Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Rongsokan Berbasis Ekonomi Sirkular: Penguatan Tata Kelola dan Literasi Digital di Kelurahan Kalidoni Inne Miftah Dewi; Rahman Hakim, Arif; Chintia Hestiriniah, Deby; Sutinah, Sutinah; Pangestu, Aldi; Pratama, Diki; Safitri, Dwi; Oktarina, Dinda
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.272

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan kapasitas digital pelaku UMKM rongsokan di Kelurahan Kalidoni, Kota Palembang, melalui pendekatan ekonomi sirkular dan partisipatif berbasis komunitas. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi belum adanya pembukuan usaha, rendahnya literasi digital, serta belum dikenalnya konsep nilai tambah dari pengelolaan limbah. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) yang terdiri atas tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan penutup. Kegiatan mencakup pelatihan pencatatan keuangan, digitalisasi usaha, branding produk, kampanye lingkungan, dan sosialisasi pengelolaan barang bekas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam pengelolaan usaha, penggunaan media digital, serta tumbuhnya kesadaran terhadap nilai ekonomis limbah. Program ini memberikan dampak nyata dalam memperkuat kapasitas UMKM berbasis komunitas menuju pengelolaan usaha yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.
PERAN LEMBAGA KELUARGA SEBAGAI KELEMBAGAAN SOSIAL UTAMA DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK Sartika, Indira; Salsabilah, Lulu; Durmawan, Erik; Irwansyah, Ari; Rahma Ramadani, Seftia; Abhari Falih Zikri, Abdullah; Simangunsong, Elizabeth; Parameswari, Diah; Pali, Heri; Chintia Hestiriniah, Deby
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.405-412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga keluarga sebagai kelembagaan sosial utama dalam proses pembentukan kepribadian anak. Sebagai agen sosialisasi primer, keluarga memiliki fungsi sentral dalam memberikan pendidikan karakter, nilai moral, dan pola interaksi awal yang berpengaruh langsung terhadap perkembangan emosi, perilaku, dan identitas sosial anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tiga keluarga, yaitu keluarga M. Septian Falizah, keluarga Kurniadi Ilham, dan keluarga Heru Ade Darlian. Teknik triangulasi dilakukan melalui wawancara dengan dua guru kelas, yaitu Richa Rahma Sari dan Ali Ahmad Fajri, serta tiga anak sebagai informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh, intensitas komunikasi, pendidikan agama, dan keteladanan orang tua merupakan faktor dominan yang mempengaruhi pembentukan kepribadian anak. Temuan juga mengungkap bahwa keluarga dengan pola komunikasi terbuka dan konsisten mampu membentuk kepribadian anak yang lebih percaya diri, mandiri, dan berkarakter positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran keluarga tidak dapat tergantikan oleh lembaga sosial lainnya karena fungsi afektif, edukatif, dan sosial yang diberikan bersifat intensif dan berlangsung sejak dini. 
INTERAKSI SOSIAL SEBAGAI FONDASI KEHIDUPAN BERMASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI Wahyuni, Septi; Abdillah, Chairil; Mukromin, Mukromin; Supardi, Deni; Revolusioner, Marxlen; Naufal Falah, M. Bintang; Chintia Hestiriniah, Deby
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.333-337

Abstract

Interaksi sosial merupakan inti dari kehidupan bermasyarakat yang membentuk pola hubungan antarindividu dan kelompok. Tanpa adanya interaksi sosial, kehidupan sosial tidak akan berjalan dengan baik dan teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interaksi sosial sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat dalam perspektif sosiologi melalui metode studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku-buku sosiologi, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa interaksi sosial berperan penting dalam membentuk nilai, norma, lembaga sosial, solidar.
KONSEP BUDAYA DAN DINAMIKA KEBUDAYAAN DALAM PERSPEKTIF ILMU SOSIAL Hisaniyah, Najmi; Perdana, Arya; Aryani, Tri; Pratama, Dedi; Chintia Hestiriniah, Deby
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.242-249

Abstract

Kajian mengenai budaya dan kebudayaan merupakan landasan penting dalam memahami perilaku manusia di dalam masyarakat. Artikel ini membahas secara komprehensif konsep budaya, mulai dari definisi, unsur-unsur universal, wujud kebudayaan, nilai, norma, simbol, hingga dinamika kebudayaan yang meliputi inovasi, difusi, akulturasi, asimilasi, etnosentrisme, dan relativisme budaya. Selain itu, artikel juga menguraikan konsep sub-budaya dan kontra-budaya serta interaksinya dengan budaya dominan. Pembahasan dilanjutkan dengan peran budaya dalam masyarakat sebagai perekat sosial, identitas kelompok, dan instrumen konservasi serta pengembangan budaya. Kajian ini disusun menggunakan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai jurnal ilmiah terkait budaya dan kebudayaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter masyarakat dan menjadi dasar bagi dinamika sosial yang terus berkembang. Selain itu, pemahaman yang tepat mengenai dinamika kebudayaan dapat membantu masyarakat menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi tanpa kehilangan jati diri. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan wacana kebudayaan dalam kajian ilmu sosial.