Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MADRASAH DI PULAU MOROTAI MELALUI PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH M Sebe, Kamarun; Adam, Adiyana; Humairah Djasman, Chaerunnisa; M Aksan, Sahjad; Juliadarma, Minggusta
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2592-2599

Abstract

Tujuan dari Pengabdian ini adalah  agar kompetensi guru madrasah di Pulau Morotaidapat ditingkatkan , khususnya di MTsN 1 Morotai, dalam penulisan karya ilmiah melalui pelatihan. Metode yang digunakan adalah Participatory Training dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil Kegiatan pengabdian  dapat menggambarkan bahwa kegiatan tersebut membantu guru menjadi lebih baik dalam menulis karya ilmiah.. Sebanyak 90% peserta menyatakan puas dengan pelaksanaan pelatihan, dan 85% merasa lebih percaya diri untuk menulis karya ilmiah. Kendala utama yang dihadapi adalah variasi tingkat pemahaman awal peserta. Kesimpulannya, pelatihan penulisan karya ilmiah efektif dalam meningkatkan kompetensi guru madrasah di Pulau Morotai.
BIMBINGAN INTENSIF BAGI SISWA MTS DALAM PERSIAPAN LOMBA MYRES: MENINGKATKAN KEMAMPUAN RISET DAN PRESENTASI ILMIAH" Im, Rosdiana; Alting, Rosita; Adam, Adiyana; M Sebe, Kamarun; Humah, Darsis
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2479-2488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan riset dan presentasi ilmiah siswa MTsN 3 Kota Tidore Kepulauan melalui bimbingan intensif dalam rangka persiapan Lomba MYRES. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini melibatkan siswa secara aktif dalam seluruh proses penelitian, mulai dari identifikasi masalah hingga presentasi hasil. Hasil bimbingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menyusun laporan riset ilmiah yang sistematis serta kemampuan berbicara di depan umum secara efektif dan meyakinkan. Siswa menjadi lebih percaya diri dalam mengkomunikasikan ide-ide mereka, mengelola presentasi, serta menjawab pertanyaan audiens. Bimbingan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif dan latihan terstruktur mampu memperkuat keterampilan abad ke-21 siswa, seperti berpikir kritis, komunikasi efektif, dan kolaborasi akademik. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing siswa madrasah dalam bidang riset ilmiah. 
Manajemen Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berperspektif Ekoteologi M Sebe, Kamarun; Adam, Adiyana
JUANGA: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan JUANGA, VOL 11. No.02( 2025 ) Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berperspektif ekoteologi dalam konteks lembaga pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah/madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru PAI, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai ekoteologi telah mulai diintegrasikan dalam manajemen kurikulum PAI, terutama pada tahap perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melalui penguatan nilai kepedulian lingkungan yang berlandaskan ajaran Islam. Pembelajaran PAI dilaksanakan secara kontekstual dengan mengaitkan materi keagamaan dengan realitas lingkungan sekitar. Namun demikian, evaluasi pembelajaran masih cenderung berfokus pada aspek kognitif dan belum sepenuhnya mengukur sikap serta perilaku ekologis peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen kurikulum PAI berperspektif ekoteologi memerlukan penguatan sistematis agar mampu membentuk kesalehan spiritual sekaligus kesalehan ekologis peserta didik.