Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pola Pembelajaran Dan Kemampuan Berpikir Formal Siswa Terhadap Kreativitas Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Fisika Kelas VIII SMP Negeri Se-Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2011/2012 Andriningsih Andriningsih; Sriyono Sriyono; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola pembelajaran dan kemampuan berpikir formal terhadap kreativitas kognitif siswa pada mata pelajaran IPA fisika SMP Negeri se-Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2011/2012.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2011/2012.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 380 siswa dari jumlah populasi sebanyak 7303 siswa yang tersebar di 43 sekolahan. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa proporsi pola pembelajaran SCL adalah 52,37% dan 47,63% adalah pola pembelajaran TCL, terdapat pengaruh pola pembelajaran terhadap kreativitas kognitif IPA fisika sebesar 9,30%, terdapat pengaruh kemampuan berpikir formal terhdap kreativitas kognitif IPA fisika sebesar 38,50% dan terdapat pengaruh pola pembelajaran dan kemampuan berpikir formal terhadap kreativitas kognitif IPA fisika secara bersama-sama sebesar 40,60%. Sumbangan efektif terhadap kreativitas kognitif IPA fisika pada pola pembelajaran sebesar 3,42% dan kemampuan berpikir formal sebesar 34,45%. Sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara pola pembelajaran dan kreativitas kognitif IPA fisika, terdapat pengaruh kemampuan berpikir formal terhadap kreativitas kognitif IPA fisika, serta terdapat pengaruh antara pola pembelajaran dan kemampuan berpikir formal terhadap kreativitas kognitif IPA fisika.
Pengembangan Performance Assessment untuk Mengukur Keterampilan Proses dalam Menggunakan Alat Ukur Panjang pada Siswa X-MIA Di SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 Attri Fersanti; Siska Desy Fatmaryanti; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan untuk menghasilkan produk perangkat performance assessment untuk mengukur keterampilan proses siswa dalam menggunakan alat ukur panjang. Pengembangan performance assessment meliputi tahap Define, Design dan Develop. Subjek ujicoba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X-MIA SMA Negeri 5 Purworejo Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dengan metode angket, pengamatan, dan wawancara. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif, sedangkan analisis data menggunakan Precentage Agreement (PA). Berdasarkan hasil validasi performance assessment total jangka sorong dari dosen ahli dan guru untuk aspek materi sebesar 3,05, konstruksi 3,09 dan bahasa 3,09 dengan interpretasi baik. Sedangkan hasil validasi performance assessment total mikrometer sekrup dari dosen ahli dan guru untuk aspek materi sebesar 3,10, konstruksi 3,00 dan bahasa 3,02 dengan interpretasi baik. Hasil penilain dosen ahli dan guru fisika terhadap performance assessment yang dikembangkan menunjukkan bahwa kualitas performance assessment ditinjau dari segi materi, segi konstruksi dan segi bahasa adalah “baik” atau layak digunakan dengan sedikit revisi. Keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan performance asssessment termasuk dalam kategori baik dengan rerata 3,17, hasil respon siswa terhadap performance asssessment diperoleh rerata 3,26 dengan kategori baik. Ketercapaian lembar performance assessment untukmengukur keterampilan proses siswa dalam menggunakan jangka sorong mencapai rerata 3,39 dan mikrometer sekrup mencapai rerata 3,42 dengan kategori baik. Dengan demikian, produk pengembangan performance assessment layak digunakan sebagai perangkat penilaian dan berdasarkan hasil ketercapaian maka performance assessment yang dikembangkan dapat mengukur keterampilan proses dalam menggunakan alat ukur panjang.
Aplikasi Model Performance Assessment Untuk Melihat Ketelitian Dan Kekritisan Siswa Pada Kegiatan Praktikum Sma Negeri 5 Purworejo Kelas X Tahun Pelajaran 2013/2014 Amanah Khusni C.L; Siska Desy Fatmaryanti; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian evaluasi model CIPP untuk menghasilkan perangkat performance assessment (penilaian kinerja) untuk melihat ketelitian dan kekritisan siswa pada kegiatan praktikum fisika. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 5 Purworejo yang berjumlah 20 siswa tahun pelajaran 2013/ 2014. Materi yang di aplikasikan adalah suhu dan kalor. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan kuantitatif, sedangkan analisis data dengan Analisis Deskriptif Persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rerata skor hasil validasi oleh 3 validator sebesar 3,30 dengan kategori “baik” dan dengan sedikit revisi sesuai saran dari validator. Rerata keterlaksanaan praktikum dengan menggunakan teknik analisis data Deskriptif Persentase dari dua observer sebesar 94% dengan kategori “baik”. Ketercapaian hasil performance assessment untuk melihat ketelitian dan kekritisan yaitu sebesar 85% dengan nilai 3,40. Dengan demikian performance assessment untuk melihat ketelitian dan kekritisan siswa kelas X dapat digunakan sebagai alternatif penilaian kinerja pada tingkat SMA.
