Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cognitive Behavior Therapy Pada Individu Yang Mengalami Depresi Zuhri, Irpan; Rohmah, Faridah Ainur
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i2.10264

Abstract

Depression is an important issue in mental health that needs special attention. The subjects in this study were 23-year-old early adults with depressive disorders. This study used a quantitative experimental approach using a single case pretest posttest design. Data collection methods used by researchers are observation, interviews, and psychological tests. The psychological tests given to the subjects were cognitive tests, namely the Weschler Adult Intelligence Scale (WAIS) test, personality tests, namely the Graphic, Wartegg, and Rorschach tests as well as the Sack's Sentence Completion Test (SSCT) inventory test and the Beck Depression Inventory (BDI) test. The intervention used is Cognitive Behavior Therapy. The target of the intervention is to change the subject's cognitive distortions into more realistic thoughts so that the subject's depression can be overcome. The results of the intervention showed that Cognitive Behavior Therapy was effective in reducing the subject's depression. This is shown from the Beck Depression Inventory Test, namely the subject's level of depression is at the level of mild depression with a score of 12 and after a series of interventions it decreases to a normal level with a score of 8.Depresi merupakan salah satu isu penting dalam kesehatan mental yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Subjek dalam penelitian ini adalah individu dewasa awal berusia 23 tahun yang mengalami gangguan depresi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan menggunakan rancangan single case pre test post test. Metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu observasi, wawancara, dan tes psikologi. Tes psikologi yang diberikan kepada subjek berupa, tes kognitif yaitu tes Weschler Adult Intelligence Scale (WAIS), tes kepribadian yaitu tes Grafis, Wartegg, dan Rorschach serta tes inventori Sack’s Sentence Comletion Test (SSCT) dan tes Beck Depression Inventory (BDI). Intervensi yang digunakan adalah Cognitive Behavior Therapy. Target intervensi adalah mengubah distorsi kognitif subjek menjadi pemikiran yang lebih realistis sehingga depresi yang dialami subjek dapat teratasi.  Hasil intervensi menunjukkan bahwa Cognitive Behavior Therapy Efektif dalam menurunkan depresi yang dialami subjek. Hal ini ditunjukkan dari Tes Beck Depression Inventory yaitu tingkatan depresi subjek berada pada tingkatan depresi ringan dengan skor 12 dan setelah dilakukan serangkaian intervensi menurun berada pada tingkatan normal dengan skor 8.
Pelatihan Program “Kenali Lindungi Diri” Membangun Kesadaran Perlindungan Anak dalam Pencegahan Dini Kekerasan Seksual Martahayu, Vika; Malagola, Yopi; Zuhri, Irpan; Cleopatra, Cleopatra; Wulandari, Asti
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.382

Abstract

Kekerasan seksual pada anak menjadi salah satu permasalahan serius yang berdampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik, psikologis, dan sosial anak. data dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Pangkalpinang pada tahun 2024 terdapat total 78 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan 24 kasus (30 %) terjadi pada anak-anak. Fenomena kasus kekerasan seksual terhadap anak di Pangkalpinang khususnya pada siswa sekolah dasar menuntut adanya upaya pencegahan sejak dini yang melibatkan berbagai pihak mulai dari sekolah, orang tua, hingga lingkungan masyarakat. Salah satu upaya yang efektif adalah dengan memberikan pendidikan perlindungan diri dan kesadaran akan hak-hak anak melalui Program “Kenali dan Lindungi Diri”. Program ini bertujuan menjadi model pencegahan kekerasan seksual yang berkelanjutan di Kota Pangkalpinang sekaligus memperkuat komitmen perlindungan anak di tingkat sekolah dasar. Pelaksanaan lokasi pengabdian yaitu Sekolah Dasar Negeri 15 Pangkalpinang yang terletak di Jl. Usman Ambon, Kel. Kejaksaan, Kec. Taman Sari, Kota Pangkal Pinang Prov. Kepulauan Bangka Belitung. Metode dan Tahapan Pelaksanaan Pengabdian Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Pelatihan dan Sosialisasi Kenali dan Lindungi Diri di sekolah dasar dilaksanakan beberapa tahapan yang saling terintegrasi yaitu survey dan koordinasi dengan mitra pengabdian, sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelaksanaan program “Kenali Diri dan Lindungi Diri” di SDN 15 Pangkalpinang memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan seluruh warga sekolah baik siswa, guru, maupun orang tua terkait pentingnya perlindungan diri dan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak.