Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

INTEGRASI MAQĀṢID KLASIK DAN KONTEMPORER DALAM PELAYANAN HAJI UNTUK LANSIA, DIFABEL, DAN JEMAAH RISIKO TINGGI: STUDI MAQĀṢID PERSPEKTIF IBN ‘ĀSHŪR DAN JASSER AUDA Didin Chonyta; Mohammad Jainuri
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 3 (2025): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v9i3.2370

Abstract

The phenomenon of increasing numbers of elderly, disabled, and high-risk pilgrims poses new challenges for the organization of the Hajj in Indonesia. This situation requires a more adaptive and responsive fiqh approach to the physical and health limitations of pilgrims, as well as an inclusive Hajj service design. This study aims to explore the integration of classical and contemporary maqāṣid al-syarī‘ah in Hajj services for vulnerable groups, through an analysis of the thoughts of Ibn ‘Āshūr and Jasser Auda. The method used is qualitative with a library research approach, focusing on content analysis of the works of Ibn ‘Āshūr (Maqāṣid al-Syarī‘ah al-Islāmiyyah) and Jasser Auda (Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law), as well as a synthesis of the two. This study found that Ibn ‘Āshūr’s version of maqāṣid emphasizes the importance of protecting human life and dignity (ḥifẓ al-nafs and karāmah), while Auda offers a multidimensional, systemic, and contextual approach to maqāṣid. The integration of the two provides a basis for the development of Hajj policies and services that are convenient, safe, and in accordance with the principles of Sharia. The research results confirm that maqāṣid-based Hajj services are not only legally valid but also part of contemporary ijtihad that emphasizes the values of rahmah, ease (taysīr), and spiritual justice. Thus, maqāṣid al-syarī‘ah can serve as a transformative paradigm in designing Hajj services that are friendly to the elderly, people with disabilities, and high-risk pilgrims.
STRATEGI MANAJEMEN PENINGKATAN CALON JAMA’AH HAJI PELAYANAN PRIMA DI PT. NUR DALAM HARAMAIN MULIA Siti Ardianis Wardatur Rizqiyah; Didin Chonyta
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 02 (2021): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umat islam memiliki rukun iman dan rukun islam. Rukun islam yang kelima yaitu Haji, rukun kelima yang merupakan wajib hukumnya bagi siapapun yang sudah mampu untuk melaksanakannya. Tujuan penelitian mengungkapkan konsep pelayanan prima, rancangan pemberian pelayanan, dan bentuk pelayanan PT. Nur Haramain Mulia terhadap jamaah dalam meningkatkan calon ibadah haji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metode kualitatif yang berbasis primer dengan pendekatan kualitatif. Adapun langkah-langkah penelitian yang ditempuh: penentuan lokasi penelitian, pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, mengumpulakan data-data terdahulu. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa konsep pelayanan prima PT. Nur Haramain Mulia dalam meningkatkan kualitas bimbingan ibadah haji dilihat dari konsep pelayanan prima yang diterapkan PT. Nur Haramain Mulia meliputi Kemampuan (ability), Sikap (attitude), Penampilan (appreance), Perhatian (attention), Tindakan (action), Tanggung jawab (accountability), dan terakhir menerapkan agenda reoni tahunan untuk mempererat tali silaturahim sesama jama’ah haji serta menyediakan pembimbing haji yang profesional dan materi bimbingan ibadah haji.
STRATEGI PELAYANAN BIRO HAJI DAN UMROH DI PT. NUR HARAMAIN Findi Oktaviani; Didin Chonyta
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 02 (2021): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibadah haji ditujukan agar menambah ketaqwaan serta meningkatkan nilai-nilai spiritual pelakunya. Tetapi beberapa perusahaan travel haji dan umrah juga memanfaatkan jumlah peminat ini untuk meningkatkan pelayanan agar tetap bisa bertahan dalam persainganpersaingan yang ketat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan strategi pelayanan yang dilakukan di perusahaan travel haji dan umrah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan data sekunder yang berupa data yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan oleh pihak lain berupa hasil penelitian terdahulu terkait haji dan umrah serta strategi pelayanan dalam biro travel haji dan umrah. Hasil penelitian ini merekomendasikan strategi pelayanan biro haji dan umrah berupa bersikap ramah kepada calon jamaah, tampilan kantor juga harus terlihat rapi, akan tetapi tetap bersahaja, memberikan buku-buku panduan yang dibutuhkan, serta memberikan sosok pembimbing yang bersertifikat, kompeten dan berpengalaman, memasang papan iklan di sebagian tempat, serta memiliki kantor cabang dibeberapa daerah dan hubungan yang baik dengan travel lainnya.
