Khasanah, Dessiana Fitri Nur
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Biopestisida dari Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Sitirejo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen Chamdani, Muhammad; Rofi'ah, Siti; Zulvalia, Zulvalia; Fikriya, Shofwatul; Latifah, Rifhan; Cahyani, Risma Widya; Apriningsih, Syafina; Ananta, Fahreza Muhammad; Hafizhah, Wardah Radhwa; Khasanah, Dessiana Fitri Nur; Ramanda, Lucky Ray
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 5 (2024): JPMII - Oktober 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.549

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi penurunan produksi tanaman sayur dan luas panen tanaman sayuran. Hal ini terjadi sebagai dampak dari peningkatan jumlah penduduk yang menyebabkan maraknya peristiwa alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman. Peningkatan jumlah penduduk juga berkorelasi positif terhadap keberadaan limbah organik rumah tangga di lingkungan masyarakat. Hal ini menyebabkan setiap daerah berpotensi untuk menyumbang sampah rumah tangga, tidak terkecuali di Desa Sitirejo. Pengolahan sampah organik dan anorganik di Desa Sitirejo, sebagian besar dilakukan dengan cara pembakaran. Apabila cara ini dilakukan secara berkepanjangan, maka akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, dilakukan edukasi mengenai pengolahan limbah organik rumah menjadi produk yang bermanfaat seperti POC dan biopestisida. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kualitatif, yaitu dengan melakukan observasi secara langsung selama pelaksanaan kegiatan edukasi. Edukasi dilakukan dengan melibatkan masyarakat Desa Sitirejo. Kegiatan edukasi dilakukan melalui sosialisasi penjelasan umum terkait POC dan biopestisida, keuntungan kedua produk tersebut, serta cara pembuatan dan pengaplikasiannya. Kegiatan edukasi yang telah dilakukan diketahui membawa dampak positif dan mampu mengubah pola pikir dari peserta. Seluruh pertanyaan yang diajukan dapat dijawab benar oleh audiens.  Para pengurus KWT dan PKK yang awalnya tidak mengerti mengenai POC dan biopestisida menjadi paham.