakan Negara yang majemuk, yang didalamnya terdapat berbagai agama dan kepercayaan, termasuk di kota jambi. Mayoritas penduduk kota jambi memeluk agama islam, namun terdapat juga pemeluk agama lain, seperti katolik, protestan, hindu, budha dan lain sebagainya yang juga hidup berdampingan, aman, damai, dan sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etnis Arab Melayu dalam pengembangan moderasi beragama di Kota Jambi. Sebagai salah satu kelompok etnis yang memiliki pengaruh signifikan dalam sejarah dan budaya lokal, etnis Arab Melayu memiliki peran penting dalam mempromosikan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan beragama di masyarakat Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografis, yang melibatkan observasi, serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnis Arab Melayu di Kota Jambi berkontribusi secara aktif dalam penyebaran paham moderat melalui berbagai kegiatan seperti kegiatan  keagamaan, pendidikan, dan sosial. Menurut mereka salah satu cara penyebaran paham moderat yang efektif dalam beragama ialah dengan menunjukkan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari kepada sesama muslim maupun non muslim, sehingga masyarakat nantinya akan merasakan keindahan dan kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka juga terlibat dalam dialog lintas agama yang bertujuan untuk memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama, karena sejatinya, semua agama selalu mengajarkan kedamaian dan cinta kasih, bukan saling mencaci maki, merendahkan, ataupun menjelekkan agama lain. Kesimpulannya, peran etnis Arab Melayu sangat krusial dalam membangun dan memelihara moderasi beragama di Kota Jambi, yang pada akhirnya berkontribusi pada stabilitas sosial dan harmonisasi antar komunitas.]
PENCEGAHAN MEROKOK REMAJA MELALUI EDUKASI PARTISIPATIF DI MTS BABUL MUJAHIDIN, DESA BAYAN, LOMBOK UTARA: Pencegahan Merokok Remaja Melalui Edukasi Partisipatif Di Mts Babul Mujahidin, Desa Bayan, Lombok Utara As Siddiq M Irzal, Mufti; Arfah, Muh.; Arya Soma D.M, Raden; Azmiatik, Hasnaida; Mustika Andini, Ariesty; Alamsyahbani; Dasba Kurniawan, Jessica; Cyntia Permata, Aldes; Yulinda Arvenita, Adella; Desmawati, Dewi; Rosilawati; Tristianingrum, Indah; Afdhal Mario Engkana, Andi; Najla Ashila, Dhia; Fauziah Fachrani, Diah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 3 (2025): JPKK Edisi Desember 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss3.2378

Abstract

Smoking among adolescents is a serious health concern, particularly in rural areas. This program aimed to evaluate the effectiveness of participatory education in improving students’ knowledge about the dangers of smoking. A one-group pre-post test design was used involving 30 students at MTs Babul Mujahidin, North Lombok. The intervention included lectures, educational videos, and simple experiments. Paired T-Test analysis showed a significant increase in knowledge after the intervention (p < 0.001). These findings indicate that participatory educational approaches are effective in enhancing adolescents’ understanding of smoking hazards. Similar programs should be regularly implemented in community-based schools to prevent early smoking behavior. Abstrak Merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan serius karena berdampak besar terhadap perkembangan fisik, fungsi paru, dan perilaku sosial mereka. Pengabdian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi partisipatif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok. Desain penelitian pre–post test one group digunakan pada 30 siswa MTs Babul Mujahidin, Lombok Utara. Intervensi dilaksanakan melalui ceramah interaktif, pemutaran video edukatif yang menampilkan dampak nyata rokok terhadap paru-paru dan kehidupan sosial remaja, serta praktikum sederhana berupa simulasi pembakaran rokok untuk mengamati residu tar dan asap. Analisis menggunakan uji Paired T-Test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan setelah intervensi (p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap bahaya merokok. Program serupa disarankan diterapkan secara berkala di sekolah berbasis komunitas untuk memperkuat pencegahan perilaku merokok sejak dini.