Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PELAKSANAAN PUBLIC RELATIONS DI SMK SWASTA SE-KECAMATAN PADANG BARAT Tia Ayu Ningrum
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Bahana Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.485 KB) | DOI: 10.24036/bmp.v2i1.3821

Abstract

The goal of the research is to collect information about the actuating of public relations in private Senior vocational schools. The population of the research is all of principals, vice principals teachers, employees andmembers of student body at schools.The sample is 77 people, taken by disproportionate stratified random sampling technique. The instrument of the research is question with Likert scale models that had been tested for validity and reliability. Data analyzed using persenatation score and performance level. The result of this research show that the public relations in private SMK is not good. Key word : Public Relations
Kesiapan Menerima Perubahan Organisasi Di Masa Pandemi Bagi Tenaga Administrasi Sekolah di SMP Negeri Se-Kabupaten Pasaman Barat Sri Wardah Utami; Rusdinal Rusdinal; Jasrial Jasrial; Tia Ayu Ningrum
Journal of Educational Administration and Leadership Vol 2 No 3 (2022): Vol 2 Issue 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v2i3.225

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memperoleh informasi dan menggambarkan tentang kesiapan menerima perubahan organisasi di masa pandemi bagi Tenaga Administrasi Sekolah di SMP Negeri se-Kabupaten Pasaman Barat dalam hal 1) Struktur Organisasi, 2) Perkembangan Teknologi, 3) Pegawai. Jenis Penelitian ini adalah penelian deskriptif kuantitatif . Populasi penenlitian ini adalah seluruh tenaga administrasi sekolah mengenai perubahan-perubahan yang terjadi terkait kegiatan pegawai administrasi sekolah di masa pandemi di SMP Negeri se- Kabupaten Pasaman Barat dengan jumlah 268 orang, dengan besar sampel 73 orang Instrumen dari penelitian ini berupa kuesioner model Skala semantik differensial. Sebelum digunakan, terlebih dahulu di uji validitas dan reliabilitasnya. Data yang terkumpul diolah dengan mencari skor rata-rata dan persen capaiannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kesiapan Struktur Organisasi menerima perubahan berada pada kategori siap dengan jumlah rata-rata 6,11, (2) kesiapan perubahan terhadap perkembangan teknologi bagi tenaga administrasi sekolah berada pada kategori siap dengan hasil rata-rata 6,05, (3) kesiapan menerima perubahan Organisasi terhadap pegawai yaitu tenaga administrasi sekolah di masa pandemi berada pada kategori siap dengan jumlah rata-rata 5,98. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesiapan menerima perubahan terhadap tenaga administrasi sekolah di setiap sekolah di tingkat SMP Negeri se- kabupaten pasaman barat dengan kategori siap dengan jumlah rata-rata 6,05.
Pemetaan Analisis Kebutuahn Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dengan Sistim SIG Tia Ayu Ningrum; Hade Afriansyah; Johandri Taufan; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v11i2.121252

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di bidang pendidikan adalah ketimpangan kesempatan belajar bagi anak usia sekolah. Untuk itu, dalam penelitian ini akan dilakukan analisis kebutuhan terhadap kebutuhan jumlah siswa yang harus bersekolah di SMP untuk masing-masing wilayah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang menggunakan angka dalam menghitung jumlah anak SMP yang harus bersekolah. Dari penelitian diperoleh pemetaan kondisi jumlah siswa yang harus bersekolah, ruang kelas dan sekolah yang tersedia. Ada 9 dari 15 kecamatan yang penduduk usia SMP-nya tidak berkesempatan bersekolah. Dengan pemetaan berbasis GIS akan terlihat kondisi real area, perencanaan dan rekomendasi perencanaan pembangunan sekolah
Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Supervisi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Marsidi, Sufyarma; Anisah; Tia Ayu Ningrum
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 2 No. 3 (2022): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.08 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v2i3.54

