Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP N 1 BASO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Yenti, Fepryna
Menara Ilmu Vol 11, No 74 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 74, Januari 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i74.74

Abstract

This research began with the lowness of students' mathematical communication skills, one of which is caused by pembelajaaran which remains centered on the teacher. One effort to overcome the problem is to apply the model of contextual learning. This study aims to determine the mathematical communication skills of students who take the learning with contextual learning model is better than the students who take the conventional learning models in class VIII SMP Negeri 1 Baso. This type of research is experimental research design that Randomized Control Only Design. The population in this study was grade VIII1, VIII2, VIII3, VIII3, VIII4, VIII5 SMP Negeri 1 Baso in academic year 2016/2017. Sampling was done by using Random Sampling. Class VIII1 an experimental class and class VIII4 a control class. Instrument of research is mathematical communication ability test. Analysis of the data used is the t test. Hypothesis test results obtained and with and df = 43, so. Based on the criteria for means test reject H0 and it can be concluded that the mathematical communication skills students learn by using contextual learning model is better than learning by using conventional learning models. Keyword : Model of contextual learning, students' mathematical communication skills
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 X Koto Tahun Pelajaran 2014/2015 Yenti, Fepryna; Yenti, Fepryna
Jurnal Curricula Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Kopertis Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi, dan Riau Kepulauan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.713 KB) | DOI: 10.22216/jcc.2016.v1i3.1360

Abstract

This research is motivated by the learning of mathematics held still centered on the teacher, thus causing low student understanding of mathematical concepts. One way to improve the understanding of mathematical concepts with the application of learning models Contextual Teaching and Learning (CTL). This research is a quasi-experimental research, the design Randomized Control Group Only Design. The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 2 X Koto consisting of four classes. The sampling technique researchers use a Random samplin. Samples were selected namely VIII2 class as an experimental class and class VIII3 as the control class. Testing the hypothesis used t-test at the level of α = 0.05 obtained t = 2.3105 and table = 1,69, because thitung> ttable then the hypothesis is accepted on the level of 95%. It can be concluded that the students' understanding of mathematical concepts by using model Contextual Teaching and Learning (CTL) is better than the conventional learning models eighth grade students of SMP Negeri 2 X Koto in the academic year 2014/2015. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika yang dilaksanakan masih berpusat pada guru, sehingga menyebabkan pemahaman konsep matematika siswa rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dengan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan Randomized Control Group Only Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 X Koto yang terdiri dari empat kelas. Teknik pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah Random Samplin. Sampel yang terpilih yaitu kelas VIII2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII3 sebagai kelas kontrol. Pengujian hipotesis digunakan uji-t pada taraf α = 0,05 diperoleh thitung = 2,3105 dan ttabel = 1,69, karena thitung > ttabel maka hipotesis yang diajukan diterima pada taraf kepercayaan 95%. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional siswa kelas VIII SMP Negeri 2 X Koto Tahun Pelajaran 2014/2015.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 X Koto Tahun Pelajaran 2014/2015 Yenti, Fepryna; Yenti, Fepryna
Jurnal Curricula Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Kopertis Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi, dan Riau Kepulauan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.713 KB) | DOI: 10.22216/jcc.2016.v1i3.1360

Abstract

This research is motivated by the learning of mathematics held still centered on the teacher, thus causing low student understanding of mathematical concepts. One way to improve the understanding of mathematical concepts with the application of learning models Contextual Teaching and Learning (CTL). This research is a quasi-experimental research, the design Randomized Control Group Only Design. The population in this study were all students of class VIII SMP Negeri 2 X Koto consisting of four classes. The sampling technique researchers use a Random samplin. Samples were selected namely VIII2 class as an experimental class and class VIII3 as the control class. Testing the hypothesis used t-test at the level of α = 0.05 obtained t = 2.3105 and table = 1,69, because thitung> ttable then the hypothesis is accepted on the level of 95%. It can be concluded that the students' understanding of mathematical concepts by using model Contextual Teaching and Learning (CTL) is better than the conventional learning models eighth grade students of SMP Negeri 2 X Koto in the academic year 2014/2015. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika yang dilaksanakan masih berpusat pada guru, sehingga menyebabkan pemahaman konsep matematika siswa rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika dengan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan Randomized Control Group Only Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 X Koto yang terdiri dari empat kelas. Teknik pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah Random Samplin. Sampel yang terpilih yaitu kelas VIII2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII3 sebagai kelas kontrol. Pengujian hipotesis digunakan uji-t pada taraf α = 0,05 diperoleh thitung = 2,3105 dan ttabel = 1,69, karena thitung > ttabel maka hipotesis yang diajukan diterima pada taraf kepercayaan 95%. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional siswa kelas VIII SMP Negeri 2 X Koto Tahun Pelajaran 2014/2015.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIK SISWA Fepryna - yenti
JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol 3, No 1 (2018): JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.885 KB) | DOI: 10.34125/kp.v3i1.240

