Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : alfabeta

Intelegensi Para Tokoh Dalam Novel Sastra Indonesia: Sebuah Pendekatan Atribut Personal (Soft Skill) Rokhyanto; Umi Salamah; Endang Setyowati; Lis Susilawati
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2022): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v5i1.1203

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini, yakni: bagaimanakah relasi tokoh dalam novel sastra Indonesia melalui pendekatan atributpersonal?; Bagaimanakah bentuk intelegensi yang dilakukan para tokoh dalam novel sastra Indonesia berkaitan denganpendekatan soft skill (atribut personal)? Bagaimanakah jabaran apa terwujud dari para tokoh dalam novel sastra Indonesia berkaitan dengan pendekatan soft skill? melalui pendekatan atribut personal?; bagaimanakah jabaran secara rinci konsepilmu tersebut dalam novel sastra Indonesia. Tujuan kajian ini ingin mengkaji secara rinci; relasitokoh dalam novel sastra Indonesia melalui pendekatan atribut personal; ingin mengetahui secara detail permasalahan yang ada, dan ingin mengetahui jabaran secara rinci. Manfaat dari hasil kajian ini sebagai bahan bacaan atau tambahan pengetahuandalam menelaah dan memahami karya sastra. Metode dalam kajian ini menggunakan kualitatif, data penelitian berupa kata- kata, frase, kalimat, di dialog para tokoh dalam cerita novel sastra Indonesia dan sumber data yakni teks dalam novel berjumlahdelapan buku. Teknik ini digunakan dalam prosedur pengumpulan data yang dilakukan untuk memperoleh data. Hasil kajian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai landasan tambahan konsep rujukan bagi peneliti yang tertarik untuk lebih mendalami tentang sastra terutama disiplin ilmu psikologi. Tulisan ini menghasilkan sosok tokoh yang peduli kepada kaum miskin, seorang Kiai yang selalu sabar dan tidak mempunyai raup muka yang sedih, Romo yang pedulian kepada masyarakat miskin, gambaran perempuan yang jahat kepada majikan, perselingkuhan perempuan yang sudah bersuami, sosok ibu yang kurang bertanggung jawab, suami-istri yang berceraiberai karena nafsu angkara-murka, seorang anak yang kurang balas budi, dan seorang ibu yang tidak jujur.
Ketidaklaziman dalam Novel Tarian Dua Wajah Karya S. Prasetyo Utomo: Sebuah Kajian Religiusitas Rokhyanto
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 1 (2019): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v2i1.1238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai spiritualitas dari novel Tarian Dua Wajah karya S. Prasetyo Utomo. Novel ini memuat tentang kisah seorang anak manusia yang dilhirkan, tetapi diasuh oleh pamannya, tetapi istri kakak dari ayahnya sungguh menyiksa, sehingga mulai menginjak dewasa dia mencari guru spiritual agar bisa menjadi orang yang berguna. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yakni teks novel dengan judul Tarian Dua Wajah yang ditulis oleh S. Prasetyo Utomo. Identitas sumber data ialah judul novel Tarian Dua Wajah, pengarang S. Prasetyo Utomo, jumlah halaman 258, penerbit PT Pustaka Alvabet Tangerang Selatan, Cetakan 1 Juni 2016. Setelah semua data terkumpul, maka dianalisis menggunakan analisis data yang terdiri dari (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tokoh dilukiskan sebagai pribadi yang teguh pendirian, agamis, pendiam, dan memegang teguh agamanya Allah.
Makna Kode Semik dan Simbolik (Semiotik Roland Barthes) dalam Novel Aroma Karsa Karya Dee Lestari Rokhyanto
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 2 (2019): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v2i2.1243

