Putri, Fania Maidila
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MELESTARIKAN TRADISI KERINCI MELALUI SENI REFLEKSI NILAI DALAM NANJOAK UMOH Indah Bunga Lestari; Maryati, Eva; Aisayh, Siti; Putri, Fania Maidila; Putri, Kinanti Rizki; Fithri, Wardatul; Yunizha, Thera Dies; Irfan; Falah, Andy Makarim; Nuraini; Puspita, Rema; Gesta, Lara; Yanti, Lusi Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20181

Abstract

Tradition is an integral part of a society’s identity, including the Kerinci community, which is rich in culture and local values. In the face of globalization, efforts to preserve traditions have become increasingly important. This research focuses on the role of the Nanjoak Umoh ritual as a reflection of local values and an effective means of preserving the cultural heritage of Kerinci. The primary aim of this study is to identify the values embedded in the Nanjoak Umoh ritual, to analyze the role of this cultural practice in preserving Kerinci’s tradition, and to provide recommendations for its development. A qualitative approach was used, employing participatory observation, in-depth interviews with local leaders, artists, and community members, as well as document analysis. The findings suggest that Nanjoak Umoh plays a significant role in cultural preservation through the use of symbolic elements such as Batang Puar and rituals that foster social solidarity. It also strengthens the sense of community identity and serves as a moral lesson for younger generations. The research concludes that for the tradition to thrive, it requires further documentation, integration into local educational curricula, and digital promotion to expand its reach. These efforts will help ensure that the tradition is passed down to future generations and remains relevant in modern times.
PENERAPAN MEDIA EQUIVALENT FRACTION PUZZEL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERKAIT MATERI PECAHAN SENILAI DI KELAS IV SDN 56/I DESA ARO Putri, Fania Maidila; Siti Rahana; Kinanti Rizki Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15333

Abstract

Kemajuan teknologi abad 21 yang memberikan pengaruh besar terhadap pendidikan, khususnya proses pembelajaran, menjadi pendorong penelitian ini. Agar pendidikan berhasil dan relevan dalam mendidik generasi masa kini di masa revolusi industri 4.0, maka perlu dilakukan penyesuaian proses pembelajaran dengan kemajuan teknologi saat ini. Satu-satunya penyesuaian yang diperlukan adalah penggunaan media pendidikan. Hal ini akan berdampak pada motivasi belajar siswa di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana kurikulum sains diajarkan di kelas dasar kelas empat dengan menggunakan ringkasan matematika. Keberadaan aplikasi menjadi salah satu peluang besar bagi guru dalam membuat media pembelajaran berbentuk video, audio dan dalam bentuk cetak. Mendesain media pembelajaran dari aplikasi dapat di output dalam bentuk hard file ataupun soft file. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Wawancara, observasi, dan studi dokumentasi adalah tiga teknik yang digunakan untuk memperoleh data. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pecahan masih diajarkan menggunakan bahan ajar tradisional di SDN 56/I Kelas Matematika SD kelas IV Desa Aro. Ini mengarah pada pembelajaran satu arah di mana banyak interaksi dikendalikan oleh guru dan diterima oleh pelajar. Guru berharap dapat menggunakan teknologi informasi untuk membangun media pembelajaran yang lebih beragam yang memenuhi kebutuhan dan kemajuan abad kedua puluh satu. Mereka juga berharap dapat menghasilkan bahan ajar yang lebih inventif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai materi pendidikan yang meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran melalui kreativitas dan interaksi yang lebih besar.