Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Kesejahteraan Anggota Melalui Implementasi Strategi Manajemen Pendidikan Bisnis di Outlet Ngunut Community (ONC) Tulungagung Muh Ibnu Sholeh; Sevia Umi Wardini; Ulvia Fatkurin Fuad; Fakhruddin Al Farisy; Sutrisno Sutrisno; M. Zaki Maulana
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2023): November : ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v1i6.105

Abstract

This community service program is carried out in the Ngunut area, Tulungagung Regency, with activity partner ONC. The problems faced include economic growth and technological developments emphasizing the need for ONC to remain competitive and sustainable. Tight competition in the local market, the need for updated technological knowledge, and business sustainability challenges are the main focus. Solutions carried out through the latest training provide a solid foundation for their self-development. Strategic collaboration with activity partners and analysis of new business opportunities are the foundation for developing business models that are not only innovative but also sustainable. Technology enablement and implementation of digital marketing strategies were key steps in improving ONC's operational efficiency and increasing their visibility in the tight local market. outreach on business sustainability provides better understanding for ONC members, helping them reduce environmental impacts and increase resource efficiency. As an integral part of this program, monitoring and evaluation are carried out strictly to measure the impact of each step taken. Thus, the community service program not only provides an immediate solution to the challenges ONC faces, but also forms the basis for long-term investment, supporting the growth and sustainability of their business in the future.
Integrating Educational Theories And Islamic Perspectives For Learning Innovation Ulvia Fatkurin Fuad; Ahmed Omar; Vikash
JMPI: Jurnal Manajemen, Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 3 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pondok Pesantren As-salafiyah Asy-syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jmpi.v3i2.513

Abstract

This study investigates the integration of educational theories, pedagogical practices, and Islamic perspectives as a foundation for strengthening learning innovation in contemporary educational institutions. Employing a library research method with a descriptive–analytical approach, the study reviews both classical and modern sources across education and Islamic thought. The results reveal that educational theories, such as constructivism and critical pedagogy, provide conceptual frameworks that emphasize active engagement, collaboration, and critical reflection. Pedagogical practices operationalize these theories through strategies such as project-based learning, inquiry-based instruction, blended learning, and technology integration, thereby fostering creativity, communication, and problem-solving skills. Islamic perspectives further enrich these approaches by embedding ethical and spiritual dimensions into the learning process. Core principles such as amanah (trust), ‘adl (justice), and shura (consultation) guide educational management and classroom interactions, ensuring accountability, fairness, and inclusivity. Additionally, Sufi traditions such as tazkiyah al-nafs (purification of the soul) align with modern concepts of emotional intelligence, encouraging sincerity, empathy, and moral awareness. The synthesis of theories, practices, and Islamic perspectives thus produces models of learning innovation that are both contextually relevant and ethically grounded. This interdisciplinary integration fosters holistic learning environments that cultivate intellectual excellence, moral integrity, and spiritual growth, ensuring education serves as both a transformative and sustainable endeavor.
MANAJEMEN BRAND IMAGE DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Fakhruddin Al Farisy; Ulvia Fatkurin Fuad; Rohmat Hidayatulloh3
AL-MAFAZI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Vol 2 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT STUDY PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brand image management has an important and significant to increase the competitiveness of Islamic educational institutions, where increasingly tight competition requires a strong and positive brand image to attract prospective students, parents, and the general public. Therefore, it is necessary to design an communication strategy and involve all elements of the institution to build and maintaining a solid brand image to competitiveness in the education market. This study uses a qualitative approach with a case study design. Data collection using in-depth interview techniques, observation and documentation. Checking the validity of the findings using the participation of researchers and triangulation. Research information from the institution's stageholders, especially the public relations administrators. The results of this study are: (1) the approach to build brand image is using social approach to the community and an interactive approach to establishing cooperative interactions with other organizations, an approach with community leaders so that they are known and trusted the wider community, (2) the method of build brand image is using direct or face-to-face meetings with the community and utilizing various media to build a positive impression in the community, (3) the technique in build brand image is using to utilizing verbal and visual media, (4) the brand image built by SDI Al Hidayah routine meetings of the institution's leadership by analyzing all programs, analyzing strengths and weaknesses, seeking and formulating consensus solutions to be followed up responsibly.
Pembelajaran Ipa jenis Daun Dengan Pemanfaatan Alam Sekitar di kelas IV MI Sambijajar Nafsi, Filzatun; Tohari, Kamim; Ulvia Fatkurin Fuad
Islamic Elementary School (IES) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlatul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/ies.v3i2.617

