Yulinda Arvenita, Adella
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENCEGAHAN MEROKOK REMAJA MELALUI EDUKASI PARTISIPATIF DI MTS BABUL MUJAHIDIN, DESA BAYAN, LOMBOK UTARA: Pencegahan Merokok Remaja Melalui Edukasi Partisipatif Di Mts Babul Mujahidin, Desa Bayan, Lombok Utara As Siddiq M Irzal, Mufti; Arfah, Muh.; Arya Soma D.M, Raden; Azmiatik, Hasnaida; Mustika Andini, Ariesty; Alamsyahbani; Dasba Kurniawan, Jessica; Cyntia Permata, Aldes; Yulinda Arvenita, Adella; Desmawati, Dewi; Rosilawati; Tristianingrum, Indah; Afdhal Mario Engkana, Andi; Najla Ashila, Dhia; Fauziah Fachrani, Diah
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 5 No. 3 (2025): JPKK Edisi Desember 2025
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss3.2378

Abstract

Smoking among adolescents is a serious health concern, particularly in rural areas. This program aimed to evaluate the effectiveness of participatory education in improving students’ knowledge about the dangers of smoking. A one-group pre-post test design was used involving 30 students at MTs Babul Mujahidin, North Lombok. The intervention included lectures, educational videos, and simple experiments. Paired T-Test analysis showed a significant increase in knowledge after the intervention (p < 0.001). These findings indicate that participatory educational approaches are effective in enhancing adolescents’ understanding of smoking hazards. Similar programs should be regularly implemented in community-based schools to prevent early smoking behavior. Abstrak Merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan serius karena berdampak besar terhadap perkembangan fisik, fungsi paru, dan perilaku sosial mereka. Pengabdian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi partisipatif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok. Desain penelitian pre–post test one group digunakan pada 30 siswa MTs Babul Mujahidin, Lombok Utara. Intervensi dilaksanakan melalui ceramah interaktif, pemutaran video edukatif yang menampilkan dampak nyata rokok terhadap paru-paru dan kehidupan sosial remaja, serta praktikum sederhana berupa simulasi pembakaran rokok untuk mengamati residu tar dan asap. Analisis menggunakan uji Paired T-Test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan setelah intervensi (p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap bahaya merokok. Program serupa disarankan diterapkan secara berkala di sekolah berbasis komunitas untuk memperkuat pencegahan perilaku merokok sejak dini.