Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyelidikan Fasies dan Lingkungan Pengendapan pada Singkapan Batuan Karbonat Berdasarkan Karakteristik dan Ichnofasies di Sungai Oyo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, DIY Timotius Tuska, Robert; Putri, Dwiginasa; Angga Purnama, Wahyu; Abdillah Ahmad, Ghani; Flowers Rizqi, Al Hussein
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on Facies and Environment The deposition of carbonate rocks of the Oyo Formation is located on the Oyo River, Wonosari District, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta with a geographical position of 7°54'45.7"S and 110°36'38.9"E. The aim of this research is to identify facies and depositional environments through research methods from outcrop profile (MS) methods and rock descriptions. The results of the rock description show that the rocks are in the form of grainstone and wackestone with a depositional environment in the form of a sublittoral zone. The research area is divided into 4 stations, each station has a variety of rocks in the form of carbonate rocks. Only a little research has been carried out in this area, this is a stage to develop more in-depth research regarding the Oyo Formation in this area.
Pengaruh Variasi Litologi Terhadap Kualitas Air Tanah di Daerah Semin dan Sekitarnya, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Timotius Tuska, Robert; Desie Kurnia Gae; Rean Devindra; Iqbal Hidayat; Gracia Apriyani Naibobe; Reditya Galang Pamungkas; Febri Anggara; Erlandi, Muhammad; rizqi, al hussein flowers
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah penelitian terletak pada fisiografi zona pegunungan selatan tepatnya di daerah Semin, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang disusun oleh dua formasi yaitu formasi Oyo dan Formasi Semilir yang tersusun oleh satuan - satuan batuan yang berbeda dan memiliki komposisi batuan yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pengukuran TDS (Total Dissolve Solid), DHL (Daya Hantar Listrik), pH, dan MAT (Muka air tanah). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh litologi terhadap kualitas airtanah dan untuk mengetahui air tanah yang layak dikonsumsi bagi masyarakat. Pola aliran air tanah ke elevasi MAT yang lebih ke arah barat. Nilai TDS menunjukkan airtanah pada lokasi penelitian tergolong dalam air tawar dan sudah lolos uji mutu airtanah. Nilai EC berkisar 209 – 1104 µs/cm. pengujian pH airtanah berkisar antara 6,9 – 7,5. pada daerah penelitian terdapat jenis batuan sedimen karbonat yang mendominasi, yaitu kalkarenit 82,6% dan sedimen klastik yaitu breksi 4,3%, serta batuan piroklastik yaitu tuff 13,1%. kualitas airtanah pada ketiga jenis litologi yang ditemukan layak untuk dikonsumsi karena belum melewati ambang batas mutu air. Namun ada satu sumur pada litologi yang memiliki warna sedikit keruh, berbau, dan berasa, air sumur ini diduga terkena pencemaran. Kata kunci : Mata Air, Hidrogeologi, Semin
Evaluasi Batuan Induk Minyak Bumi Berdasarkan Total Organic Carbon dan Rock Eval Pyrolysis Pada Daerah Nampu, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah rizqi, al hussein flowers; Timotius Tuska, Robert; Erlandi, Muhammad
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelitan berada di Desa Nampu, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah yang berada di Zona Kendang dan masuk pada Formasi Pelang. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah dengan analisis TOC untuk mengetahui persentase material organik dan REP untuk menentukan jenis bahan organik yang ada dan untuk mengevaluasi potensi batuan shale daerah penelitian sebagai batuan induk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik batuan induk shale pada daerah penelitian dan hubunganya dengan rembesan migas yang ditemukan pada lokasi penelitian. Litologi yang dijumpai pada lokasi penelitian berupa perselingan napal/mudstone dan kalkarenit/grainstone pada bagian bawah dan satuan napal/mudstone dengan struktur masif pada bagian atas. Berdasarkan analisis fosil foraminifera planktonik, umur batuan lokasi penelitian adalah N5-N7 pada lapisan bawah, N6 pada lapisan Tengah dan N4-N6 pada lapisan atas. Setelah di tarik umur batuan pada lokasi penelitian memiliki umur Miosen Awal. Fasies lingkungan pengendapan lokasi penelitian berada pada Upper Interval of Parallel Lamination dan Pellitic Interval yang dicirikan oleh perselingan batuan kalkarenit/grainstone dan napal/mudstone pada bagian bawah dan satuan batuan napal/mudstone pada bagian atas dengan struktur massif. lokasi penelitian memiliki kandungan TOC sebesar 0,89% sehingga dikategorikan memiliki kekayaan bahan organik sedang (fair). Hasil analisis rock eval terhadap sampel permukaan memiliki kategori sedang (fair) sebagai batuan sumber penghasil hidrokarbon, berdasarkan perbandingan diagram TOC dan S2, Tmax vs HI dan HI vs OI sampel memiliki indikasi Kerogen type III yang cenderung menghasilkan gas. Kematangan sampel batuan induk berdasarkan nilai Tmax memiliki tingkat kematangan yang belum matang (immature). Kata kunci : Batuan Induk, Geokimia, Rembesan Migas
Penentuan Fasies dan Arah Arus Purba Berdasarkan Karakteristik Batuan Dan Struktur Sedimen Slump di Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah rizqi, al hussein flowers; Timotius Tuska, Robert; Fajar, Ari; Rusmania Ramadhani, Saviola
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelititan berada di daerah Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Lokasi penelitian berada di Zona Kendeng dan masuk pada Formasi Kerek. penelitian ini menggunakan metode Measuring Section atau profil batuan dengan menggunakan meteran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fasies dan arah arus purba berdasarkan karakteristik batuan dan strukur sedimen slump yang ditemukan pada lokasi penelititan. Dari data lapangan yang telah diamati terdapat 5 jenis batuan penyusun yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu, batugamping, batugamping pasiran, napal, napal pasiran, dan batupasir karbonat. Dari pengukuran Measuring Section atau profil batuan ditemukan perselingan napal dan batugamping klastik ukuran medium sand di bagian bawah, dilanjutkan dengan batugamping masif, dan batupasir karbonat pada bagian atas dengan struktur sedimen slump. Dari hasil pengukuran Measuring Section atau profil batuan didapatkan 3 fasies pengendapan yang dimulai dari fasies Classical Turbidite (CT) di bagian bawah, fasies Massive Sandstone (MS) di bagian tengah, dan Fasies Slump (SL) di bagian atas. Berdasarkan hasil diagram rosset didapatkan pola arus purba pada lokasi penelitian memiliki pola Bipolar. Struktur sedimen slump yang ditemukan di lokasi penelitian memiliki arah N 182° E, dari data struktur sedimen slump dapat di interpretasikan arah arus purba lokasi penelitian adalah utara-selatan, dan sumber material sedimen yang kemudian membentuk batuan pada lokasi penelitian adalah mempunyai sumber dari utara. Kata kunci : fasies, arus purba, struktur slump