Tommy Andrea Gunawan
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN REBRANDING FAFA SPORT UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS Rico; Tommy Andrea Gunawan; Dinda Okta Dwiyanti Ridwan Gucci
JURNAL RUPA MATRA Vol. 4 No. 1 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Puslitabmas Batam Tourism Polytecnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jdkv.v4i1.754

Abstract

Perkembangan dunia olahraga, khususnya bulutangkis, tidak hanya ditopang oleh prestasi atlet, tetapi juga oleh keberadaan brand yang mampu menghadirkan produk berkualitas dan membangun citra di mata konsumen. Fafa Sport sebagai penyedia perlengkapan bulutangkis di Batam yang berdiri sejak 2022, menghadapi tantangan dalam hal brand awareness. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan kuisioner, ditemukan bahwa sebagian besar masyarakat masih belum mengenal Fafa Sport. Permasalahan ini menunjukkan perlunya strategi rebranding untuk memperkuat identitas visual sebelum pembukaan toko (retail). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan observasi lapangan, serta pengumpulan data melalui wawancara dan kuisioner. Hasil perancangan meliputi pembaruan identitas visual berupa logo, tipografi, warna, supergraphic, yang konsisten pada media promosi digital dan cetak.
PERANCANGAN ULANG IDENTITAS VISUAL BAGI JOKAPOOK UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS Stella Ophelia Yolanda; Tommy Andrea Gunawan; Muhammad Adi Sukma Nalendra; Dany Kurnia Gunawan
JURNAL RUPA MATRA Vol. 4 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Puslitabmas Batam Tourism Polytecnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jdkv.v4i2.859

Abstract

Tren kuliner masa kini tidak hanya ditentukan oleh cita rasa saja, tetapi juga oleh konsep unik yang mampu membedakan sebuah brand di tengah persaingan pasar. Salah satunya adalah tren makanan fusion, yaitu perpaduan unsur dari berbagai budaya yang menghasilkan pengalaman kuliner berbeda. Dalam hal ini, identitas visual memiliki peran krusial untuk memperkuat citra merek, meningkatkan pengenalan, serta menjaga konsistensi komunikasi pada berbagai media. JoKapook merupakan salah satu UMKM kuliner yang menghadirkan konsep fusion Chinese– Nusantara melalui sajian nasi bakar khasnya. Namun, identitas visual sebelumnya terlihat generik dan kurang mampu menonjolkan keunikan konsep tersebut, sehingga brand awareness rendah dan daya pembeda terbatas. Untuk menjawab permasalahan ini, dilakukan perancangan ulang identitas visual yang bertujuan meningkatkan brand awareness sekaligus mempertegas posisi JoKapook sebagai brand kuliner fusion Chinese–Nusantara melalui metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil perancangan mencakup logo, maskot, warna, tipografi, dan Graphic Standard Manual yang memperkuat citra serta meningkatkan daya tarik visual JoKapook.
PERANCANGAN VISUAL BRAND IDENTITY BAKMIE SOEKADJADI: STRATEGI PEMBENTUKAN CITRA BRAND RESTORAN KULINER TIONGHOA PERANAKAN Alfajar Madani; Tommy Andrea Gunawan; Widiya Lestari Harahap
JURNAL RUPA MATRA Vol. 4 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Puslitabmas Batam Tourism Polytecnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jdkv.v4i2.861

Abstract

Perkembangan kuliner Tionghoa Peranakan di Batam memiliki potensi besar dalam industri kreatif, khususnya pada sektor kuliner. Namun, sejumlah usaha menghadapi tantangan branding, seperti Bakmie Soekadjadi yang belum memiliki visual brand identity yang konsisten dan citra halal yang kuat. Penelitian ini bertujuan merancang identitas visual brand yang menegaskan keaslian kuliner Tionghoa Peranakan sekaligus membangun citra halal yang kredibel. Dengan pendekatan branding strategis berbasis teori Desain Komunikasi Visual melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur, penelitian ini menghasilkan elemen identitas visual utama seperti logotype, palet warna, tipografi, serta media implementasi berupa kemasan, merchandise, dan branding digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan visual brand identity yang konsisten memperkuat posisi Bakmie Soekadjadi sebagai kuliner Tionghoa Peranakan halal, meningkatkan daya tarik konsumen muda, serta berkontribusi pada pengembangan strategi branding kuliner di Batam.