Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kualitas Kesehatan Masyarakat dan Perekonomian di Desa Wates Tulungagung Berbasis Kearifan Lokal Berupa Jamu Brotowali Martha, Rahma Diyan; Danar, Danar; Putri, Amalia Eka; Setyaningrum, Dyah; Nurin, Wachidatun; Fadila, Natasya Nurul; Widodo, Wimbuh Tri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.17122

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ini dilakukan di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, untuk menangani minimnya pemanfaatan tanaman herbal, khususnya brotowali, yang memiliki potensi besar sebagai obat tradisional. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi dampak program pemberdayaan masyarakat terkait pemanfaatan tanaman herbal ini. Metode penelitian meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam pembuatan jamu, serta penanaman tanaman herbal di pekarangan rumah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan minat masyarakat tentang tanaman herbal dan pembuatan jamu. Sebelum program, 40% responden memiliki tanaman herbal di pekarangan rumah, sedangkan setelah program, 100% responden melaporkan adanya tanaman herbal di pekarangan mereka. Keinginan untuk menanam tanaman herbal juga meningkat dari 80% menjadi 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa program pemberdayaan masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Tanaman Herbal, Brotowali, Pembuatan Jamu  ABSTRACT This activity was carried out in Wates Village, Sumbergempol District, Tulungagung Regency, to address the minimal use of herbal plants, especially brotowali, which has great potential as a traditional medicine. The aim of this activity is to evaluate the impact of community empowerment programs related to the use of this herbal plant. Research methods include counseling, training and assistance in making herbal medicine, as well as planting herbal plants in the home yard. The research results show a significant increase in people's knowledge and interest about herbal plants and making herbal medicine. Before the program, 40% of respondents had herbal plants in their yard, while after the program, 100% of respondents reported having herbal plants in their yard. The desire to plant herbal plants also increased from 80% to 100%. The conclusion of this research is that the community empowerment program has succeeded in increasing people's knowledge, skills and motivation in using herbal plants.  Keywords: Community Empowerment, Herbal Plants, Brotowali, Making Herbal Medicine.
Analisis Kadar BKO Natrium Diklofenak Dalam Jamu Pegal Linu Di Kecamatan Campurdarat Tulungagung Dengan Metode KLT dan Spektrofotometri Uv-Vis Nurin, Wachidatun; Diyan Marta, Rahma; Huda, Choirul
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.324

Abstract

Penggunaan jamu sebagai pengobatan tradisional diwariskan secara turun-temurun dan melekat dikehidupan Masyarakat Indonesia. Jamu pegal linu merupakan salah satu jenis jamu yang banyak dikonsumsi untuk meringankan pegal linu atau nyeri kelelahan. Konsumsi jamu yang cukup tinggi membuat beberapa produsen menambahkan BKO (Bahan Kimia Obat) ke dalam jamu produksinya. Tujuan penambahan BKO agar efek yang diberikan lebih cepat dan menarik banyak konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan BKO natrium diklofenak dalam jamu pegal linu dan kadar yang terkandung dalam jamu yang beredar di Kecamatan Campurdarat. Metode yang digunakan adalah uji kualitatif menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan uji kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil KLT dengan menggunakan eluen metanol:kloroform:asam asetat (1:9:0,2), 3 dari 10 sampel yang digunakan positif mengandung natrium diklofenak dengan nilai Rf 0,6 (S1); 0,78 (S2) dan 0,73 (6). Hasil pengujian menggunakan spektrofotometri UV-Vis diperoleh Panjang gelombang maksimum larutan baku natrium diklofenak sebesar 215 nm dan absorbansi sebesar 0,736. Persamaan garis linier yang diperoleh adalah y = 0,0002x – 0,0019 dengan nilai r = 0,9824. Kadar natrium diklofenak yang terkandung dalam satu kemasan sampel dengan kode S1, S2 dan S6 secara berturut-turut sebesar 2,19 mg; 0,69 mg dan 53,21 mg.