Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGOLAHAN ANEKA MAKANAN BAHAN BAKU PISANG DAN IKAN DI KELURAHAN TAVANJUKA Mawar Mawar; Emma Sosiawati
Jurnal Abditani Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v1i0.15

Abstract

Pemberdayaan melalui program pendidikan luar sekolah, untuk meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat bekas konflik, merupakan alternatif dengan berbagai jenis program pelajaran dan latihan selaras dengan mata pencaharian sehari-hari mereka dan kondisi lingkungan alam disekitarnya. Mengantisipasi rendahnya taraf hidup keluarga perlu motivasi peran serta perempuan untuk upaya penanggulangan permasalahan pemenuhan kebutuhan hidup keluarga. Ketrampilan yang perlu diajarkan dalam upaya pemberdayaan yaitu ketrampilan aneka makanan bahan baku pisang dan ikan. Masyarakat membutuhkan sentuhan teknologi melalui pendidikan ketrampilan yang berbasis sosial budaya, memiliki penyesuaian dengan potensi sumberdaya alam, sehingga dapat mengangkat status sosial ekonominya. Pelatihan bertempat di kelurahan Tavanjuka Kecamatan Tatanga Kota Palu yang diikuti 15 orang peserta remaja maupun ibu rumah tangga, dilaksanakan selama 5 hari dengan tahapan sebagai berikut: 1). Koordinasi (surat menyurat), 2). Observasi dan koordinasi peserta pelatihan, 3). Persiapan peralatan dan bahan pelatihan, 4). Pelaksanaan pelatihan, pembuatan brownis pisang, pisang pasir, nugget ikan dan pancake fish pada April 2018. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yakni: ceramah, demonstrasi dan diskusi. Simpulan pelaksanaan kegiatan pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar pisang dan ikan pada dasarnya berjalan dengan lancar, para peserta tekun mendengarkan materi yang disampaikan, demontrasi pembuatan olahan makanan peserta sangat antusias melibatkan diri dalam kegiatan tersebut.
ASPEK TEKNIK DAN KELAYAKAN USAHA PENGERINGAN IKAN TERI (Stolephorus sp) DI DESA AMBESIA SELATAN KECAMATAN TOMINI KABUPATEN PARIGI MOUTONG SULAWESI Emma Sosiawati
Jurnal Pengolahan Pangan Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.958 KB) | DOI: 10.31970/pangan.v4i2.28

Abstract

This research aims to find out anchovy drying technique (Stolephorus sp.) and the feasibility of anchovy drying business (Stolephorus sp.) in South Ambesia village of Tomini district of Parigi Moutong regency of Central Sulawesi Province. Data collections in this research were interview technique, observation, and active participation of the writer along with the fish preservation business owner in South Ambesia village of Tomini district. The data were processed by qualitative and quantitative descriptive analysis. The research results show that in technically and economically, the effort to dry anchovy (Stolephorus sp) was feasible to be developed. Economic analysis for the calculation of overall net income of 5 respondents amounting to Rp.188,295,100 per year, if the respondent per fisherman is counted, a yearly net income of Rp. 37,659,020, and converted 12 months (1 year) the value reached Rp. 3,138,251 per month. While the feasibility analysis of the anchovy drying business obtained a Benefit Cost Ratio of 2.10
ANALISIS EKONOMI USAHA BUDIDAYA IKAN BANDENG DI DESA BINONTOAN BARAT KABUPATEN TOLI-TOLI Jefri Jefri; Rosdiana Rosdiana; Ani Khuryatul Abadiyah; Emma Sosiawati
Jurnal TROFISH Vol 1 No 1 (2022): Februari
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/trofish.v1i1.84

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada usaha tambak budidaya ikan bandeng yang ada di Desa Binontoan Barat Kabupaten Toli-Toli. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari - Juni 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kulitatif yang bersifat studi kasus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Analisis ekonomi dilakukan dengan menggunakan rumus pendapatan usaha, Revenue Cost Ratio (R/C), Payback period, dan Rentabilitas (RE). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan ekonomi usaha budidaya ikan bandeng (Chanos-chanos) di Desa Binontoan Barat Kabupaten Toli-Toli. Hasil penelitian usaha pembesaran ikan bandeng di Desa Binontoan Barat menunjukkan produksi usaha budiadaya ikan bandeng yaitu sebesar 1.219 kg per siklus dalam penebaran 5.000 ekor benih dengan harga penjualan sebesar Rp. 15.000 per kilogram, dengan ukuran rata-rata 4 ekor per kilogram. Secara ekonomi, nilai investasi pada usaha pembesaran ikan bandeng sebesar Rp. 23.505.000 dengan total biaya sebesar Rp 8.631.250. Adapun total penerimaan sebesar Rp 18.285.000 dan total pendapatan atau keuntungan sebesar Rp. 9.653.750. Berdasarkan hasil analisis ekonomi usaha budidaya pembesaran ikan bandeng dinyatakan layak untuk dikembangkan dengan melihat hasil analisis R/C Rasio sebesar 2,12 dan analisis Payback Period sebesar 2,43, serta analisis rentabilatas ekonomi sebesar 41,07%.
Analisis Risiko dan Resiliensi Usaha Budidaya Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Sistem Tradisional Berbasis Indeks di Kecamatan Parigi Selatan Emma Sosiawati; Fachri Kurnia Bhakti; Rasul Rasul
Jurnal Sains Agribisnis Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v6i1.2762

Abstract

Budidaya udang vannamei sistem tradisional memiliki peran penting dalam mendukung ekonomi masyarakat pesisir, namun dihadapkan pada berbagai risiko usaha yang dapat mengancam keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko dan resiliensi usaha budidaya udang vannamei sistem tradisional berbasis pendekatan indeks di Kecamatan Parigi Selatan. Penelitian menggunakan metode survei terhadap 33 pembudidaya dengan pengumpulan data melalui kuesioner terstruktur menggunakan skala Likert. Analisis risiko dilakukan menggunakan matriks probability impact, sedangkan variabilitas risiko diukur menggunakan coefficient of variation (CV). Tingkat resiliensi usaha dianalisis menggunakan Livelihood Vulnerability Index (LVI) dan dipetakan menggunakan Multidimensional Scaling (MDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama berada pada aspek produksi dan lingkungan, dengan nilai risiko tertinggi pada penyakit udang sebesar 18,45 dan kualitas air sebesar 16,34. Nilai coefficient of variation sebesar 0,153 menunjukkan bahwa usaha relatif stabil namun tetap menghadapi ketidakpastian. Nilai LVI sebesar 0,50 mengindikasikan bahwa tingkat resiliensi berada pada kategori sedang, dengan kelemahan utama pada dimensi teknis 0,61. Hasil MDS menunjukkan bahwa posisi usaha berada pada kategori moderat menuju rentan, yang menegaskan bahwa faktor teknis menjadi pembatas utama dalam peningkatan resiliensi usaha. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha budidaya masih memiliki kemampuan bertahan, namun kapasitas adaptasi terhadap risiko masih terbatas, sehingga diperlukan penguatan aspek teknis dan kelembagaan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha.