Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sustainable Edible Landscaping Untuk Mitigasi Urban Heat Island. Pilot Project: Pemukiman Kebun Bibit, Kelurahan Hajimena, Lampung Selatan Khotimah, Siti Nurul; Istiyanti, Lita; Alami, Fikri; Martinus; Lisa, Diana; Fadillah, Ihsanuddin; Amelia, Ananda; Ristanti, Dina Endang; Wulandari, Qanita
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.154

Abstract

Urban Heat Island (UHI) is a phenomenon that causes the surface temperature of a city to be higher than the surrounding area due to changes in land cover. To overcome the negative impacts of UHI, especially in the Kebun Bibit Settlement, Hajimena Village, South Lampung, a Community Service program was implemented with the implementation of Sustainable Edible Landscape (SEL). This program consists of two main parts: education about UHI and SEL and implementation of SEL. Education is carried out using interactive media to increase public understanding of UHI and the benefits of SEL in mitigating it. Furthermore, the implementation of SEL involves land preparation, preparation of planting media, sowing seeds, and planting vegetables with the aim of mitigating UHI and increasing food security and the local economy. Evaluation was carried out with pre-tests and post-tests, showing a significant increase in public understanding of UHI and SEL. This activity is expected to improve environmental conditions and improve community welfare.
STRATEGI NORMALISASI SUNGAI BERBASIS AHP-MCDA : INTEGRASI HIDRO-KLIMATOLOGI DAN BIOENGINEERING Istiyanti, Lita; Febrina, Rina
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 22 No. 1 (2026)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.22.1.51-61.2026

Abstract

Banjir yang berulang di Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan perlunya pendekatan pengelolaan sungai yang lebih efektif dan berkelanjutan dibandingkan metode normalisasi konvensional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi normalisasi sungai berbasis integrasi hidro-klimatologi dan bioengineering guna meningkatkan efektivitas pengendalian banjir serta efisiensi anggaran daerah. Pendekatan penelitian menggabungkan systematic literature review dan analisis pengambilan keputusan multi-kriteria berbasis AHP–MCDA untuk menentukan prioritas strategi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingginya risiko banjir dipengaruhi oleh faktor hidro-klimatologi, seperti curah hujan ekstrem, sedimentasi, degradasi lingkungan, dan perubahan tata guna lahan, dengan nilai USG sebesar 3,6. Pembobotan AHP menunjukkan bahwa kriteria efektivitas menjadi faktor dominan dengan bobot 0,35. Hasil evaluasi AHP–MCDA menunjukkan bahwa alternatif integrasi bioengineering dan smart monitoring merupakan strategi paling optimal dengan skor 3,85, dibandingkan bioengineering (3,15) dan normalisasi konvensional (2,15). Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif mampu meningkatkan kapasitas ekologis sungai sekaligus efisiensi pengelolaan berbasis teknologi, sehingga lebih adaptif terhadap dinamika hidro-klimatologi. Oleh karena itu, strategi normalisasi sungai berbasis bioengineering yang didukung smart monitoring direkomendasikan sebagai pendekatan pengendalian banjir yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di Kabupaten Lampung Selatan.