Abstract

Permasalahan yang terdapat dalam tulisan ini kemudian dirumuskan sebagai berikut: kode semiotik apa sajakah yang terdapat dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari? dan bagaimanakah makna kode semiotik yang terdapat dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari? Tujuannya ingin mengkaji secara rinci beberapa kode yang terdapat dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari, dan ingin memahami fungsi makna yang terdapat dalam mitos secara rinci dari kejadian dalam novel Aroma Karsa karya Dee Lestari.Sumber tulisan ini yakni: novel Aroma Karsa, sedangkan teknik pengumpulan data check-list dan instrument pemandu penjaringan data yang sudah diberi nama. Adapun analisis data bersifat kualitatif, yang reduksinya mengikuti meringkas novel, memberi tanda, dan pengelompokkan data. Hasil tulisan ini tentang kode gnomik ini berkaitan dengan mitos tentang suatu Desa Dwarapala yang menghuni di Alas Kalingga. Para penghuni masih percaya keturunan Mahesa Guning. Hidup bersandar pada Dewa dan kekuatan ghaib. Anung dan Suma salah satu penduduk Alas Kalingga. Delusi ialah kesalahpahaman terhadap suatu hal berupa keyakinan yang dipegang secara kuat namun tidak akurat yang terus ada walaupun bukti menunjukkan hal tersebut tidak memiliki dasar dalam realitas. Sejak kecil Suma sudah mengalami masalah dengan daya penciuman, makanya ia tidak seperti anak yang lain bebas ke mana-mana. Karena sudah tidak punya pilihan lain. Setelah dibuat data secara sederhana di bagi menjadi tiga bagian. Kernel 1: 1, 2 mengandung cerita yang normal, Kernel 2: 51, 52, 53, 54 mengalami sorot balik dan Kernel 3: 3—50 dan 55--61 kernel mengalami kenormaan lalu klimaks dan penyelesaian. Pada tahap rangsangan ada pada Kernel 7—42, sedangkan gawatan kernel 43--47: Selanjutnya, tikaian kernel 48 dan Rumitan Kernel 49, 50. Klimaks, terdapat kernel 55, 56, 57, 58, sedangkan Leraian Terdapat pada kernel 59 dan 60. Penyelesaian terdapat pada kernel 61, Saat itu Suma sedang mengadakan pameran parfum Puspa Ananta dan Puspa Kangga ditawarkan kepada masyarakat. Suma sedang mengadakan pameran parfum di Malll Atrium. Suma mendapat perhatian cantik, supel, mempesona, sehingga banyak fotografer mengambil gambar.
Pendekatan Monodisipliner: Sosok Tokoh dalam Pemahaman Novel Sastra Indonesia Rokhyanto; Umi Salamah; Nurwakhid M
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 2 (2021): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v4i2.1322

Abstract

Novel Sastra Indonesia ini berisi berbagai macam peristiwa kejadian, seperti layaknya kejadian manusia sungguhan yang hidup di dunia baik bersifat fiksi belaka maupun realitas. Setiap karya sastra yang baik, selalu mengemban pesan etis dan moral, sehingga sastra yang baik selalu menyuarakan himbauan etis, moral, dan penuh dengan amanah. Permasalahan dalam tulisan ini, yakni: bagaimanakah sosok tokoh dalam novel sastra Indonesia?; apa saja permasalahan yang ada dalam sosok tokoh pada novel sastra Indonesia?; (3) bagaimanakah jabaran secara rinci dari kedua permasalahan dalam novel sastra Indonesia?. Tujuan tulisan ini yakni: ingin mengkaji secara rinci ingin mengkaji secara rinci sosok tokoh dalam novel sastra Indonesia dan ingin mengetahui secara detail permasalahan yang ada dalam sosok tokoh serta ingin mengetahui jabaran secara rinci menurut kedua permasalahan dalam novel sastra Indonesia. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang datanya berupa kata-kata, frase, kalimat, di dialog para tokoh dalam cerita novel sastra Indonesia. Teknik pengumpulan data dalam tulisan ini yakni: analisis teks yang berupa paparan bahasa dalam novel. Hasil tulisan ini menghasilkan tokoh yang peduli kepada kaum miskin, seorang Kiai yang selalu sabar dan tidak mempunyai raup muka yang sedih. Sosok ibu yang kurang bertanggung jawab, suami-istri yang berceraiberai karena nafsu angkara- murka, seorang anak yang kurang balas budi, dan seorang ibu yang tidak jujur.