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin cepat dan adanya kebijakan baru tentang merdeka belajar menjadi tantangan baru bagi sekolah. Dengan adanya kebijakan baru tersebut, pendidik harus memiliki kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebijakan merdeka belajar. Namun hasil uji kompetensi pendidik, untuk Kabupaten Agam masih rendah (59,96). Ditambah lagi masih banyak pendidik yang belum memahami tentang cara mempersiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis kebijakan merdeka belajar. Solusi untuk permasalaha tersebut adalah diperlukan bantuan dan bimbingan dari kepala sekolah.  Hal tersebut karena salah satu tugas wajib kepala sekolah adalah melakukan supervisi kepada pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah pertama untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan membina kompetensi supervise kepala sekolah. Hal tersebut karena supervisi merupakan salah satu tugas wajib kepala sekolah oleh karena itulah menjadi tanggung jawab kepala sekolah agar guru dapat merencanakan, melaksanakan, dan melakukan evalusi pembelajaran sesusi dengan kebijakan merdeka belajar. Metode pelaksanaan kegitaan tersebut adalah dengan melakukan transfer ilmu dan bimbingan kepada kepala sekolah. Transfer ilmu tentang pemahaman pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut dalam supervise serta standarisasi fungsi dan tigas untuk pendidik dan tenaga kependidikan. Kemudian pembimbingan dilakukan untuk pembuatan program supervise. Setelah itu dilakukan evaluasi untuk peningkatan pemahaman kepala tentang kompetensi supervisi dan kebijakan mederka belajar.
The Students Perceptions About School Climate in Public Vocational High Schools IV Jurai District Painan Yuda, Yuda Maimandre; Syahril; Lusi Susanti; Tia Ayu Ningrum
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 3 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v3i3.223

Abstract

A conducive school climate is very important because this will support the teaching and learning process in accordance with expectations and will benefit all parties. Increasing teacher enthusiasm in teaching and learning enthusiasm of students is an important hope in achieving a good and conducive climate. School climate is an atmosphere that plays an active role in supporting the creation of a good school environment, which will affect student learning outcomes and achievements. This study aims to look at the climate of schools in the IV Jurai sub-district in terms of the dimensions of relationships, system changes and improvements, the physical environment and personal development. The research method used is descriptive research. The population in this study is SMKN in IV Jurai Painan district. The results of research on aspects of the relationship dimension with an average score of 4.11 with a conducive category, dimensions of change and improvement of the system with an average score of 3.70 with a conducive category, dimensions of the physical environment with an average score of 4.02 conducive category and dimensions of personal development with an average score of 3.73 in the conducive category.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA KASUS AMBRUKNYA BANGUNAN PONDOK PESANTREN AL KHOZIY DI SIDOARJO TAHUN 2025 Azizah Pratiwi; Anggellyca Desdila Hamndani; Dhea Amanda Putri; Dinda Amanda Saqira; Tahany Nabila Putri; Wahyu Pratama; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/n6zes905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen risiko pada kasus robohnya bangunan mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo. Peristiwa tersebut menimbulkan dampak fatal berupa korban jiwa dalam jumlah besar serta kerugian material yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Proses analisis dilakukan melalui identifikasi risiko, penilaian risiko, pengukuran risiko, serta pemetaan risiko menggunakan matriks risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko keselamatan fisik berada pada kategori ekstrem, sedangkan risiko kelembagaan dan reputasi pemerintah tergolong tinggi. Risiko psikologis dan finansial berada pada kategori sedang namun berdampak jangka panjang terhadap kepercayaan masyarakat. Nilai rata-rata risiko keseluruhan berada pada kategori tinggi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa kegagalan utama terletak pada tidak diterapkannya sistem manajemen risiko secara terstruktur, tidak adanya pengawasan teknis bangunan, serta lemahnya budaya kesadaran risiko di lingkungan lembaga pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko harus diintegrasikan secara komprehensif ke dalam tata kelola lembaga pendidikan guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.
MANAJEMEN RISIKO PADA SEKTOR PERTAMBANGAN INFORMAL: ANALISIS LONGSOR TAMBANG EMAS ILEGAL DI NAGARI SUNGAI ABU, HILIRAN GUMANTI, SOLOK PADA TAHUN 2024 Oktaviani Safitri; Mawarni Safitri; Rizki Rahmad Alvaro; Tiara Tri Fitri; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/cgsxbh83

Abstract

Sektor pertambangan informal, khususnya pertambangan emas ilegal, merupakan salah satu sektor dengan tingkat risiko keselamatan kerja yang tinggi. Kondisi ini disebabkan oleh minimnya penerapan manajemen risiko serta rendahnya pemahaman dan pelaksanaan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen risiko pada sektor pertambangan informal melalui studi kasus peristiwa longsor tambang emas ilegal yang terjadi di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, pada tahun 2024. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber sekunder, antara lain artikel ilmiah, laporan resmi lembaga pemerintah dan non-pemerintah, dokumen kebijakan, serta pemberitaan media yang kredibel. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejadian longsor dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam dan non-alam, seperti kondisi geologi yang labil, curah hujan tinggi, serta lemahnya perencanaan keselamatan, pengawasan, dan mitigasi risiko di lokasi pertambangan. Tidak tersedianya prosedur operasional standar, sistem peringatan dini, serta pengendalian risiko yang memadai turut memperbesar dampak bencana. Studi ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen risiko yang terstruktur dan penguatan kebijakan keselamatan kerja sebagai langkah preventif guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa pada sektor pertambangan informal di masa mendatang.
EFEKTIVITAS SIMULASI EVAKUASI DALAM MITIGASI RISIKO GEMPA DAN TSUNAMI: ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN KESIAPSIAGAAN BPBD KOTA PADANG TAHUN 2025 Dinda Ariyani; Elsha Destria Metta; Femia Rizky; Alfikri Pratama; Andreki Ariesta; Davin Malik Alfaruqi; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/nxv9c975