Abstract

Pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan oleh guru dan siswa untuk menumbuhkan dan mengembangkan wawasan, kreativitas, serta pola pikir siswa tentang suatu ilmu pengetahuan. Pembelajaran IPA di Madrasah Ibitidaiyah Sambijajar hanya mengacu kepada buku. Pada penelitian ini, penulis ingin mengetahui perbedaan kegiatan pembelajaran di kelas dan kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan alam sekitar khususnya pada materi jenis daun. Metodologi yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran dengan pemanfaatan alam sekitar dalam materi jenis-jenis daun siswa tidak hanya hafal secara teori, tetapi mereka akan mudah mengingat sesuai dengan bentuk, nama dan ciri yang spesifik mereka temukan. Keyword: Pembelajaran, Alam Sekitar
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PEMBIASAAN SHALAT DHUHA PADA PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SEKOLAH DASAR RETNO INTAN KUSWARI; Filzatun Nafsi; Ulvia Fatkurin Fuad
JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 1 No 1 (2023): Desember
Publisher : STAI KH. Muhammad Ali Shodiq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/jipski.v1i1.95

Abstract

Abstrak Pendidikan karakter adalah upaya mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Keberhasilan pendidikan karakter tidak serta merta dilihat dari perspektif ranah kognitif saja melainkan bagaimana keseimbangan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. Pendidikan karakter merupakan salah satu benteng yang dibutuhkan dalam pembenahan moral dalam islam, salah satunya dengan kegiatan sholat Dhuha. Pada masa pandemi covid- 19 ini pembelajaran dilaksanakan secara dinamis menyesuaikan kondisi kesehatan dan keselamatan di masing- masing wilayah. Pembelajaran sholat Dhuha tetap dilakukan meskipun dengan pembelajaran tatap muka terbatas. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi mendalam, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data diproses melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MI Tarbiyatussibyan Tulungagung melaksanakan kegiatan sholat Dhuha dalam upaya penanaman karakter di sekolah. Kegiatan sholat Dhuha tetap dilaksanakan dalam kondisi pandemi covid 19 dengan sistem pembelajaran hybrid, yaitu 50% murid melakukan kegiatan sholat Dhuha di sekolah, dan 50% lainnya melakukan kegiatan sholat Dhuha secara online dengan aplikasi zoom. Kata kunci: Pendidikan Karakter, Sholat Dhuha, dan Pembelajaran Hybrid
PELATIHAN PENINGKATAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP ANAK DI ERA DIGITAL DI MI AL QUR’AN JABALKAT Nafsi, Filzatun; Retno Intan Kuswari; Ulvia Fatkurin Fuad; Muhammad Fathur Ro’uf; Muhammad Saiqul Huda
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v1i1.101

Abstract

Era digital akan selalu beriringan dengan perkembangan teknologi. Semua kalangan masyarakat merasakan akan adanya perkembangan teknologi tersebut. Perkembangan teknologi juga membawa dampak terhadap pola asuh anak khususnya dalam dunia pendidikan. Orang tua harus memiliki kesadaran dalam pola pengasuhan anak dan harus memiliki arah yang tepat agar anak mampu berkomunikasi, berinteraksi dan bersosialisasi serta mampu berkembang dengan optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah service-learning. Metode ini menyediakan sebuah materi, dan disampaikan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Pada penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa orang tua sebaiknya memahami perkembangan teknologi secara baik, memiliki kesadaran dan memperhatikan dampak perkembangan teknologi terhadap anak. Sehingga pola asuh yang diterapkan mempunyai kebijakan tanpa menghambat potensi dan bakat yang dimiliki oleh anak.
PENDAMPINGAN KEPALA MADRASAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA DISIPLIN SANTRI TPQ DAN MADIN NURUL HIDAYAH SAMBIROBYONG Riyanto, Riyanto; Ulvia Fatkurin Fuad; Reka Umi Latifah; Masithoh Kharisma
EL-KHIDMAH: Jurnal Diseminasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): DESEMBER: EL-KHIDMAH
Publisher : P3M STAI KH. MUHAMMAD ALI SHODIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/el-khidmah.v2i1.284

Abstract

Pendampingan terhadap kepala TPQ atau madrasah diniyah menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama yang diberikan. Melalui pendampingan, diharapkan kepala lembaga dapat mengembangkan kompetensi kepemimpinan, manajemen, dan pedagogik yang lebih baik. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendampingan kepala madrasah dalam membangun budaya disiplin santri di TPQ dan MADIN Nurul Hidayah Sambirobyong. Melalui pendekatan Service Learning (SL). Pengabdian ini mengungkap peran aktif kepala madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendorong terbentuknya karakter disiplin pada santri. Hasil Pengabdian menunjukkan dampak positif dalam membangun budaya disiplin santri. Beberapa temuan yakni pengembangan program pembinaan karakter, peningkatan kesadaran santri akan pentingnya disiplin, adanya perubahan perilaku santri yang lebih disiplin dan tertib dalam melakukan segala kegiatan. Peran kepala madrasah sebagai pemimpin sangat krusial dalam membentuk karakter disiplin santri. Dengan memberikan teladan, motivasi, dan dukungan yang berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendorong santri untuk tumbuh menjadi individu yang disiplin dan bertanggung jawab.