Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI LITERATUR: KESULITAN SEKOLAH DALAM PENGADAAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN SERTA SOLUSINYA Mawarni Safitri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 6 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juni
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i6.2046

Abstract

Pengadaan sarana dan prasarana pembelajaran merupakan salah satu aspek fundamental dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan. Namun, proses ini kerap menghadapi berbagai kendala yang meliputi keterbatasan dana, keterlambatan alokasi anggaran, kurangnya sumber daya manusia (SDM) dalam perencanaan, terbatasnya lahan, lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan, hingga kurangnya pengetahuan teknis dalam pengelolaan fasilitas pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan tersebut dan mengusulkan solusi melalui studi literatur terhadap sejumlah sumber ilmiah. Dengan pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, penelitian ini menelaah strategi pengadaan sarana-prasarana yang efektif, baik yang bersumber dari pemerintah melalui dana BOS dan DAK Fisik, maupun upaya kolaboratif seperti kerja sama dengan sektor swasta, pelibatan masyarakat, hingga optimalisasi fasilitas yang telah ada. Hasil studi menunjukkan bahwa solusi strategis seperti pelatihan SDM, transparansi pengelolaan anggaran, pemanfaatan ruang secara multifungsi, serta penguatan koordinasi dan komunikasi antar pihak dapat menjadi langkah efektif untuk mengatasi tantangan tersebut. Kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam merancang kebijakan serta pelaksanaan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Melalui pendekatan yang menyeluruh dan kolaboratif, lingkungan pembelajaran yang kondusif dan berkualitas dapat tercipta untuk menunjang pencapaian tujuan pendidikan secara optimal.
MANAJEMEN RISIKO PADA SEKTOR PERTAMBANGAN INFORMAL: ANALISIS LONGSOR TAMBANG EMAS ILEGAL DI NAGARI SUNGAI ABU, HILIRAN GUMANTI, SOLOK PADA TAHUN 2024 Oktaviani Safitri; Mawarni Safitri; Rizki Rahmad Alvaro; Tiara Tri Fitri; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/cgsxbh83

Abstract

Sektor pertambangan informal, khususnya pertambangan emas ilegal, merupakan salah satu sektor dengan tingkat risiko keselamatan kerja yang tinggi. Kondisi ini disebabkan oleh minimnya penerapan manajemen risiko serta rendahnya pemahaman dan pelaksanaan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen risiko pada sektor pertambangan informal melalui studi kasus peristiwa longsor tambang emas ilegal yang terjadi di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, pada tahun 2024. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber sekunder, antara lain artikel ilmiah, laporan resmi lembaga pemerintah dan non-pemerintah, dokumen kebijakan, serta pemberitaan media yang kredibel. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejadian longsor dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam dan non-alam, seperti kondisi geologi yang labil, curah hujan tinggi, serta lemahnya perencanaan keselamatan, pengawasan, dan mitigasi risiko di lokasi pertambangan. Tidak tersedianya prosedur operasional standar, sistem peringatan dini, serta pengendalian risiko yang memadai turut memperbesar dampak bencana. Studi ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen risiko yang terstruktur dan penguatan kebijakan keselamatan kerja sebagai langkah preventif guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa pada sektor pertambangan informal di masa mendatang.