Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan Transformasional Darmawan Junaidi dalam Era Digital di Bank Mandiri (2020- 2025) Safira Dinna Armadan; Shabira Ramadhani; Agel Efendi; Yulia Hanoselina; Rizki Syafril
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan, prestasi, dan gaya kepemimpinan Darmawan Junaidi sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Melalui pendekatan transformasional, ia memimpin transformasi digital dengan fokus pada pengembangan kapabilitas internal, termasuk peningkatan jumlah tenaga IT dari kurang dari 2.000 menjadi lebih dari 5.000 ahli. Kebijakan utamanya mencakup penguatan ekosistem digital, seperti pengembangan aplikasi Livin’ by Mandiri berbasis AI, serta penerapan teknologi disruptif seperti face recognition dan chatbot. Di bawah kepemimpinannya, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit sebesar 13,65% pada 2023 dan peningkatan dana pihak ketiga sebesar 6,06%. Gaya kepemimpinan Darmawan menekankan eksekusi strategis, pengembangan SDM, serta keseimbangan antara transformasi digital dan bisnis konvensional, menghasilkan pertumbuhan yang kuat di tengah tantangan ekonomi global. Penelitian ini menyoroti keberhasilan kepemimpinan transformasional dalam mendorong inovasi dan daya saing di industri perbankan.
Penggunaan Aplikasi e-Court dan Sistem Informasi Penelusuran Pekara (SIPP) sebagai kemudahan pelayanan di Pengadilan Tata Usaha Negara  (PTUN) Padang Dhea Syafira; Filza Sabrila; Shabira Ramadhani; Muhammad Teguh Ghozali; Yulia Hanoselina
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital di lingkungan peradilan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk melalui penerapan E-Court dan SIPP di PTUN Padang. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kedua sistem tersebut, mencakup manfaat yang diperoleh serta kendala yang muncul dalam proses digitalisasi layanan peradilan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen untuk memperoleh gambaran yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Court dan SIPP meningkatkan efisiensi proses berperkara, memperkuat transparansi, serta memperluas aksesibilitas bagi masyarakat. Meskipun demikian, literasi digital yang rendah, keterbatasan infrastruktur, dan kesiapan sumber daya manusia masih menjadi hambatan yang perlu diatasi melalui penguatan kapasitas dan pengembangan dukungan teknologi agar digitalisasi peradilan dapat berjalan optimal dan sejalan dengan prinsip good governance.