Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Karakterisasi Limbah Cair Greywater pada level Rumah Tangga Berdasarkan Sumber Emisi: Greywater Characterization at Household Scale by Emission Source Siti Nurul Khotimah; Nur Anisa Mardhotillah; Nur Arifaini; Sumiharni
JURNAL SAINTIS Vol. 21 No. 02 (2021)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2021.vol21(02).7876

Abstract

[ID] Limbah cair greywater merupakan limbah cair hasil aktivitas dapur, pencucian pakaian dan kamar mandi. Produksi limbah greywater rumah tangga sekitar 70–75% dari total produksi limbah cair rumah tangga dengan kandungan polutan yang rendah. Terkait dengan tingginya volume produksi limbah cair greywater, limbah greywater berkontribusi sekitar 70-80% dalam pencemaran badan air. Namun demikian, volume produksi limbah greywater yang tinggi ini justru dapat dijadikan sumber alternatif baru air bersih jika dilakukan pengolahan limbah dengan baik dan tepat. Di dalam pengolahan limbah greywater ini dibutuhkan data karakteristik agar pengolahanya menjadi tepat. Permasalahannya ketersediaan data karakteristik greywater sangat minim, karena itulah dilakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi limbah cair greywater berdasarkan sumber emisinya dengan parameter yang dilihat adalah BOD, COD, TSS, DO, temperature, pH dan turbidity dari masing-masing sumber limbah cair greywater dan juga kondisi limbah yang sudah tercampur dari ketiga sumber limbah. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 12 sampel dari suatu rumah tangga. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa limbah dapur merupakan limbah dengan kandungan yang terberat dibandingkan limbah lainnya dari greywater. Kandungan BOD dan COD Dapur menduduki nilai tertinggi dengan nilai 250-1000 mg/L untuk BOD dan 840-3430 mg/L untuk COD. Kandungan BOD dan COD limbah greywater terendah berasal dari limbah kamar mandi dengan kandungan BOD 6-100 mg/L sedangkan kandungan COD 19,4-143 mg/L. Keseluruhan rasio BOD/COD menunjukkan nilai berkisar 0,2-0,5 yang artinya limbah adalah biodegradable. Kadar pH dari keduabelas sampel berkisar dari 4,2-6,5. Kandungan TSS tertinggi berasal dari dapur dengan nilai 202 – 620 mg/L. [EN] Greywater is wastewater generated from kitchen, laundry and bath activities. Its production is about 70–75% of the total household wastewater. Related to the high volume of greywater production, greywater contributes around 70-80% in polluting water bodies. By appropriate treatment, the high volume of greywater production can be used as a new alternative of water source. Unfortunately, the availability of greywater characteristic data is very limited in existence. This study aims to characterize greywater effluent based on its emission source with focus parameters were BOD, COD, TSS, DO, temperature, pH and turbidity from each source of greywater effluent and also the mixed waste conditions from the three waste sources. The study was conducted by taking 12 samples from a household. The results of the study show that kitchen waste is the heaviest pollutant content compared to other waste from greywater. The content of BOD and COD in the kitchen occupies the highest value with a value of 250-1000 mg/L for BOD and 840-3430 mg/L for COD. The lowest BOD and COD content of greywater came from bathroom waste with a BOD content of 6-100 mg/L while the COD content was 19.4-143 mg/L. The overall BOD/COD ratio shows a value ranging from 0.2 to 0.5, which means that the waste is biodegradable. The pH levels of the twelve samples ranged from 4.2-6.5. The highest TSS content comes from the kitchen with a value of 202 – 620 mg/L.
Tantangan Mengembangkan Stasiun Berbasis Transit Oriented Development (TOD) Aleksander Purba; Suharno; Ratna Widyawati; Siti N
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 5 (2022): SINTA
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.087 KB) | DOI: 10.23960/prosidingsinta.v5i.86

