Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antioxidant Activity of Bawang Lanang (Allium sativum) as a Natural Product-Based Drug Candidate: A Potential Pharmacological Review Auliya, Shafa; Amin, Saeful
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1599

Abstract

Developing natural product-based drugs with antioxidant activity represents a promising field in medicinal chemistry. This research aims to examine the potential of bawang lanang (Allium sativum) as a source of natural antioxidants that can be developed into drug candidates. The review method employs a systematic analysis approach to research related to the antioxidant activity of bawang lanang, biochemical mechanisms, and development prospects in medicinal chemistry. The results showed that the ethanol extract of bawang lanang bulbs has strong antioxidant activity with an IC₅₀ value of 13.85 ppm. In comparison, the ethyl acetate fraction exhibits higher activity with an IC₅₀ of 7.27 ppm. Phytochemical analysis identified the presence of flavonoids, saponins, and tannins that contribute to antioxidant activity. The antioxidant potential of bawang lanang is estimated to derive from organosulfur components, especially allicin and its derivatives, which can scavenge DPPH free radicals. Structural modification of bawang lanang bioactive compounds through medicinal chemistry approaches can potentially improve bioavailability and reduce side effects. In conclusion, bawang lanang has great prospects for development as an antioxidant drug through medicinal chemistry approaches with optimization of active compound structures, pharmacokinetic studies, and toxicity evaluation.
Peran Asupan Energi, Kualitas Tidur, dan Tingkat Stres Dalam Memicu Night Eating Syndrome Pada Mahasiswa UPI Auliya, Shafa; Astuti, Widya; Sentani, Muchamad Rizki; Santanu, Ayu Mutiara
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v5i2.3422

Abstract

Permasalahan gizi pada remaja perlu menjadi perhatian utama karena dampaknya yang serius bagi kesehatan saat menginjak dewasa. Permasalahan gizi bisa timbul dari pola dan perilaku makan yang menyimpang, Salah satunya Night Eating Syndrome (NES) yang banyak ditemukan pada kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan asupan energi, kualitas tidur, dan tingkat stress terhadap timbulnya gangguan makan NES. Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan desain cross-sectional. Besar sampel penelitian 73 mahasiswa dengan kriteria inklusi berusia 19-24 tahun, mahasiswa aktif 3 fakultas di UPI, tidak sedang menjalani diet atau dalam kondisi sakit, dan bersedia. Analisis univariat dan bivariat menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman dengan perangkat lunak SPSS. Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas subjek (72%) tidak mengalami NES, terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur (p=0,002) dan tingkat stress (p=0,018) terhadap NES. Sementara itu, asupan energi tidak berkorelasi positif dengan kejadian NES (P=0,169). Semakin tinggi tingkatan stress yang dialami ditambah dengan buruknya kualitas tidur, dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami NES. Sementara itu, jumlah asupan energi harian tidak memberikan pengaruh pada seseorang untuk mengalami NES ataupun tidak.