Widiyono, Putut
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSPLORASI TARI MAANTA BATANGHARI: KAJIAN TENTANG NILAI BUDAYA, PENDIDIKAN, DAN PELESTARIAN TRADISI LOKAL Dwicahya Suryadi, Made; Nur Azizah, Siti; Nabila Azzahra, Tri; Adpariyanti, Leli; Fajarudin; Julianto, jefry; Hadid, Subron; Widiyono, Putut; Seli Safitri, Adinda; Ramadhani, Aulya; Karmila, Rosa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20140

Abstract

Indonesia's rich and diverse culture includes dance as an important element in people's lives. One of the typical dance arts is the Maanta Dance from Batanghari Regency, Jambi Province, which has a significant role in traditional wedding processions. This dance not only conveys the beauty of movement, but also cultural values such as mutual cooperation, friendship and respect for tradition. This research aims to explore the cultural values, role of education, and efforts to preserve the Maanta Dance as cultural heritage. The research uses a qualitative approach with literature study as the main method, examining various literature related to the Maanta Dance and its relevance in the context of culture, education and preserving local traditions. Data is collected from written sources, such as relevant articles, journals and books. The research results show that the Maanta Dance has deep meaning as a symbol of harmony between families, tribal unity and respect for tradition. In an educational context, this dance is effective in instilling social and cultural values in the younger generation, as well as fostering a sense of love for the country. Conservation efforts are carried out through documentation, art festivals, and integration in formal and non-formal education. Innovation in dance presentation is also an important strategy to attract the interest of the younger generation without losing traditional values. Maanta Dance plays a big role in introducing Batanghari cultural identity amidst the increasingly strong challenges of globalization.   Keywords: cultural values, maanta dance, local traditions
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS EDPUZZLE DALAM PEMBELAJARAN IPAS SUBTEMA BAGIAN TUMBUH-TUMBUHAN SEKOLAH DASAR Widiyono, Putut; Asrial, Asrial; Alirmansyah, Alirmansyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Edpuzzle pada pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) subtema bagian tumbuh-tumbuhan untuk siswa kelas IV sekolah dasar serta mengkaji kelayakannya secara konseptual dan prosedural. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPAS yang disebabkan oleh dominannya penggunaan media pembelajaran konvensional yang kurang interaktif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan media pembelajaran berbasis video interaktif guna mendukung pembelajaran yang aktif dan berpusat pada siswa sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa kelas IV SD Negeri 80/I Muara Bulian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket validasi ahli, dan angket respons siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Edpuzzle yang dikembangkan dinyatakan layak secara konseptual berdasarkan hasil validasi ahli materi dan ahli media dengan kategori sangat valid. Secara prosedural, media ini juga dinilai layak dari aspek kepraktisan dan efektivitas, yang ditunjukkan melalui respons positif siswa serta meningkatnya keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi bagian tumbuh-tumbuhan. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Edpuzzle dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPAS yang inovatif, sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar, serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.