Abstract

Ibu kota negara, Jakarta, yang berpenduduk sekitar 10 juta jiwa sedang berupaya mengatasi sejumlah eksternalitas yang disebabkan oleh penggunaan mobil pribadi yang berlebihan. Beberapa di antara solusi yang dilakukan adalah adanya pembangunan dan pengembangan jalur bus khusus, Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit, penggunaan nomor ganjil dan genap di beberapa ruas jalan pada jam sibuk pada pagi dan sore hari, dan berbagai langkah lainnya. Salah satu inisiatif yang dilakukan Pemerintahan provinsi DKI Jakarta adalah Transit Oriented Development (TOD). Temuan dari eksplorasi dan observasi di dekat stasiun transit Harmoni menunjukkan nilai capaian 55 poin, termasuk dalam kategori TOD standar bronze. Penyelidikan lebih lanjut, menggunakan proses hierarki analitis yang melibatkan hingga enam pemangku kepentingan utama, mengungkapkan bahwa variabel transit, berjalan kaki, dan campuran adalah tiga variabel yang memerlukan perhatian paling mendesak.
e-Promotion Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Berbasis Media Sosial Instagram di Bandar Lampung Damayanti Damayanti; Ghia Subagja; Siti Nurul Khotimah
Jurnal Mitrawarga Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Mitrawarga
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v1i2.14

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Bandar Lampung untuk dapat mempromosikan barang/jasa yang dihasilkan melalui media sosial instagram dalam bentuk pelatihan. Indikator evaluasi dalam pelatihan ini meliputi (1) Pemahaman peserta kegiatan mengenai materi pelatihan; (2) Peserta responsif terhadap materi pelatihan yang dijelaskan; (3) Narasumber dapat menjelaskan materi dengan baik; (4) Kemampuan mempraktekan e-promotion berbasis media sosial instagram. Target dari kegiatan ini adalah pelaku UMKM mampu mempromosikan produk/jasanya melalui media sosial Instagram, sehingga pada akhirnya akan dapat meningkatkan penjualan. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Juli 2019, dengan hasil kegiatan bahwa mampu memberikan pemahaman dan dapat memotivasi peserta kegiatan untuk menggunakan media sosial Instagram dalam mempromosikan produk/jasa yang dihasilkan
PENELUSURAN BANJIR PADA DAS WAY KURIPAN KOTA BANDAR LAMPUNG MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK STORM WATER MANAGEMENT MODEL (SWMM) Khotimah, Siti Nurul
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v3n2.89

Abstract

Melalui penelitian ini, dilakukan pengkajian penelusuran banjir di Kota Bandar Lampung, khususnya di salah satu DAS terbesarnya yang dimilikinya, yaitu DAS Way Kuripan. Di dalam penelitian ini dilakukan skenario tata guna lahan dengan kondisi eksisting dan kondisi perubahan tata guna lahan. Perubahan tata guna lahan yang disebut dengan skenario 1 mengalami perubahan tata guna lahan dengan nilai imperviousness berkisaran antar 15% sampai dengan 50% pada sub-sub DAS Way Kuripan, sedangkan pada skenario ke-2, tata guna lahan berubah berkisar antara 40% sampai dengan 60% untuk daerah impervious. Penelusuran banjir dibantu dengan perangkat lunak Storm Water Management Model (SWMM) versi 5.2. dengan mengabaikan penelusuran banjir pada sistem drainasenya, sehingga yang dilihat adalah respon hidrologi berupa debit banjir dari DAS. Pemodelan yang dilakukan memperhitungkan pengaruh hujan rencana dengan kala ulang 2, 5, 10, 25, 50, 100 dan 200 tahun. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa DAS Way Kuripan mengalami peningkatan debit puncak yang signifikan akibat skenario perubahan tata guna lahan tersebut. Skenario 1 menunjukkan peningkatan debit puncak sekitar 67% sedangkan skenario 2 menunjukkan peningkatan sekitar 106%.
Review: The Use of Eco-Enzymes in Greywater Treatment Khotimah, Siti Nurul; Ginting, Simparmin Br; Arifaini, Nur; Mardhotillah, Nur Anisa; Puligadda, Lohit Krishna Pranav
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v6i1.169

