Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Agronomic and metabolite profile of Cymbopogon citratus utilizing the black soldier fly (Hermetia illucens) bioconverted compost Hanifati, Qisthina; Azizah, Annisa Nur Wahida; Firdaus, Muhamad Fajar; Purwanto, Ukhradiya Magharaniq Safira; Iman, Ramadhan Nur; Andrianto, Dimas; Sulistiyani
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 52 No. 3 (2024): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v52i3.57086

Abstract

The black soldier fly (BSF) maggot, a bioconversion agent for organic waste, can generate stable materials like compost. Lemongrass (Cymbopogon citratus), recognized for its numerous health benefits, is the subject of this research. The primary objective of this study was to assess the impact of applying BSF maggot bioconversion compost on the bioactive compound profile in the ethanol extract of lemongrass plants. Lemongrass cultivation was conducted in Sindangjaya Village, Cipanas, West Java, Indonesia, employing a randomized complete block design with a single factor. The single factor was the type of fertilizer, namely: control (P1), organic manure fertilizer (P2), and maggot fertilizer (P3). The introduction of BSF maggot bioconversion compost to the growth medium significantly affected the plant height (at 4, 6, 8, 10, and 12 weeks after planting) and wet weight (including stems, leaves, roots, and shoots). Ethanol extraction and identification with LCMS/MS (Liquid Chromatography–Mass Spectrometry/Mass Spectrometry) instruments revealed 48 compounds. Each treatment group (P1, P2, and P3) contained 37, 30, and 35 compounds, respectively. These compounds consisted of various groups, including amino acids, terpenoids, alkaloids, quinolines, carbohydrates, methoxyphenol, benzodioxole, diphenylmethane, and steroids. Keywords: bioactive; BSF frass; extraction; lemongrass
Penerapan Sistem Budikdamber di Pekarangan Rumah Masyarakat Desa Jayagiri untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga Hasanah, Neneng; Hidayatulloh, Tegar Subagja; Hadid, Muammar Maulana; Gunawan, I'lma Fadillah Nur Anisa; Lestriana, Dias; Susanto, Astiani; Rahmat, Muhammad Alifka; Fadhilah, Reni; Adilah, Nida; Hanifati, Qisthina; Triandi, Fransiscus Prihandisha
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.4.2.60-68

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan pada beberapa sektor, yaitu sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi. Meskipun demikian, kebutuhan harian masyarakat harus tetap terpenuhi dan terorganisir dengan baik. Melalui pemanfaatan lahan terbatas, pekarangan rumah merupakan salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan tambahan masyarakat. Namun, berdasarkan hasil kajian Badan Litbang Pertanian, pemanfaatan lahan tersebut belum mencapai sasaran yang diharapkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan alternatif solusi berupa pembuatan budikdamber, yaitu budidaya ikan dalam ember dengan pengembangan teknik atau metode akuaponik (polikultur ikan dan sayuran), yaitu ikan dan tanaman dapat tumbuh dalam satu wadah guna peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode penerapan inovasi dilakukan dengan cara memberikan edukasi kepada petani mandiri yang berada di wilayah RT 04 RW 08, Desa Jayagiri, melalui beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya adalah tahapan persiapan, sosialisasi, kegiatan praktik langsung dengan tahapan berupa pre-treatment air, pembuatan budikdamber, pendampingan, dan evaluasi hasil. Hasil penerapan budikdamber yang dilakukan oleh enam keluarga di RT 04, Desa Jayagiri, menunjukkan bahwa kangkung yang ditanam berhasil tumbuh dan sebagian besar lele yang dirawat berhasil hidup. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa pembuatan budikdamber ini sangat bermanfaat untuk ketahanan pangan keluarga berkelanjutan serta sistem ini tidak membutuhkan modal yang cukup besar.