PENGELOLAAN DANA BIMBINGAN JAMAAH HAJI DALAM UPAYA PENINGKATAN KEPUASAN (Studi Kasus di KBIHU Nurul Haramain Kraksaan) Didin Chonyta; Inayatul Mufidah; Mar’etus Shaleha
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 03 (2021): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data observasi yang menunjukkan bahwa dana bimbingan KBIHU Nurul Haramain Kraksaan sangat rendah. Untuk merespon hal tersebut maka peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dana bimbingan jamaah haji serta kaitannya dengan kualitas bimbingan yang diberikan kepada jamaah. Dengan menggunakan penelitian field research (penelitian lapangan) dan case study (studi kasus) diantaranya document and interview. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah hasil penelitian dan dokumen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan wawancara kepada alumni jamaah dan staf KBIHU Nurul Haramain. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara umum pengelolaan dana bimbingan jamaah haji pada KBIHU Nurul Haramain sangat baik dengan memungut biaya yang minim yaitu sebesar Rp1.500.000,00 per jamaah. Bahkan rincian dana manasik bersifat transparan serta kualitas bimbingan yang diberikan sangat baik. Salah satu strategi yang dilakukan KBIHU Nurul Haramain yaitu meminimalisir biaya bimbingan.
METODE BIMBINGAN MANASIK HAJI DI KBIHU NURUL HARAMAIN Didin Chonyta; Taufiqur Rahman; Mu’tasim Billah
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 03 (2021): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan peneliti untuk mengetahui metode bimbingan manasik haji. Penelitian ini dilakukan di KBIHU Nurul Haramain. Data yang melalui studi lapangan dan dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui metode yang digunakan KBIHU Nurul Haramain dalam pelaksanaan bimbingan manasik haji. Dalam penelitian ini berfokus pada metode bimbingan manasik haji KBIHU Nurul Haramain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan KBIHU Nurul Haramain dalam bimbingan manasik haji yaitu: Pertama,metode ceramah. Kedua,Tanya jawab. Ketiga, Praktik manasik. Keempat, Simulasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode yang digunakan oleh KBIHU Nurul Haramain dalam Bimbingan  manasik haji sangatlah bermanfaat dan berguna bagi calon jamaah haji walaupun dalam pelaksanaannya masih dapat kekurangan, tetapi KBHIU Nurul Haramain selalu memberikan yang terbaik untuk para calon jamaah haji, supaya ibadah yang dilaksanakan di tanah suci berjalan dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur. Sesuai dengan Visi dan Misi KBHIU Nurul Haramain, Visi : “Melaksanakan bimbingan haji/umrah yang terpercaya dan profesional.” dan Misi : Menyelenggarakan bimbingan haji, umrah, dan ziarah sejak di tanah air hingga ke tanah suci. Membantu terbentuknya kehidupan bermasyarakat yang adil, sejahtera, dan bermartabat, berdasarkan nilainilai keislaman dan keindonesiaan. Membina silaturrahim antara para jamaah haji dalam upaya melanggengkan kemabruran dalam kehidupan sehari-hari. In accordance with the Vision and Mission of KBHIU Nurul Haramain, Vision: "Implementing trusted and professional Hajj/Umrah guidance."
PENIPUAN DAN PENGGELAPAN BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMROH (STUDY KASUS PT. FIRST TRAVEL) Didin Chonyta; Istiharoten Nasiya
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 01 (2022): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahiu penyebab terjadinya penipuan dan penggelapan dana Biro perjalanan Haji dan Umroh pada PT. First Travel, mengetahui apa alasan Mahkamah agung merampas aset First Travel untuk negara dan mengetahui keputusan dari berita acara pemeriksaan hukum PT. First Travel. Jenis penelitian ini menggunakan Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), Studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. PT. First Travel melakukan penipuan dengan modus menawarkan paket promo haji dan umroh yang sangat murah yaitu 14,3 juta untuk paket reguler dan 54 juta untuk paket VIP. Paket promo haji dan umroh tersebut berhasil menarik banyak calon jamaah. Jumlah calon jamaah yang terdaftar di First Travel mencapai 72.672 orang. Namun sebagian besar calon jamaah tersebut gagal berangkat umrah, dengan total nilai kerugian Rp848,7 miliar. Dalam kasus penipuan umrah oleh First Travel tersebut, jamaah dijanjikan mendapatkan fasilitas umrah sekelas VIP dengan biaya umrah hanya sebesar 14,3 juta.