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami, sehingga upaya mitigasi risiko menjadi sangat penting, terutama di wilayah pesisir seperti Kota Padang. Salah satu strategi mitigasi nonstruktural yang banyak diterapkan adalah simulasi evakuasi, yang bertujuan melatih masyarakat dalam menghadapi situasi darurat serta meningkatkan kesiapsiagaan lembaga penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas efektivitas simulasi evakuasi dalam mitigasi risiko gempa dan tsunami dengan meninjau partisipasi masyarakat serta kesiapsiagaan BPBD Kota Padang. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai dokumen, laporan resmi, peraturan, dan publikasi ilmiah terkait simulasi mengungkapkan dan manajemen risiko bencana. Hasil kajian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dan kesiapsiagaan BPBD secara bersamaan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas simulasi, di mana keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi latihan berkontribusi pada peningkatan pemahaman risiko dan kemampuan tanggap darurat, sedangkan kesiapsiagaan BPBD menentukan kelancaran dan keinginan pelaksanaan simulasi. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan pendekatan inklusif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, pemanfaatan teknologi pencegahan dini, serta evaluasi berkelanjutan yang terintegrasi dengan kebijakan perencanaan mitigasi bencana. Penelitian ini juga menunjukkan perlunya studi lapangan lebih lanjut untuk mengukur dampak nyata simulasi terhadap kesiapsiagaan secara kuantitatif masyarakat.
MANAJEMEN KRISIS DAN RISIKO OPERASIONAL DI ERA DISRUPSI DIGITAL Serli Kurnia Ilahi; Irsyad; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gn8n8c19

Abstract

Era disrupsi digital mentransformasi operasional organisasi sekaligus meningkatkan kerentanan terhadap gangguan sistem, serangan siber, dan human error. Kondisi ini menuntut manajemen krisis dan risiko operasional yang lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk risiko operasional digital serta merumuskan strategi penanganan krisis efektif guna menjaga keberlangsungan organisasi. Menggunakan metode deskriptif melalui tinjauan literatur dan analisis kasus pada sektor pemerintahan, pendidikan, serta industri, ditemukan bahwa kerentanan utama bersumber dari lemahnya keamanan informasi, tingginya ketergantungan teknologi, dan rendahnya kompetensi digital pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas operasional sangat bergantung pada kesiapan organisasi dalam mengantisipasi risiko berbasis teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan keamanan siber, peningkatan kapasitas SDM melalui literasi digital, serta penyusunan protokol krisis yang sistematis dan terstruktur. Temuan ini diharapkan menjadi acuan strategis dalam memperkuat ketahanan serta keberlanjutan organisasi menghadapi tantangan dinamis di era disrupsi digital yang terus berkembang.
PENERAPAN RISK-BASED DECISION MAKING DI INSTANSI PENDIDIKAN DAN PEMERINTAHAN Rezi Salsabila; Irsyad; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4chp7k23

Abstract

Artikel ini membahas penerapan teori pengambilan keputusan berbasis risiko pada institusi pendidikan dan pemerintahan di Indonesia. Melalui pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini menegaskan bahwa risiko dapat diidentifikasi secara proaktif, diklasifikasikan berdasarkan tingkat kemungkinan dan dampak, lalu dikelola melalui strategi mitigasi seperti penghindaran, pengurangan, transfer, maupun penerimaan risiko secara terukur. Pemanfaatan alat bantu seperti matriks risiko, dashboard analitik, serta perangkat lunak manajemen risiko membantu mempercepat proses pengambilan keputusan berbasis data, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik. Implementasi teori ini juga mendukung efektivitas organisasi dalam menghadapi ketidakpastian dan dinamika era digital yang semakin kompleks. Faktor penting keberhasilan antara lain kualitas data, keterbukaan komunikasi, budaya sadar risiko, serta keterlibatan aktif para pemangku kepentingan. Selain itu, pelatihan berkelanjutan dan evaluasi rutin diperlukan agar kebijakan tetap adaptif dan relevan. Secara keseluruhan, artikel ini diharapkan menjadi panduan praktis bagi para pembuat kebijakan dalam meningkatkan tata kelola risiko, sehingga proses pengambilan keputusan di sektor publik dapat berjalan lebih sistematis, responsif, dan inovatif.