Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA NILAI (VALUES) DAN SIKAP (ATTITUDES) DALAM MEMBENTUK BUDAYA KERJA DI LEMBAGA PENDIDIKAN Azizah Pratiwi; Oktaviani Safitri; Novriyanti Achyar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/xpg1p115

Abstract

Budaya kerja di lembaga pendidikan tidak terbentuk secara instan, melainkan berkembang melalui interaksi berkelanjutan antara nilai-nilai yang dianut warga sekolah dan sikap yang ditampilkan dalam praktik keseharian. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana nilai dan sikap saling berpengaruh dalam membangun budaya kerja yang produktif, etis, dan berorientasi pada mutu layanan pendidikan. Melalui pendekatan studi literatur, berbagai sumber ilmiah dianalisis untuk memahami peran nilai personal, nilai organisasi, serta sikap profesional pendidik dan tenaga kependidikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesesuaian antara nilai individu dan nilai institusi berkontribusi besar terhadap pembentukan budaya kerja positif. Selain itu, sikap seperti komitmen, tanggung jawab, integritas, dan keterbukaan menjadi faktor penguat yang mendorong tercapainya kinerja organisasi yang efektif. Dengan demikian, penguatan nilai dan sikap menjadi elemen kunci dalam menciptakan budaya kerja yang mendukung efektivitas organisasi dan peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Artikel ini menegaskan bahwa dinamika nilai dan sikap perlu dikelola secara strategis untuk memperkuat budaya kerja yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
MANAJEMEN RISIKO PADA SEKTOR PERTAMBANGAN INFORMAL: ANALISIS LONGSOR TAMBANG EMAS ILEGAL DI NAGARI SUNGAI ABU, HILIRAN GUMANTI, SOLOK PADA TAHUN 2024 Oktaviani Safitri; Mawarni Safitri; Rizki Rahmad Alvaro; Tiara Tri Fitri; Tia Ayu Ningrum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/cgsxbh83

Abstract

Sektor pertambangan informal, khususnya pertambangan emas ilegal, merupakan salah satu sektor dengan tingkat risiko keselamatan kerja yang tinggi. Kondisi ini disebabkan oleh minimnya penerapan manajemen risiko serta rendahnya pemahaman dan pelaksanaan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen risiko pada sektor pertambangan informal melalui studi kasus peristiwa longsor tambang emas ilegal yang terjadi di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, pada tahun 2024. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, serta menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang signifikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber sekunder, antara lain artikel ilmiah, laporan resmi lembaga pemerintah dan non-pemerintah, dokumen kebijakan, serta pemberitaan media yang kredibel. Hasil kajian menunjukkan bahwa kejadian longsor dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam dan non-alam, seperti kondisi geologi yang labil, curah hujan tinggi, serta lemahnya perencanaan keselamatan, pengawasan, dan mitigasi risiko di lokasi pertambangan. Tidak tersedianya prosedur operasional standar, sistem peringatan dini, serta pengendalian risiko yang memadai turut memperbesar dampak bencana. Studi ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen risiko yang terstruktur dan penguatan kebijakan keselamatan kerja sebagai langkah preventif guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa pada sektor pertambangan informal di masa mendatang.