Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Pembuatan Microorganisme Local Bagi Warga Desa Brengkol Guna Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia Pada Pertanian Muhammad Hafiz; Surya Aji Wibowo; Wahyu Purbaningsih; Sriyono Sriyono
Surya Abdimas Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v2i2.557

Abstract

Mayoritas pertanian saat ini menggunakan pupuk kimia. Meskipun efektif dalam menyuburkan tanaman, namun dampak jangka panjangnya dapat merusak ekosistem persawahan dan lahan pertanian itu sendiri. Penyubur tanaman memanfaatkan mikro bioorganisme lokal menjadi solusi bagi petani lokal, menuju pertanian ramah lingkungan dan bebas dari pupuk dan obat-obatan kimiawi. Tujuan kegiatan ini adalah (1) Memanfaatkan limbah organik sebagai bahan pembuatan microorganisme local, (2) Menghindari penggunaan pupuk kimia agar hasil tanaman layak dikonsumsi, (3) Menginformasikan pemanfaatn limbah organik sebagai bahan microorganisme local terhadap petani. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Januari 2017, bertempat di aula balai desa Brengkol, kecamatan Pituruh, pukul 08.00 WIB. Metode pelaksanaan yaitu penyuluhan, mengintroduksikan bahan limbah organik dan pembuatan micoorganisme local. Hasil kegiatan pembuatan microorganisme local di desa Brengkol kecamatan Pituruh menunjukan: (1) Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, petani, karang taruna dan tohoh masyarakat, (2) Peserta yang mengikuti kegiatan ini antusias dan sangat termotivasi dengan penyampaian materi dan praktik sehingga dengan penyampaian materi dan praktik pembuatan MOL peserta diharapkan bisa mempraktekan sendiri.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata: Sosialisasi Filterisasi Air Bagi Warga Desa Pujodadi Yulita Dwi Handayani; Mustofa Mustofa; Nova Dwi Pamuji; Sriyono Sriyono
Surya Abdimas Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pujodadi merupakan tempat Kuliah Kerja Nyata kelompok 38 dari Universitas Muhammadiyah Purworejo yang terletak di kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Air adalah salah satu komponen penting dalam kehidupan manusia. Air digunakan dalam berbagai hal dikehidupan manusia, contoh penggunaan air antara lain: pengairan di sawah, masak, minum, mandi, dan lain sebagainya dalam hal ini kami fokuskan dalam ketersediaan air di desa Pujodadi. Air yang berada di desa Pujodadi ini masih kurang optimal untuk dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dilihat dari permasalahan yang dijumpai pada kualitas sumur galian seperti pada desa Pujodadi ini. Hal tersebut dilihat di salah satu desa Pujodadi yang mempunyai air kadang banyak kadang tidak ada sedikitpun. Selain itu, air yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari masih kurang jernih serta berwarna. Air tersebut bukan hanya berwarna tapi bau. Dalam hal ini KKN Kelompok 38 mencoba membantu mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan sosialisasi filterisasi sederhana dari pralon. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memberikan sumbangan pengetahuan dan pemikiran guna mengurangi kadar air yang kurang baik.
Effectiveness of Two-tier Multiple Choice Diagnostic Test for Analyzing Students' Misconceptions in High School Physics Learning Nuning Rohmantika; Eko Setyadi Kurniawan; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/radiasi.v15i2.2280

Abstract

Physics is a subject related to the environment so that it requires students to study nature and apply it in life. However, in learning sometimes students have difficulty understanding physics concepts and cause students to experience misconceptions. Therefore, a two-tier multiple choice diagnostic test is needed to analyze students' misconceptions. This study aims to determine the effectiveness of the two-tier multiple choice diagnostic test to analyze students' misconceptions in terms of content validity, practicality, and effectiveness. The research model is instrument development. The research design used is true experiment research with pretest posttest control. The subject of this research is class X MIPA MA Negeri Purworejo. Data collection in this study used validation sheets, observation sheets, student response questionnaires, and two-tier multiple choice diagnostic tests. The results showed that: 1) content validation for the construct and language aspects obtained from 3 validators got an Aiken V index of 1 for all items included in the high validity category, 2) a practical two-tier multiple choice diagnostic test in terms of sheets. observations with reliable categories and good responses and responses from students, 3) student learning outcomes have increased with an N-gain of 0.5 which is included in the medium category and students' misconceptions are found on the subject of momentum, impulse, and collision by 41.20% which is at medium level. Thus the two-tier multiple choice diagnostic test is declared valid, practical, and effective so that it is feasible to analyze students' misconceptions in learning physics.
Pengembangan bahan ajar berbasis Adobe Flash Player pada materi operasi hitung bilangan bulat kelas VII Muhammad Mufthi Sadewa; Dewi Azizah; Sriyono Sriyono
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.293 KB) | DOI: 10.37729/jpse.v8i1.2072

Abstract

Kesulitan siswa dalam memahami konsep operasi hitung bilangan bulat dan pembelajaran online atau daring sehingga perlu dirancang bahan ajar berbasis adobe flash player. Artikel ini merupakan hasil dari penelitian pengembangan dengan model Borg and Gall yang memodifikasi langkah-langkah menjadi lima langkah, yaitu penelitian dan pengumpulan data, desain produk, validasi produk, uji coba produk, dan penyempurnaan produk hasil uji coba. Tujuan penelitian pengembangan ini untuk melihat adanya kevalidan dan kepraktisan dari bahan ajar berbasis adobe flash player. Kevalidan dari bahan ajar berbasis adobe flash player ditinjau dari beberapa aspek, diantaranya rekayasa perangkat lunak, instructional design (desain pembelajaran), komunikasi visual. Instrumen untuk mengukur kevalidannya menggunakan angket validasi. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar berbasis adobe flash player dinyatakan valid oleh validator dengan nilai 4,11 dan masuk kategori valid. Sedangkan kepraktisan dari bahan ajar ini ditinjau dari aspek senang, menarik, memudahkan dan memotivasi. Kepraktisan bahan ajar diperoleh dari ujicoba terbatas pada siswa kelas VII.B SMP Negeri 2 Wiradesa. Instrumen yang digunakan untuk meninjau kepraktisan bahan ajar menggunakan angket respon siswa. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar berbasis adobe flash player sangat praktis, dengan persentase 85.86%.