Persepsi Guru terhadap Kualitas Buku Ajar Cetak Fisika Kelas XI SMA Negeri seKabupaten Purworejo Siti Amiatun Nazilah; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap buku ajar fisika kelas XI SMA Negeri SeKabupaten Purworejo, yang diantaranya buku Yudistira, Erlangga, Essis, Aneka Ilmu, dan Phibeta.Populasi dalam penelitian ini adalah guru Fisika SMA Negeri Se-Kabupaten Purworejo yang berjumlah 19 guru. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling sehingga memperoleh 4 sekolah dari wilayah kota, semikota, dan desa dengan jumlah 7 guru dan teknik sampling purposive untuk memperoleh sampel buku yaitu buku Yudistira, Erlangga, Essis, Aneka Ilmu, dan Phibeta. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas buku Yudistira dalam kategori baik; (2) kualitas buku Erlangga dalam kategori baik; (3) kualitas buku Essis dalam kategori baik; (4) kualitas buku Aneka ilmu dalam kategori baik; (5) kualitas buku Phibeta dalam kategori baik; (6) buku yang paling berkualitas menurut persepsi guru SMA Negeri SeKabupaten Purworejo adalah buku Erlangga sebagai buku yang paling baik.
Bias Gender Ujian Akhir Semester Genap Fisika Kelas X SMA Negeri Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 Nur Triyatno; Sriyono Sriyono; Nur Ngazizah
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan : 1) mengetahui indeks reliabilitas; 2) mengetahui keberadaaan fungsi pengecoh; 3) mengetahui besar kelsalahan pengukuran; 4) mengetahui tipe butir soal yang terkena bias gender dalam ujian akhir semester genap mata pelajaran Fisika kelas X SMA Negeri di Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi berupa lembar jawab siswa pada soal UAS genap kelas X SMA di Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 640 siswa. Pengelolaan data menggunakan metode klasik dan Mantel-Haenzsel. Hasil analisis besarnya indeks reliabilitas perangkat adalah 0,807 dengan fungsi pengecoh yang berfungsi adalah 30 atau 85,71% dan estimasi kesalahan pengukuran menggunakan pendekatan klasik sebesar 2,576. Tipe soal yang terkena bias gender pada butir soal menggunakan Mantel-Haenzsel adalah tipe ingatan pada nomor 33 dan 35, tipe aplikasi pada nomor 3, 4 dan 30, serta tipe aplikasi pada nomor 10, 15, 16, 22, 24, 25, 29 dan 34.
Implementasi Model Conceptual Understanding Procedures (Cups) dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif C2 Siswa Kelas X SMK YPT Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Bayu Siswanto; Sriyono Sriyono; Arif Maftukhin
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 4 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif C2 pada pembelajaran fisika siswa dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, metode tes siklus, dan metode angket. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukan bahwa dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups) pada pembelajaran fisika dapat meningkatkan kemampuan kognitif C2 siswa SMK YPT Purworejo kelas X. Pemahaman konsep fisika siswa pada tahap pra siklus adalah 30,61%, meningkat menjadi 46,97% setelah diberi tindakan pada siklus I, dan meningkat menjadi 61,82% setelah diberi tindakan pada siklus II. Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian ini adalah pembelajaran dengan implementasi model conceptual understanding procedures (cups) dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif C2 siswa dalam pembelajaran fisika.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Fisika dengan Pendekatan Starter Eksperimen Mitra Dewi Rahmawati; Sriyono Sriyono; Ashari Ashari
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna mengetahui hasil analisis keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran fisika dengan pendekatan Starter Eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang diarahkan untuk memperoleh informasi mengenai keterampilan berpikir kritis pada indikator apa saja yang muncul serta melihat seberapa besar keterampIlan berpikir kritis siswa dapat berkembang pada pembelajaran Fisika materi Kalor dan Perpindahannya dengan pendekatan Starter Eksperimen. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 2 Karanganyar kelas VIIA yang berjumlah 32. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan indikator bertanya dan menjawab pertanyaan merupakan indikator tertiggi yaitu 82,98%, indikator ini diperkuat dengan hasil analisis menggunakan angket dengan persentase tertinggi yaitu sebesar 81,64%. Indikator lainnya yaitu indikator mendefinisikan istilah dan mempertimbangkan suatu definisi sebesar 75%, indikator menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi sebesar 74,47%, indikator mempertimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak sebesar 74,16%. Aspek yang jumlah persentase rata-rata paling rendah yaitu pada indikator mengobservasi dan mempertimbangkan hasil observasi sebesar 72,91%. Rata-rata persentase keterampilan berpikir kritis siswa secara keseluruhan dari lember observasi menunjukkan keterampilan berpikir kritis yang dicapai siswa sebesar 75,90% dan persentase keseluruhan dari angket respon keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 76,79%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara umum keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Kalor dan Perpindahannya dengan pendekatan Starter Eksperimen tergolong baik. Terdapat kemunculan-kemunculan kegiatan berarti yang merupakan refleksi dari kegiatan berpikir kritis siswa, baik dari individu maupun kelompok selama pembelajaran dengan pendekatan Starter Eksperimen.
