Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mekanisme dan Penyelenggaraan Lembaga-lembaga Penyelenggara Dana Pensiun Arif Hidayat Lubis; Istiaza Azra; T. Zaskya Azhar Azaddin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 4 (2024): JUNI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena masa pensiun datang seiring bertambahnya usia, maka sangat penting untuk mempersiapkan diri secara mental dan finansial sejak usia muda, paling lambat pada awal masa produktif dan pendapatan yang diperoleh, agar lebih banyak masyarakat Indonesia yang mandiri dan sejahtera di masa pensiun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme dan penyelenggaraan lembaga-lembaga penyelenggara dana pensiun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Buku dan majalah berfungsi sebagai sumber data. Berdasarkan hasil penelitian, ada dua lembaga pengelola dana pensiun yaitu PT Taspen dan Dana Pensiun Jaminan BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi pembahasan. Di PT Taspen, gaji pokok mencakup tambahan gaji pokok bulan terakhir yang menjadi hak pekerja, berdasarkan besaran gaji yang berlaku baginya dijadikan dasar pensiun sebesar iuran dan tunjangan pensiun. PNS yang berhenti bekerja harus mencapai usia minimal lima puluh tahun dan memiliki masa kerja minimal dua puluh tahun akan dapat menerima manfaat pensiun. Jika mereka kurang dari usia ini, mereka harus menunggu hingga usia lima puluh tahun. Pada BPJS Ketenagakerjaan, iuran jaminan pensiun bulanan sebesar 3% dari upah yang ditanggung bersama oleh penyelenggara negara, peserta, dan pemberi kerja, dengan 2% ditanggung oleh pemberi kerja selain penyelenggara negara dan 1% ditanggung peserta.
Analisis Penerapan Good Corporate Governance Pada PT Bio Farma (Persero) Yuliana; T. Zaskya Azhar Azaddin; Radiansyah; Ahmad Wahyudi Zein
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) is a corporate governance system aimed at enhancing company value sustainably through the implementation of the principles of transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness. Inconsistent implementation of GCG can create opportunities for fraud and reduce the trust of investors and stakeholders. This study aims to analyze the implementation of Good Corporate Governance principles at PT Bio Farma (Persero), one of the strategic State-Owned Enterprises (SOEs) in the life sciences sector. The research method used is qualitative with a case study approach, utilizing secondary data obtained from the official website of PT Bio Farma (Persero). The analysis is conducted descriptively on company policies, organizational structure, and corporate governance practices related to GCG principles. The results indicate that PT Bio Farma (Persero) has implemented GCG principles fairly well through information transparency, clear division of duties and responsibilities, compliance with laws and regulations, risk management, and fair treatment of stakeholders. Nevertheless, the implementation of GCG still needs to be continuously improved to more optimally support company performance and business sustainability amid global competition. Keywords: Good Corporate Governance, Corporate Governance, State-Owned Enterprise, PT Bio Farma, Transparency Abstrak Good Corporate Governance (GCG) merupakan sistem tata kelola perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran. Penerapan GCG yang tidak konsisten dapat membuka peluang terjadinya kecurangan (fraud) serta menurunkan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Good Corporate Governance pada PT Bio Farma (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis di bidang lifescience. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website resmi PT Bio Farma (Persero). Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap kebijakan, struktur organisasi, serta praktik tata kelola perusahaan yang berkaitan dengan prinsip-prinsip GCG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bio Farma (Persero) telah menerapkan prinsip-prinsip GCG secara cukup baik melalui keterbukaan informasi, kejelasan pembagian tugas dan tanggung jawab, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, pengelolaan risiko, serta perlakuan yang adil terhadap pemangku kepentingan. Meskipun demikian, penerapan GCG masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan agar dapat lebih optimal dalam mendukung kinerja perusahaan dan keberlanjutan usaha di tengah persaingan global. Kata kunci: Good Corporate Governance, Tata Kelola Perusahaan, BUMN, PT Bio Farma, Transparansi