B, Angelin Marici
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Dalam Pembuatan Presentasi Kepada Guru SMAS Kristen Soleman Makassar Menggunakan Platform Canva A, Andryanto; Bara, Rivanky Valensius; Abigail, Omita; Muchtar, Nur Azizah; Apriliani, Nurlinda; B, Angelin Marici; Syamsu, Suryadi; Nurzaenab, Nurzaenab; Butsiarah, Butsiarah; Ratnawati, Ratnawati; Angriawan, Randy
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Lestari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v1i1.1999

Abstract

Pengabdian masyarakat menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan pendidikan di lingkungan sekolah. Melalui PKM-PM ini bertujuan mengatasi kendala metode pembelajaran tradisional yang dapat menghasilkan kebosanan dan kehilangan minat belajar siswa. Sebagai solusi, kami mengusulkan pemanfaatan teknologi pembelajaran animasi melalui aplikasi Canva dalam pengembangan bahan ajar interaktif, memanfaatkan fasilitas laboratorium sekolah dan memberikan pelatihan serta pendampingan kepada guru-guru. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa, meskipun sebagian besar guru belum memiliki pengalaman dengan Canva, setelah pelatihan, mereka menganggap Canva lebih efisien dalam menciptakan bahan ajar yang menarik dan interaktif, yang pada gilirannya meningkatkan efektivitas pembelajaran dan pemahaman materi yang diajarkan. Dari hasil pre-test, kami mencatat bahwa 84,6% dari guru yang kami ajarkan belum pernah menggunakan Canva, sementara 92,3% dari mereka sudah pernah mendengar tentang platform Canva sebelumnya. Hasil post-test juga mengindikasikan perubahan positif dalam persepsi guru terhadap keefisienan Canva dalam pembuatan bahan ajar interaktif, yang dapat memberikan variasi dalam penyajian informasi dalam bahan ajar.
Pembelajaran Sex Education dengan Berbagai Media Pembelajaran pada Siswa TK Aisyiyah 1 Tidung Angriawan, Randy; B, Angelin Marici; Takaya, Stefany Marici; Ilyas, Salsabila Ayu Qhairunnisa; Kastro, Yohanes Angelo; Nuralisa, St; Nurzaenab, Nurzaenab Angelo; Mashud, Mashud; Awaliah, Neneng; Sabir, Fitriana M; Syamsu, Suryadi
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v2i2.2306

Abstract

The golden age of early childhood is a critical period for establishing a foundation in intellectual and health understanding, including sex education. According to Article 28 Paragraph 1 of Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System, sex education for young children is crucial for advancing the intellectual development of the younger generation. However, observations at Aisyiyah Kindergarten in Makassar City revealed that sex education had never been provided, resulting in a lack of understanding among students. To address this issue, a Community Service activity was conducted at Aisyiyah Kindergarten using robotics-based learning technology, including robot voices, songs, images in PowerPoint format, and teaching books. This program aims to enhance students' knowledge and understanding of sex education through interactive and enjoyable learning methods. Pre-test results showed only 24.4% correct answers from 18 participants, while post-test results after five days of learning showed a significant increase to 88.2% correct answers from 22 participants. These results indicate that the use of robotics technology in education can effectively increase students' learning interest and understanding. This program is expected to serve as a learning model that can be applied in various early childhood education institutions to improve the quality of education and children's understanding in the aspect of sex education