Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN DAN TANTANGAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM Mai Syarah Fadila; Maulidia Davina Putri; Nur Halizha; Merika Setiawati; Hendri Budi Utama
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pendidik memiliki signifikansi besar dalam proses pengembangan dan penerapan kurikulum. Pengembangan kurikulum menghadapi beberapa hambatan yang menjadi tantangan bagi guru, antara lain kesiapan tenaga pengajar, sarana dan prasarana pendidikan, perubahan dalam paradigma pembelajaran, serta penilaian dan evaluasi. Selain itu, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, konsistensi dan keberlanjutan, perubahan dalam kebijakan pendidikan, keterbatasan dalam sumber daya, dinamika sosial dan teknologi, serta keragaman geografis dan budaya juga menjadi tantangan. Implementasi yang konsisten juga penting dalam konteks ini. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka yang berasal dari peneliti perpustakaan, yaitu studi literatur. Data yang diperoleh dari sumber tersebut akan digabungkan, disaring, dan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik interpretasi untuk memperjelas peran guru dalam menghadapi tantangan pengembangan kurikulum. Dengan adanya peran yang signifikan dari guru dalam menghadapi tantangan yang ada, hal ini berpotensi untuk meningkatkan kualitas sekolah, melalui adanya kurikulum yang relevan serta kelancaran dalam pelaksanaan program sekolah.
Analisis Pengaruh Struktur Organisasi dan Budaya Kerja dalam Pengembangan Organisasi di SMP Pembangunan Laboratorium UNP Nur Halizha
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur organisasi dan budaya kerja terhadap pengembangan organisasi di SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Struktur organisasi yang efektif dan budaya kerja yang positif diyakini mampu meningkatkan kinerja, efisiensi, dan adaptabilitas lembaga pendidikan dalam menghadapi tantangan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang fleksibel, terdefinisi dengan baik, dan mendukung partisipasi aktif seluruh anggota organisasi memudahkan koordinasi serta pengambilan keputusan. Di sisi lain, budaya kerja yang kolaboratif, terbuka terhadap inovasi, dan berorientasi pada mutu mendorong peningkatan profesionalisme dan semangat kerja. Kesimpulannya, sinergi antara struktur organisasi dan budaya kerja menjadi fondasi utama dalam pengembangan organisasi sekolah yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan.
The Role of Family Medicinal Plant Education (TOGA) in the Development of Living Pharmacies to Support the Availability of Emergency Medicines in Pilubang Village Yanti Nopita; Nur Halizha; Nadia Permata Putri Munthe; Ade Yusuf; Ferdi Rahman; Muhammad Husein Al-Kautsar
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Multidisiplin Sahombu, 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The availability of emergency medicines in remote areas with limited healthcare access is a crucial issue. The development of Family Medicinal Plants (TOGA) through the concept of a living pharmacy presents a strategy to achieve community independence in providing traditional medicines. This community service activity aims to increase the knowledge, skills, and awareness of the Pilubang Village community in planting, caring for, and utilizing medicinal plants. Implementation methods include interactive counseling on plant types and benefits, practical demonstrations of planting techniques, and assistance in making products such as instant ginger drinks and aloe vera ointments. Evaluation results show a significant increase in participant understanding, the formation of a village living pharmacy management group, and the availability of a variety of ready-to-use medicinal plants for family first aid. This program has proven effective in strengthening community health independence and can serve as a model for sustainable TOGA management at the village level.