Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN LINE BALANCING UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI OBAT F2 DI PT.P. Sarinindiyanti, Julin Arum
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 4, No 1 (2025): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v4i1.1684

Abstract

 PT. P is one of the pharmaceutical companies widely known in Indonesia, producing various types of health-related products, including medicines and medical devices. One of the products manufactured by PT. P is the F2 drug. Field observations and interviews conducted during the production process of the F2 drug revealed several production issues. These issues include waiting times and bottlenecks at certain workstations. This study was conducted to analyze line balancing in the production of the F2 drug to achieve an optimal production process. The research provides alternative proposals that improve the balance of the production line compared to the initial condition.
Pemanfaatan Tanaman Stevia Sebagai Pemanis Alami Pengganti Gula Cynthia Dewi, Alina; Agripina Hadyanawati, Anindya; Arum Asih Nur Sarinindiyanti, Julin; Putra, Harditriyono
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i2.4062

Abstract

ABSTRAK Peningkatan prevalensi diabetes di masyarakat sering kali disebabkan oleh pola konsumsimakanan yang tidak sehat, terutama tingginya asupan minuman manis. Pola makan yangtidak sehat dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, kanker, depresi,penyakit jantung, penurunan kognitif, dan gangguan metabolisme. Salah satu solusi yangdapat ditawarkan adalah penggunaan Stevia, tanaman asli Amerika yang memiliki kandungan pemanis alami. Stevia tidak hanya menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan gula, tetapi juga memiliki berbagai aktivitas biologis yang bermanfaat. Konsumsi gula berlebih telah terbukti meningkatkan prevalensi diabetes, sehingga edukasi mengenai alternatif pemanis menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat, termasuk di kawasan Limo. Melalui analisis kebutuhan masyarakat setempat, edukasi mengenai manfaat penggunaan Stevia sebagai pengganti gula serta pengetahuan mengenai konsumsi harian yang tepat dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan yang sehat. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara mengolah daun Stevia menjadi pemanis alternatif. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menerapkan kebiasaan makan yang lebih sehat dan mengurangi risiko penyakit terkait konsumsi gula berlebih. ABSTRACT The increasing prevalence of diabetes in society is often caused by unhealthy eating patterns, particularly the high consumption of sugary drinks. Unhealthy diets can trigger various health issues such as obesity, cancer, depression, heart disease, cognitive decline, and metabolic disorders. One solution that can be offered is the use of Stevia, a native plant of America that contains natural sweeteners. Stevia not only serves as a healthier alternative to sugar but also offers various beneficial biological activities. Excessive sugar consumption has been proven to increase the prevalence of diabetes, making education on alternative sweeteners an urgent need for communities, including in the Limo area. Through an analysis of local community needs, education on the benefits of using Stevia as a sugar substitute and proper daily consumption knowledge can raise awareness about the importance of healthy eating habits. This initiative aims to equip the community with knowledge on how to process Stevia leaves into an alternative sweetener. Thus, it is hoped that the community will adopt healthier eating habits and reduce the risk of diseases related to excessive sugar consumption.
A Cyber-Physical and AI-Based Digitalization Framework for Traditional Textile SMEs  Tarigan, Amenda Septiala; Yosephine, Vina Sari; Dewi, Intan Novita Dewi; Mardhiyah, Wendy Febrianty Mardhiyah; Sarinindiyanti, Julin Arum Sarinindiyanti; Putra, Harditriyono Putra
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 15 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v15i3.22880

Abstract

Traditional textile SMEs still rely on manual processes, resulting in inefficiencies in production and data management. This study proposes a cost-conscious digitalization framework that integrates Cyber-Physical Systems (CPS), a lightweight information layer, and artificial intelligence (AI), specifically designed for labour-intensive textile operations. The framework adheres to the ISA-95 architecture, emphasizing affordability and scalability. Stakeholder interviews, business process reengineering, and a three-month field implementation were conducted in a textile hub in Bandung. Key digital tools, including e-kiosks for real-time logging, integrated digital scales for inventory management, and mobile vision-based quality control using convolutional neural networks (Xception and VGG), were evaluated through an immersion study and user acceptance testing. Evaluation results show improvements in workflow visibility, data reliability, and consistency of quality inspection compared to the pre-digitalized process, while maintaining ease of use for operators. Evaluation results indicate qualitative operational improvements—such as enhanced workflow visibility, more reliable data capture, and more consistent quality inspection—reflecting meaningful enhancements observed during the digitalization pilot. The study contributes a replicable CPS–AI model that enables traditional SMEs to enhance efficiency and quality through scalable digital transformation.
Pelatihan Pemanfaatan Teh Rambut Jagung "Teraja" Sebagai Minuman Alternatif Julin Arum Asih Nur Sarinindiyanti; Hafiza Aprilia; Rizka Nadhira
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2170

Abstract

Diabetes dan hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berkontribusi besar terhadap angka kematian di Indonesia. Provinsi Jawa Barat merupakan wilayah dengan prevalensi kasus tertinggi kedua pada penyakit tersebut. Posbindu Pinang Dua Limo merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat dengan masyarakat yang rentan terhadap resiko penyakit diabetes dan hipertensi. Namun demikian, pengetahuan mengenai minuman alternatif yang dapat membantu mengurangi resiko penyakit tersebut masih terbatas. Salah satu upaya preventif dan promotif dalam menjawab permasalahan tersebut adalah dengan diusulkan program yang memperkenalkan minuman herbal berbahan alami yang aman, mudah diperoleh, dan memiliki manfaat kesehatan. Upaya tersebut merupakan salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan kesehatan melalui program pengabdian masyarakat yang mengangkat rambut jagung sebagai minuman herbal. Rambut jagung, yang selama ini dianggap sebagai limbah, mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, fenol, karotenoid dan antioksidan yang berperan dalam meluruhkan kolesterol dalam darah, membantu proses diuretik (peluruhan air seni), serta menangkal radikal bebas. Sehingga dapat membantu dalam menurunkan resiko penyakit yang umumnya diderita oleh masyarakat. Program ini mencakup beberapa tahapan. Pertama, akan dilakukan persiapan sebelum sosialisasi dimana tim akan menyusun materi edukasi. Tahap kedua yang dilakukan yaitu uji coba produk yang berupa rambut jagung. Selanjutnya dilakukan sosialisasi dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan kepada warga Posbindu mengenai manfaat rambut jagung serta cara mengolah rambut jagung menjadi minuman alternatif sekaligus memberikan sampel rambut jagung yang siap olah. Pada tahapan ini juga dilakukan evaluasi berupa pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman warga. Hasil pre-test menunjukkan 54% peserta memiliki pemahaman awal mengenai teh rambut jagung. Sedangkan hasil post-test menunjukkan 100% peserta menunjukkan pemahaman yang baik mengenai teh rambut jagung. Setelah dilaksanakan sosialisasi dan pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap teh rambut jagung sebesar 45,8%. Hal ini menunjukkan kegiatan pelatihan efektif dalam meningkatkan wawasan dan kemampuan masyarakat dalam mengolah rambut jagung menjadi minuman herbal.