Abstract

AbstrakProses pembelajaran matematika yang masih berpusat pada guru menyebabkan rendahnya kemampuan koneksi matematik siswa di kelas VIII SMPN 1 Baso. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan koneksi matematik siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih baik dibandingkan kemampuan koneksi matematik siswa menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan Randomized control group only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Baso yang terdiri atas tujuh kelas. Sampel yang diambil dari populasi tersebut diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel yang dipilih yaitu kelas VIII4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII3 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data mengunakan uji t. Hasil perhitungan thitung = 7,18 dan ttabel = 1,679, karena thitung> ttabel disimpulkan bahwa kemampuan koneksi matematik siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) lebih baik dari pada kemampuan koneksi matematik siswa menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Baso Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : Contextual Teaching and Learning (CTL), Kemampuan koneksi matematik
MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF MENGGUNAKAN SOFTWARE AFTER EFFECT CC Fepryna Yenti
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 3 No 2 (2020): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya optimalisasi Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ), khususnya diera pandemic covid 19 yaitu dengan pemberian video pembelajaran. Melalui video diharapkan siswa lebih mudah untuk memahami dan mengulang materi pembelajaran di rumah. Salah satu yang dapat digunakan yaitu media pembelajaran berbasis multimedia interaktif menggunakan software adobe after effect CC yang valid, praktis dalam pembelajaran matematika khususnya di SMP Negeri 2. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D models yang dimodifikasi. Model ini terdiri dari 4 tahap yakni define, design, develop dan dissiminate. Namun pada penelitian ini hanya menggunakan 3 tahapan dari 4-D models, yaitu tahap define, design, dan develop pada tahap define dilakukan analisis kebutuhan, analisis siswa, analisis kurikulum, dan analisis materi terkait permasalahan dalam dalam pembelajaran matematika. Pada tahap design dilakukan perancangan dan penyusunan materi aritmatika sosial pada media berdasarkan hasil analisis kebutuhan. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran matematika berbasis multimedia interaktif menggunakan software adobe after effect CC yang dikembangkan valid dengan nilai rata-rata hasil validasi yaitu 74%. Nilai praktikalitas modul yang diperoleh dari angket respon siswa berada pada kategori praktis yaitu 72%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran matematika berbasis multimedia interaktif menggunakan softwareadobe after effect CC yang dihasilkan sudah valid dan praktis
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Tiara Fikriani; fepryna Yenti; Lisa Putri Susanti
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 2 No 2 (2019): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang belajar menggunakan model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvesional pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 IV Koto tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan populasinya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 IV Koto. Teknik pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling. Sampel yang terambil adalah kelas VIII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Uji statistik untuk pemahaman konsep matematika siswa menggunakan uji-t diperoleh thitung > t(0.95,51) yaitu 3,783> 1,674 artinya H0 ditolak. Jadi, disimpulkan bahwa “Pemahaman konsep matematika siswa yang belajar menggunakan model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvesional pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 IV Koto.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAPA HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DIMASA PANDEMI COVID-19 Fepryna Yenti
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 4 No 2 (2021): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya hasil belajar matematika siswa MTsN 2 Payakumbuh pada penerapan pembelajaran daring masa pandemi COVID-19 salah satu penyebabnya adalah belum adanya media audio visual yang diberikan guru dalam pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual (Video) terhadap hasil belajar matematika siswa. Ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan disain the design Randomized Control Group Only Design. Populasi adalah seluruh siswa kelas VII tahun Pelajaran 2021-2022 MTsN 2 Payakumbuh. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Ada dua sampel yaitu Sampel yang digunakan yaitu kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-3 sebagai kelas control. Uji hipotesis menggunakan uji t, dengan hasil thitung = 2,04 dan ttabel = 1,67, karena thitung > ttabel maka dapat diartikan yang berarti bahwa terdapat pengaruh penggunaan media audio visual(video) terhadap hasil belajar siswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN APTITUDE TREATMENT INTERACTION (ATI) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Fepryna Yenti
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 3 No 1 (2020): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematika siswa SMP Negeri 2 Payakumbuh dapat dilihat dari proses pembelajaran yang berlangsung, siswa belum sepenuhnya terlibat secara aktif. Untuk itu diperlukan upaya agar dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Salah satunya adalah dengan menerapkan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) lebih baik daripada menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan populasi dalam penelitan ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh yang terdaftar pada semester I tahun pelajaran 2019/2020. Sampel yang terambil adalah kelas VII5 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa adalah 31 orang dan kelas VII3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa adalah 33 orang. Berdasarkan uji-t diperoleh bahwa pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) lebih baik daripada model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh
APPLICATION OF GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL ON MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS N 1 BASO Melia Roza; Fepryna Yenti; Majidah Khairani
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 5 No 2 (2022): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to determine whether students' mathematical problem-solving skills using the guided inquiry learning model are better than students with conventional learning in seventh grade students at SMPN 1 Baso. This type of research is a quasi-experimental with a randomized control group only design. The research population was seventh grade students at SMPN 1 Baso which were divided into seven classes with 138 students. The sample in this study were 20 students in class VII1 as an experimental class and 20 students in class VII2 as a control class taken through simple random sampling. The research instrument was the final test in the form of essay questions related to mathematical problem solving abilities. The results of the final test will be used to test the hypothesis with the t-test with a = 0.05 and dk = 36. The analysis shows that the average problem-solving ability score in the experimental class is higher when compared to the control class. Based on the t test, it was found that students' mathematical problem solving abilities with inquiry learning models were better than students with conventional learning models.
APPLICATION OF THE COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TO THE UNDERSTANDING OF STUDENTS' MATHEMATICAL CONCEPTS Fepryna Yenti; Melia Roza; Sefrinal .
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 6 No 1 (2023): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Understanding mathematical concepts is one of the objectives of learning mathematics so that this ability is expected to develop and improve. However, it was obtained that the understanding of mathematical concepts of grade X MIPA students was still low. The Student Facilitator And Explaining teaching model is expected to facilitate students in increasing their understanding of mathematical concepts. The purpose of this study was to find out whether the understanding of mathematical concepts of students who learn with the Student Facilitator And Explaining learning model is better than the understanding of mathematical concepts of students who learn using conventional learning. The experimental research design used was Randomized Control Group Only Design. Sampling is done by Simple Random Sampling technique. The test conducted in this study is the t test, with the final conclusion obtained that the understanding of students' mathematical concepts using the Student Facilitator And Explaining Cooperative Learning Model is better than students' understanding of mathematical concepts using Conventional Learning.