Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kondisi Ventilasi dan Kepadatan Hunian Terhadap Kejadian TBC di Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Zalni, Artika; Khairani, Rahayu Tia; Barlian, Eri; Yuniarti, Elsa; Handayuni, Linda; Ridha, Mhd.; Harun, Gustiayu Juita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4796

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi akibat penyakit infeksi. Faktor lingkungan rumah, seperti kondisi ventilasi dan kepadatan hunian, berperan penting dalam penularan TBC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi ventilasi dan kepadatan hunian terhadap kejadian TBC di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan 100 rumah tangga responden yang terdiri atas 50 rumah dengan penderita TBC dan 50 rumah tanpa penderita. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62% rumah penderita TBC memiliki ventilasi tidak memenuhi syarat dan 70% tergolong padat. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara ventilasi dengan kejadian TBC (p = 0,001) dan kepadatan hunian dengan kejadian TBC (p = 0,003). Kesimpulannya, ventilasi yang buruk dan kepadatan hunian yang tinggi meningkatkan risiko penularan TBC.
Kerangka Hukum Lingkungan dalam Pengelolaan dan Perlindungan Pulau-pulau Kecil di Indonesia Khairani, Rahayu Tia; Frinaldi, Aldri; Lanin, Dasman; Rembrandt, Rembrandt; Ridha, Mhd.
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki ribuan pulau kecil yang berperan strategis dalam menjaga keanekaragaman hayati, kedaulatan wilayah, dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Namun, pengelolaan pulau-pulau kecil menghadapi berbagai tantangan, termasuk kerentanan ekosistem, tumpang tindih regulasi, tekanan pembangunan ekonomi, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum lingkungan yang berlaku dalam pengelolaan pulau-pulau kecil di Indonesia, menelaah efektivitas implementasi regulasi, serta merumuskan strategi pengelolaan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research, di mana data diperoleh dari undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri, buku, jurnal, dan literatur ilmiah terkait. Analisis dilakukan secara normatif dan deskriptif, dengan menekankan keterpaduan antara prinsip hukum, kebijakan nasional, praktik internasional, dan partisipasi masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka hukum Indonesia, termasuk UU No. 27 Tahun 2007 dan UU No. 32 Tahun 2009, menyediakan landasan normatif yang kuat untuk perlindungan pulau-pulau kecil, tetapi implementasinya masih menghadapi hambatan seperti kelemahan koordinasi antarinstansi, keterbatasan kapasitas pemerintah daerah, tekanan pembangunan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Strategi pengelolaan yang direkomendasikan mencakup harmonisasi regulasi, pendekatan ekosistem, pemberdayaan masyarakat, serta monitoring dan evaluasi berbasis data ilmiah. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi dan praktik pengelolaan pulau kecil yang adaptif dan partisipatif untuk menjamin keberlanjutan ekologis, sosial, dan ekonomi, serta melindungi fungsi strategis pulau-pulau kecil bagi negara.