Siti Mas’ula
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MENELISIK PERAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER: PERSPEKTIF FILSAFAT IDEALISME DI SEKOLAH DASAR Atikah Nur Izzah; Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah; Ade Eka Anggraini; Siti Mas’ula
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.20834

Abstract

This research aims to examine the role of teachers in building student character in elementary schools, seen from the perspective of the philosophy of idealism. Character education is an integral part of the educational process which aims to form individuals with noble character. In the philosophy of idealism, character education does not only focus on aspects of the academic curriculum, but also on the formation of moral and ethical values that must be implemented by teachers as role models. This research used a qualitative descriptive method with interview and observation techniques with several teachers at MI Riyadlul Ulum, Pasuruan City. The research results show that the teacher's role in building character education is based on 4 approaches, namely exemplary, habitual, integrative and collaborative approaches. Overall, the idealist perspective in elementary school education emphasizes the importance of character education, the role of teachers as role models, effective educational management, and the integration of idealistic values in all aspects of learning.
DINAMIKA SIKAP ILMIAH DAN ETIKA PENELITIAN DALAM PROSES EKSPERIMEN SAINS: STUDI FENOMENOLOGIS DI SEKOLAH DASAR Kartika Arlianasari Nurrohmah; Meiga Dwi Susanti; Slamet Arifin; Siti Mas’ula
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37895

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar menuntut siswa untuk melakukan eksperimen sederhana yang tidak hanya bertujuan memahami konsep, tetapi juga membangun sikap ilmiah dan etika penelitian sejak dini. Namun, praktik di kelas menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan ideal pembelajaran sains dan perilaku ilmiah siswa, sehingga diperlukan pemahaman mendalam mengenai dinamika tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kegiatan eksperimen IPA berkontribusi pada perkembangan sikap ilmiah dan etika penelitian siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, melibatkan siswa kelas VI, guru IPA, serta dokumen pembelajaran; data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles & Huberman dengan menjaga keabsahan melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksperimen IPA mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, ketelitian, dan keterampilan inkuiri, namun integritas ilmiah siswa masih memerlukan pembiasaan, terutama terkait kejujuran pencatatan data dan kepatuhan pada prosedur. Peran guru sangat menentukan melalui modeling, scaffolding, dan penguatan positif, sementara lingkungan belajar yang kondusif turut memperkuat keberanian siswa untuk bereksperimen dan berdiskusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksperimen IPA menjadi wahana strategis untuk membangun sikap ilmiah dan etika penelitian, dengan syarat adanya perencanaan yang matang, fasilitasi yang memadai, serta bimbingan etis yang konsisten sepanjang proses pembelajaran.
PEMBELAJARAN BERBASIS ETIKA ILMIAH UNTUK PENGUATAN KARAKTER SISWA SD Yuni Ma’idah; Naning Tyas Ayu Hera Warsito; Muhamad Candra Ari Nata; Siti Mas’ula; Slamet Arifin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37985

Abstract

This article examines the implementation of scientific ethics–based learning as a strategy to strengthen the character of elementary school students. Scientific ethics refers to principles of honesty, objectivity, responsibility, and respect for human dignity that guide learning practices. The study employs a descriptive qualitative approach through interviews, classroom observations, and document analysis to describe how teachers apply ethical values in teaching. The findings show that teachers integrate scientific ethics through objective assessment, fair guidance, inquiry-based learning, and ethical use of technology. Teachers also adapt learning strategies for students with diverse abilities to ensure fairness and respect for student dignity. The study concludes that scientific ethics–based learning strengthens student character, enhances classroom interactions, and supports teachers in making humane and responsible pedagogical decisions. The results highlight the need for teacher training, integrity-oriented school policies, and strengthened ethical digital literacy in elementary education
THE OPTIMALISASI PROGRAM KAMIS BERBUDAYA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN DAN PEMBENTUKAN KARAKTER MURID DI SEKOLAH DASAR Dwi Susanti, Meiga; Siti Mas’ula; Riska Pristiani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48857

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Kamis Berbudaya program as an effort to strengthen and build students’ character in elementary schools. This research used a qualitative descriptive approach conducted at SDN Bulupasar, Kediri Regency. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving teachers and students. The results showed that the Kamis Berbudaya program was implemented routinely through the use of regional languages, traditional clothing, and learning activities integrated with local culture. The program positively contributed to strengthening students’ character values, including discipline, responsibility, politeness, cooperation, respect, and social awareness. In addition, the program fostered students’ pride and love for local culture amidst the influence of globalization. However, several obstacles were found, such as students’ limited understanding of cultural values and the lack of variation in activities. Therefore, schools need to develop more interactive and engaging cultural activities to optimize character education based on local wisdom. The study concludes that the Kamis Berbudaya program can become an effective strategy for strengthening character education while preserving local culture in elementary schools.
Implementasi Pembelajaran Tematik dalam Pembelajaran Daring Kelas IV SD Siti Mas’ula; Nur Ainy; Siti Mas’ula; Nur Ainy; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.709 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i92021p688-699