Pengaruh Gender, Gaya Belajar, dan Reinforcement Guru terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri Se- Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2012/2013 Sulistiana Sulistiana; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh gender, gaya belajar, reinforcement guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo tahun pelajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo yang berjumlah 1220 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive random sampling sehingga diperoleh sebanyak 302 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi hasil UKK. Analisis data dilakukan dengan menggunakan ANAVA 2 jalan (Two Way ANOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh gender, gaya belajar, dan reinforcement guru baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa karena nilai probabilitas (P) semua < 0,05.
Pengembangan Modul Panduan Outbound untuk Mengoptimalkan Creativity Domain Science pada Siswa SMA Nurhidayat Nurhidayat; Siska Desy Fatmaryanti; Sriyono Sriyono
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian adalah belum dikembangkannya modul panduan outbound yang dapat mengoptimalkan creativity domain science pada siswa SMA. Penelitian dilakukan guna mengembangkan modul panduan outbound untuk mengoptimalkan creativity domain science pada siswa SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian R & D (Research & Development) menggunakan prosedur penelitian model Borg & Gall. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Mirit dengan subyek penelitian berjumlah 28 siswa kelas X SMA Negeri 1 Mirit Tahun Pelajaran 2012/2013. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian berupa cara pengembangan modul panduan outbound melalui tahap-tahap: menentukan potensi dan masalah, pengumpulan data awal, desain modul, validasi modul, revisi I, ujicoba terbatas, dan revisi II menghasilkan produk akhir. Pada tahap ujicoba terbatas diperoleh hasil: 1) modul panduan outbound dinyatakan layak berdasarkan penilaian validator sebesar 85%, dan penilaian siswa sebesar 86%; 2) modul panduan outbound dapat diimplementasikan dengan cukup baik dalam pembelajaran Fisika berdasarkan penilaian observer sebesar 82%; 3) modul panduan outbound dapat mengoptimalkan creativity domain science siswa sebesar 88%; 4) modul panduan outbound dapat membantu siswa mencapai ketuntasan hasil belajar sebesar 81%. Secara keseluruhan, penelitian pengembangan menghasilkan modul panduan outbound yang dapat mengoptimalkan creativity domain science pada siswa SMA.
Pengaruh Spatial Visualization dan Hobi Siswa terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Nining Isnaeni; Sriyono Sriyono; Nurhidayati Nurhidayati
Radiasi : Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol. 3 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian guna mengungkap tentang, (1) pengaruh spatial visualization terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo, (2) pengaruh hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo, (3) pengaruh hobi siswa terhadap spatial visualization, dan (4) pengaruh spatial visualization dan hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika siswa kelas XI SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo. Sampel penelitian didapat dengan menggunakan teknik cluster random sampling dari populasi 980 siswa kelas XI IPA SMA Negeri se-Kabupaten Purworejo sehingga diperoleh sampel penelitian berjumlah 258 siswa. Instrumen penelitian menggunakan tes dan angket yang selanjutnya dianalisis uji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas, homogenitas, linieritas dan uji independensi dilakukan sebagai uji prasyarat dan selanjutnya data di uji hipotesis dengan menggunakan regresi linier. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara spatial visualization terhadap pemahamanan konsep fisika yang ditunjukkan pada R2 (0,075) dengan korelasi (0,274). Terdapat pengaruh antara hobi siswa terhadap pemahaman konsep fisika ditunjukkan pada R 2 sebesar (0,018) dengan (-0,134). Tidak terdapat pengaruh hobi siswa terhadap spatial visualization. Dan terdapat pengaruh antara spatial visualization dan hobi siswa terhadap pemahamanan konsep fisika yang ditunjukkan pada R 2 (0,095).