MANAJEMEN PELAKSANAAN IBADAH HAJI PASCA PEMBATALAN PEMBERANGKATAN JAMA’AH HAJI DI INDONESIA Didin Chonyta; Elisa Kurrotun Nada
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 02 (2022): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembatalan Ibadah haji selalu menjadi perbincangan serius di Indonesia, Corona Virus Disease 2019 (Covid’19) menjadi penyebab pembatalan keberangkatan jamaah haji, sejak awal januari tahun 2020 sampai dengan saat ini, sehingga pelaksanaan ibadah haji harus dibatalkan selama dua tahun berturut, namun keputusan tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji ini adalah keputusan yang paling tepat, karena pemerintah bertanggung jawab terhadap kesehatan, keselamatan, dan keamanan jamaah haji yang terancam akibat Covid’19 ini, selain itu, pembatalan keberangkatan jamaah haji juga sangat berdampak buruk pada panjangnya daftar tunggu calon jamaah haji di indonesia atau sering juga disebut dengan (waiting list). Hal inilah yang menjadi kekecewaan terbesar bagi calon jamaah haji di Indonesia. Problematika ini benar-benar harus diperhatikan oleh pemerintah khususnya menteri agama, dengan demikian pemerintah perlu meminimalisir calon jamaah haji yang berniat menunaikan ibadah haji untuk yang kedua dan kesekian kalinya, dan pemerintah harus memprioritaskan calon jamaah haji yang berniat menunaikan ibadah haji untuk yang pertama kalinya, dengan begitu, daftar tunggu antrean panjang dapt berkurang. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan atau studi pustaka, jenis dan sumber data menggunakan data sekunder, sedangkan, pengumpulan datanya dilakukan dengan menelaah atau mengeksplorasi beberapa jurnal, media, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik). Dengan adanya penelitian ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah terhadap permasalahan jamaah haji, baik tentang pembatalannya atau pelaksanaannya sangatlah penting bagi calon jamaah haji di Indonesia, karena sebagai warga negara, jamaah haji sangatlah bergantung pada keputusan pemerintah.
Srategi Marketing Dalam Meningkatkan Calon Jama'ah Umrah di PT Rabiha Karya Bersama Didin Chonyta; Lutfiatul Hasanah; Elisa Kurrotun Nada; Istiharoten Nasiya
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 4 No. 01 (2024): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah, persaingan di industri ini semakin ketat. Oleh karena itu, perusahaan perlu merancang strategi pemasaran yang efektif untuk memenangkan persaingan dan menarik minat calon jamaah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan kualitatif untuk mengevaluasi kondisi pasar umrah dan menentukan strategi pemasaran yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kepercayaan, kualitas layanan, dan harga memainkan peran penting dalam keputusan calon jamaah untuk memilih penyelenggara umrah. Oleh karena itu, perusahaan perlu fokus pada membangun kepercayaan melalui testimonial, sertifikasi, dan transparansi informasi. Dalam rangka meningkatkan kepercayaan calon jamaah, perusahaan juga perlu meningkatkan transparansi dalam proses pendaftaran, biaya, dan persyaratan lainnya. Komunikasi yang jelas dan terbuka akan membantu menciptakan hubungan baik dengan calon jamaah. Dengan menerapkan strategi pemasaran yang komprehensif dan terukur, PT. Rabiha Karya Bersama diharapkan dapat meningkatkan daya saingnya di pasar umrah dan menarik lebih banyak calon jamaah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam konteks pengembangan strategi pemasaran khususnya dalam industri perjalanan umrah di Indonesia.
KONTRIBUSI EKONOMI PEREMPUAN DALAM KELUARGA: ANALISIS KONTEKSTUAL HADIS SOSIAL Didin Chonyta; Raadliyatush Shalihah
IZZI: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 5 No. 2 (2025): IZZI: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Manajemen Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social and economic changes in the contemporary era have encouraged more and more Muslim women Muslim women to engage in family economic activities, either as the primary breadwinners or as contributors to household income. This study aims to understand women's economic contributions from the perspective of social hadith through a contextual approach. Hadiths related to work, breadwinning, and women's contributions are examined not only based on the strength of their chains of transmission and texts but also analyzed within the social context of their time. The method used is qualitative library research, involving the identification and analysis of relevant hadiths, as well as referencing the views of classical and contemporary scholars. The findings indicate that Islam provides legitimate space for women to contribute economically, provided they uphold ethical values, family responsibilities, and principles of social justice. Social hadiths serve as a crucial foundation for building an inclusive, fair, and contextual understanding of women’s economic roles within contemporary Muslim families.