Abstract

Water pollution such as in rivers has become a concern due to its impact on health and the decreasing availability of clean water. There is a common assumption that industrial pollution is the main cause of water pollution. However, an interesting fact is that river pollution is largely dominated by contamination from household wastewater (domestic waste) discharged directly into drainage systems and ending up in rivers without prior treatment. Such cases are particularly prevalent in developing countries. Therefore, the challenge is to find solutions to treat domestic wastewater using simpler and cheaper technologies. Current research is focused on treating domestic wastewater especially greywater with eco-enzymes. Eco-enzymes are enzymes produced from the fermentation process of organic materials such as fruit peels or vegetable scraps for a minimum of three months. This paper will review the treatment of greywater using eco-enzymes, including the eco-enzyme production process, its characteristics, greywater characteristics, the methods employed, and the research findings. Finally, the paper will recommend possible avenues for further research related to the treatment of greywater using eco-enzymes
Pembuatan Pompa Air Tanpa Mesin Sebagai Sarana Irigasi Di Dataran Tinggi Pekon Bumi Ratu Hendri, John; Mulyono, Mulyono; Khotimah, Siti Nurul; Purwadi, Ofik Taupik; Bahri, Syaiful; Laila, Aspita; Ambarwati, Yuli
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i6.532

Abstract

Bumi Ratu Village is located on the edge of the Way Sekampung dam, with the position of the dam lower than the village land. This causes the agricultural land and rice fields of Bumi Ratu Village to have difficulty getting water, because the irrigation flow cannot reach a higher position. This problem is an important concern because it greatly affects the planting season and harvest from agriculture. The purpose of this service is to overcome the problem of irrigation of land that has a geographical location above the river level through appropriate technology in the form of a water pump without a machine (hydram pump). The method of this activity consists of several steps, namely 1) Determination of location points that have water sources, 2) Making hydram pump equipment, 3) Socialization, 4) Hydram Pump Trial and 4) Evaluation. This community service activity is expected to be an effective solution in overcoming irrigation problems on their agricultural land. The results of this community service activity show that hydram pumps are an appropriate solution to the irrigation problems that occur in Bumi Ratu Pagelaran Village. Through the use of this hydram pump, farmers and landowners are expected to optimize land irrigation around the highland area so that crop yields can be as expected.
Potential of Fecal Sludge Briquette as Biofuel: A Review Khotimah, Siti Nurul
Journal of Applied Science, Engineering and Technology Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : INSTEP Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47355/jaset.v5i1.75

Abstract

Fecal sludge from fecal wastewater treatment may create problem to environment and human health as Its high production number and its hazardous content. The high volume of fecal sludge production not only reflects the scale of sanitation needs but also signifies a substantial opportunity for renewable energy generation by transforming the fecal sludge to briquettes. This article is a critical review to evaluate the potential of fecal sludge, especially about its characteristics as a raw material, the method to create the briquettes, the briquette composition and finally its performance regarding the fecal sludge composition. Interestingly, even though fecal sludge is hazardous as the high pathogen level such as bacteria, worm and its egg, they will die after drying and carbonizing process. Hence, it will be safe to utilize the fecal sludge briquettes for human need. Comparing the calorific value of fecal sludge briquettes and coal (fossil fuel which has high energy value), the fecal sludge’s energy is about 3 times lower. This mean, if it is expected to achieve the fecal sludge briquettes’ calory equivalent to the coal, the number of fecal sludge briquettes should be multiplied 3 times.
Performance Method of Maximum Daily Rainfall Frequency Analysis Using Correlation Agustriyanto, Dono; Zakaria, Ahmad; Khotimah, Siti Nurul
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v8i1.1277

