Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia dalam Surat Resmi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Politeknik Negeri Jember Dian Utami, Lely; Milawaty; Kuara, Riski
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1948

Abstract

The aim of this research is to analyze errors in the use of Indonesian spelling in official documents issued by student organizations (Ormawa) at Politeknik Negeri Jember. This research was conducted by considering that in writing official organizational letters, errors are often encountered especially in using correct Indonesian spelling, including in official letters written by the student organizations at Politeknik Negeri Jember. These organizations include UKM (Student Activity Unit), HMJ (Department Student Association), MPM (Student Consultative Council), BEM (Student Executive Body), and IMP (Study Program Student Association). The research methods used were literature study and documentation by collecting 16 official letters from 16 student organizations at Politeknik Negeri Jember. Data analysis was carried out by using descriptive-qualitative method, guided by the 2022 Enhanced Spelling (EYD) Edition V. The results of the analysis showed that there were errors in the use of Indonesian spelling in the official letter issued by the student organizations at Politeknik Negeri Jember. These errors include: 1) errors in the use of letters, including the use of italics, capital letters and bold letters; 2) errors in the use of words, including errors in writing abbreviations and derivative words; and 3) errors in the use of punctuation, including errors in the use of apostrophes ('), colons (:), commas (,), and hyphens (-). It is hoped that this research can serve as a guide and joint evaluation in writing official organizational letters, as well as providing benefits for campus organizations in particular and the public in general.
Pengembangan Rintisan Desa Wisata Berbasis Sejarah di Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember Dzulkifli, Muhammad; Hikmatul Kamiliyah NH, Uystka; Milawaty; Dian Utami, Lely; Zuhro, Cholimatus; Novran Alexander , Rheza
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6757

Abstract

Desa Seputih merupakan salah satu desa di Kabupaten Jember yang tercatat memiliki potensi dalam bidang sejarah dan memiliki bentang alam pedesaan yang khas, namun potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sebagai daya tarik wisata. Saat ini, Desa Seputih memiliki potensi peninggalan sejarah berupa Sarkofagus, kekayaan alam berupa dua air terjun dan DAM untuk pengairan sawah ditambah dengan potensi penunjang wisata berupa keberagaman industri UMKM berupa industri kerajinan rotan, kerajinan akar pohon jati dan industri tembakau, kopi, kacang tanah serta keripik singkong. Seluruh potensi yang telah terpetakan tersebut sejatinya dapat dijadikan berbagai paket wisata yang dapat menarik wisatawan. Pengabdian kepada Masyarakat ini mencoba mendampingi warga Desa Seputih untuk dapat mengelola potensi desanya menjadi desa wisata yang memiliki nilai tambah ekonomi. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan observasi awal, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pendampingan berupa sosialisasi Gerakan Sadar Wisata yang fokus pada penerapan Sapta Pesona, selanjutnya yaitu evaluasi kegiatan pengabdian. Sasaran dari kegiatan Gerakan sadar wisata ini adalah kelompok Sadar Wisata, Karang Taruna, Perangkat Desa, Seniman, Budayawan, dan sesepuh atau orang yang memiliki pengaruh di Desa Seputih. Luaran pengabdian ini berupa Paket wisata, program pengembangan desa wisata dan perubahan tingkat sadar wisata yang dibuktikan dengan pre-test dan post-test.