Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Kualitas Interaksi Sosial Anak Asuh Devi Yani Natalia; Ardimen Ardimen; Rafsel Tas'adi; Rosa Dovita
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1905.407 KB) | DOI: 10.30983/educative.v3i2.745

Abstract

The problem in this study was caused by children who had problems in social interaction. The purpose of this study was to improve the quality of social interaction of foster children, namely children at the Aisyiyah Orphanage, Batusangkar Branch. This type of research is pre-experiment with type one group pre-test-post-test design. From the research carried out, the results showed that group guidance services had a significant effect on the quality of social interaction of foster children at a significance level of 1%. This means that group guidance services are effective in improving the quality of social interaction of foster children.  Masalah pokok dalam penelitian ini dilaterbelakangi oleh banyaknya anak asuh yang memiliki masalah dalam interaksi sosial. Tujuan penelitian ini adalah melihat efektivitas layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan kualitas interaksi sosial anak asuh, yaitu anak binaan di Panti Asuhan Aisyiyah Cabang Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen dengan tipe one group pre-test-post-test design. Dari penelitian yang dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa layanan bimbingan kelompok berpengaruh signifikan terhadap kualitas interaksi sosial anak asuh. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik bahwa thitung >ttabel  pada taraf signifikan 1%. Hal ini berarti bahwa layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kualitas interaksi sosial anak asuh.
Kreativitas Guru Kelas dalam Memberikan Bimbingan Belajar Kepada Siswa di Sekolah Dasar Dovita, Rosa; Bukhari, Muhammad Khalis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar idealnya diberikan oleh guru BK atau Konselor. Namun, apabila guru BK atau konselor belum ada disekolah tersebut maka yang melaksanakan kegiatan BK adalah guru kelas. Guru kelas dituntut agar kreatif dalam melaksanakan tugasnya dalam proses belajar mengajar serta melaksanakan kegiatan bimbingan dan konseling, khususnya bimbingan belajar. Namun kenyatannya masih ada guru kelas yang keteteran dalam menjalankan kedua peran tersebut sehingga berakibat pada permasalahan belajar yang dialami oleh setiap siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kreatifitas guru kelas dalam memberikan layanan bimbingan belajar kepada siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kreativitas guru kelas dalam memberikan layanan bimbingan belajar kepada siswa dilakukan dengan cara menggabungkan disela-sela materi pembelajaran atau bahkan bersamaan dengan materi pelajaran dengan memperhatikan kebutuhan siswa. Hal ini didukung oleh hasil penelitian asih (2021) yang menyebutkan bahwa sebelum memberikan layanan kepada siswa harus melihat kebutuhan siswa.
Emosi Siswa Tunanetra dalam Perencanaan Karir di Sekolah Luar Biasa (SLB) A, Payakumbuh Lusi Yandrika; Darimis; Fadhillah Syafwar; Rosa Dovita
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2024): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 1 Nomor 3, Januari-April 2024
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v1i3.68

Abstract

The main problem in this research is the emotions of blind students in career planning at SLB A Payakumbuh. There are still many blind students who are doubtful, anxious and confused about career planning after graduating from school. The aim of the research is to determine the emotions of blind students in career planning, the efforts of blind students in overcoming emotional problems in planning career decisions and the strategies of guidance and counseling teachers in helping them. The research method used is descriptive qualitative research. The results of this research explain that the types of emotions of blind students in career planning after graduating from school are predominantly positive emotions, such as joy and happiness, blind students' efforts to overcome emotional problems are being optimistic about future career planning, as well as carrying out activities that have a positive influence on their careers. while the guidance and counseling teacher's strategy for helping blind students is to provide individual counseling services and classical services to blind students.
The Fear of Imperfection: Career Anxiety as an Impact of Body Dysmorphic Disorder Hafni, Merri; Yuliana, Yuliana; Anisah, Laelatul; Dovita, Rosa; Rani, Risma Kumara; Husna, Ainul; Erwinda, Lira
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 7 No. 3 (2025): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002025071585000

Abstract

Body Dysmorphic Disorder (BDD) causes individuals to focus excessively on physical flaws, thus reducing self-confidence and belief in their abilities. This low self-confidence can trigger career anxiety, as individuals feel their appearance is a barrier to competing and adapting in the workplace. However, since evidence on the relationship between BDD and career-related psychological outcomes among students remains fragmented, little is known about how body image concerns specifically influence students’ readiness and confidence in pursuing their future careers. This study aims to determine the effect of BDD on the level of career anxiety of students. The method used is quantitative correlation. The research sample was 310 randomly selected students. Data analysis in this study used simple linear regression. The results showed a significant influence between BDD and career anxiety. The higher the level of BDD, the higher the career anxiety experienced by students. New findings from this study reveal that social media factors, social pressure, and family expectations can exacerbate the impact of BDD on students' career readiness. The implications of this study emphasize the importance of Guidance and Counseling services in addressing students' body image issues and career anxiety holistically and preventatively.
Bullying Prevention Through Local Wisdom-Infused Cinematherapy at SMPN 02 Batipuh Ira Oktarini; Rosa Dovita; Olfakhrina; Lany Fitri
MARAWA: Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Vol 4 No 2 (2025): Masyarakat Religius dan Berwawasan
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Tantangan terbesar yang dihadapi dunia pendidikan saat ini adalah munculnya perilaku bullying atau perundungan dikalangan pelajar. Bullying biasanya tertuju pada anak yang dianggap lemah. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu memberikan wawasan dan pemahaman kepada siswa terkait bullying melalui chinematheraphy bermuatan kearifan lokal. Melalui kegiatan ini siswa diajak untuk menonton film sebagai media refleksi diri dan pengembangan karakter. Selain itu, melalui cinematheraphy juga dimasukkan unsur kearifan lokal minangkabau. Mereka diajak untuk mengidentifikasi nilai-nilai moral, empati, serta perilaku positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Dengan memasukkan unsur budaya lokal ke dalam kegiatan Chinematheraphy, siswa tidak hanya memahami pesan moral dari film, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan nilai-nilai budaya yang hidup dalam masyarakat mereka sendiri. Hasil dari kegiatan pengabdian yang dilakukan di SMPN 02 Batipuh yaitu meningkatnya pemahaman dan pengetahuan siswa tentang bullying. Sebanyak 138 anak dari total 153 berada pada kategori sangat tahu. Pengetahuan yang didapatkan berupa pengertian bullying, jenis bullying, dampak bullying, dan pencegahan bullying. Melalui cinematheraphy yang diberikan, siswa berkomitmen akan bertindak tegas melawan bullying dan membekali diri dengan ilmu beladiri agar tidak terjadi pembulian.