Abstract

Rainfall in Bandar Lampung has a different distribution value for each station which is calculated to carry out the annual maximum daily rain forecast required in road planning, water building and drainage. Getting rain distribution values requires a method that meets the requirements of Cs, Ck and Cv. But this study reviews methods that have a correlation value close to the value of one. In this study, a validation test was carried out in advance to normalize values> 500 mm which were then calculated through the Normal, Log Normal, Gumbel and Log Pearson III methods. Look at the correlation value of each method with a scatter diagram. Analysis of the calculation of the rain distribution method at the Sukarame rain station (PH-003) Log Normal method has a value of 0.96 which has a correlation coefficient value that is closest to the value of 1 (one) among the other methods in all rain stations. Log Normal method has the best average correlation value that is 0.85 then the Normal method has a mean correlation value of 0.74 followed by Log Pearson III method with an average correlation value of 0.35 and the mean correlation value of the Gumbel method -0.01. The correlation value obtained using the Log Normal method is seen both at Sumberejo, Sukarame and Pahoman stations. However, at the Sumur Putri station the value of the Log Pearson III correlation, with the normal log method, the data correlation value is the best because the data fluctuations are close to the value of 1 compared to other methods. Keywords: Correlation, Rainfall, Normal Method, Log Normal Method, Gumbel Method, Log Pearson III Method.
Daya Lenting Akar Mangrove Rhizophora sp. sebagai Peredam Gelombang (Studi Kasus Pantai Dewi Mandapa, Pesawaran) Khadafi, M Fariq; Herison, Ahmad; Romdania, Yuda; Khotimah, Siti Nurul
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v12i1.4488

Abstract

Hutan mangrove adalah sekelompok pohon atau tumbuhan yang hidup dengan kesamaan adaptasi morfologi dan fisiologi terhadap habitat yang dipengaruhi pasang surut. Gelombang laut menyebabkan abrasi di sekitar pesisir pantai. Daya lenting mangrove memberikan kontribusi besar terhadap peredam gelombang.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui daya lenting akar tunjang mangrove Rhizophora sp. sebagai peredam gelombang.Metode digunakan pada penelitian ini adalah metode Transek-kuadrat oleh Wantasen tahun 2002 untuk menghitung cakupan daerah penelitian. Pengujian dilakukan menggunakan alat Control Universal Testing Machine dan dilakukan uji tarik untuk mendapatkan nilai gaya yang dapat ditahan oleh satu akar mangorve. Hasil pengolahan di peroleh pada ketebalan 10 meter, kelentingan akar tunjang mencapai 2,7380E+03 J/m2 dengan energi gelombang yang bisa ditahan sebesar 2,97726E-01 J/ms. Namun, pada ketebalan 50 meter, kelentingan turun menjadi 2,2041E+03 J/m2 dengan energi teredam sebesar 2,99245E-01 J/ms. Kesimpulannya adalah daya lenting akar tunjang oleh mangrove Rhizophora sp memiliki data lenting yang baik dalam meredam gelombang, daya lenting akar mangorve akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah akar mangrove pada suatu area sehingga energi peredaman meningkat.
Efektivitas Pengolahan Limbah Cair Domestik Dari Dapur Secara Aerob Menggunakan Eco – Enzyme Yusuf, Ananda Emelia; Khotimah, Siti Nurul; Mayasari, Rizka; Djana, Miftahul
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v6n1.164

Abstract

Limbah cair domestik yang berasal dari aktivitas rumah tangga, terutama dari dapur, merupakan sumber pencemaran air yang erat kaitannya dengan permasalahan sanitasi. Salah satu pendekatan ramah lingkungan dalam pengolahannya adalah penggunaan eco-enzyme (EE). Penelitian ini menggunakan EE yang telah dilarutkan dengan aquades menggunkaan perbandingan 1:100 dan diuji pada limbah cair dapur dengan parameter BOD, COD, TSS, Minyak Lemak, dan pH. EE yang digunakan merupakan hasil dari fermentasi dari kulit nanas dan jeruk, dengan rasio air:organik:gula merah 10:3:1. Pengujian dilakukan dengan mencampurkan EE ke dalam limbah cair pada konsentrasi 5%, 10%, dan 15% dari total limbah cair, dan didiamkan selama 10 hari secara aerob, baik dengan aerator maupun tanpa aerator. Hasil penelitian tanpa aerator, penurunan TSS sebesar 7,6% terjadi pada sampel AE2, sedangkan penurunan minyak lemak sebesar 70% tercatat pada sampel AE3, namun BOD dan COD justru meningkat. Sedangkan, hasil penelitian dengan aerator dimana minyak dan lemak juga menurun hingga 60%, namun BOD, COD, dan TSS tidak menunjukkan penurunan yang berarti, bahkan cenderung meningkat, kemungkinan akibat aerasi yang tidak optimal.