Abstract

Abstract: This research aims to determine the implementation and barriers of thematic learning encountered by 4th grade teachers in planning, implementing, and evaluating aspects in online learning due the COVID-19 pandemic. The approach used in this research was descriptive quantitative by using the ex-post facto method. The subject in this research was 94 samples, of which 4 teachers and 90 students. The results of this research indicate that: (1) the thematic lesson plan (RPP) was in fairly good quality with medium qualification (79,89 percent); (2) the learning implementation was in good quality with high qualification (91,49 percent); (3) the learning evaluation was in good quality with high qualification (74,80 percent); (4) there was a relationship between student outcomes and the lesson plan with a significance value (0.042 less than 0.05); (5) there was a relationship between student outcomes and the learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05); and (6) there was a relationship between student outcomes with the lesson plan and learning implementation with a significance value (0.045 less than 0.05). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan hambatan pembelajaran tematik yang ditemui guru kelas IV SD di Gugus 3 Kedungkandang pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dalam pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif dengan metode ex-post facto. Subyek meliputi 94 sampel, di antaranya 4 guru dan 90 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran tematik (RPP) berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (79,89 persen); (2) pelaksanaan pembelajaran tematik berkualitas baik dengan kualifikasi tinggi (91,49 persen); (3) evaluasi pembelajaran tematik berkualitas cukup baik dengan kualifikasi sedang (74,80 persen); (4) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,042 kurang dari 0,05); (5) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan pelaksanaan pembelajaran, dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05); (6) terdapat hubungan antara hasil belajar siswa dengan perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dengan nilai signifikansi (0,045 kurang dari 0,05).
Hubungan Antara Fasilitas Belajar di Rumah Dengan Prestasi Belajar Selama Pembelajaran Daring pada Siswa Kelas IV SD se-Gugus 5 Kecamatan Lawang Nina Ismatun Nadhiyah; Siti Mas’ula; Nina Ismatun Nadhiyah; Siti Mas’ula; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p968-978

Abstract

Abstract: Learning facilities at home are all tools at home that are used to facilitate learning activities so that students can obtain learning achievements as expected. Learning achievement is the result achieved by students related to knowledge after participating in learning activities in the form of lesson values expressed in the form of numbers, letters, symbols, or numbers. This research aims to (1) describe learning facilities at home during online learning for fourth grade elementary school students, (2) describe learning achievement during online learning for fourth grade elementary school students, (3) find out a positive and significant relationship between home learning facilities with learning achievement during online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District. This research is quantitative research which is included in the type of correlation. The results of data analysis obtained: (1) learning facilities at home during online learning for fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District are included in the good category with an average of 12.9474 and a percentage of 72 percent is obtained, (2) learning achievement during learning online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District is in the good category with an average of 79.4737 and a percentage of 79 percent is obtained, (3) there is a positive and significant relationship between learning facilities at home and learning achievement during online learning in fourth grade elementary school students in cluster 5 Lawang District with the acquisition of Sig. (2-tailed) less than 0.05 i.e. 0.000 less than 0.05, the value of rcount (Pearson Correlation) greater than r table is 0.711 greater than 0.181, and an asterisk (**) on the results of SPSS analysis which means that there is a relationship between variable X and variable Y. The value of r count is positive, which means that the direction of the relationship between variable X and variable Y is positive. The r count value of 0.711 is at the level of a strong relationship, which means that there is a significant relationship between the X variable and the Y variable. Abstrak: Fasilitas belajar di rumah adalah segala alat yang ada di rumah yang digunakan untuk memudahkan dan melancarkan kegiatan pembelajaran sehingga siswa dapat memperoleh prestasi belajar sesuai dengan yang diharapkan. Prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai oleh siswa berkaitan dengan aspek pengetahuan setelah mengikuti kegiatan pembelajaran berupa nilai pelajaran yang dinyatakan dalam bentuk angka, huruf, simbol, ataupun angka. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fasilitas belajar di rumah selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD, (2) mendeskripsikan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD, (3) mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah dengan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang termasuk dalam jenis korelasional. Hasil analisis data diperoleh: (1) fasilitas belajar di rumah selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata 12,9474 dan diperoleh persentase 72 persen, (2) prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata 79,4737 dan diperoleh persentase 79 persen, (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar di rumah dengan prestasi belajar selama pembelajaran daring pada siswa kelas IV SD se-gugus 5 Kecamatan Lawang dengan perolehan nilai Sig. (2-tailed) kurang dari 0,05 yaitu 0,000 kurang dari 0,05, nilai r hitung (Pearson Correlation) lebih dari r tabel yaitu 0,711 lebih dari 0,181, dan tanda bintang (**) pada hasil analisis SPSS yang berarti terdapat hubungan antara variabel X dengan variabel Y. Nilai r hitung bernilai positif yang berarti arah hubungan antara variabel X dengan variabel Y yaitu positif. Nilai r hitung yaitu 0,711 berada pada tingkat hubungan kuat yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara variabel X dengan variabel Y.