Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA KELAS VIII SMPN 33 MAKASSAR DALAM MENYELESAIKAN MASALAH SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN Haryanti Dahlan; Sitti Rahmah Tahir; Usman Mulbar
JNSTA ADPERTISI JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2021): Juli
Publisher : JNSTA ADPERTISI JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.942 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the errors of the eighth grade students of SMP Negeri 33 Makassar in solving the two-variable linear equation system problem based on the Newman stage. This type of research was a descriptive research with a qualitative approach. The data collection in this research was conducted by using the assignment and interview methods. The research subjects were taken by 4 people from students of class VIII-F, each consisting of 2 students who had the most errors and 2 students who had the least errors. Each research subject was interviewed based on the results of his work on two-variable system of linear equations. Testing the validity of the data by using the time triangulation technique. From the research results, it could be concluded that in the first and second assignments, all subjects had no errors at the reading and comprehension error stages of the questions. There was one subject who got a transformation error, namely the GAG ​​(male) subject and the other subject did not get an error in the part of changing the problem into the correct mathematical model. As many as two subjects got errors in process skills, namely HKR (female) subjects and GAG (male) subjects and other subjects did not get errors in this section. There were two subjects who got errors in the error because the subject was wrong in the process skills, so the subject got an error at the encoding error stage.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PROGRAM LINEAR BERDASARKAN TEORI KASTALON Dahlan, Haryanti; Saharuddin, Saharuddin
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan mata kuliah program linear khususnya pada materi metode simpletks. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya kesalahan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan tiga mahasiswa mata kuliah program linear yang dipilih secara purposive, masing-masing mewakili mahasiswa yang rata-rata nilai tugas tertinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori kastalon yang terdiri dari kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan rata-rata tugas tertinggi dan mahasiswa dengan nilai rata-rata tugas rendah melakukan kesalahan konseptual dan kesalahan teknik. Mahasiswa dengan rata-rata tugas rendah melakukan kesalahan prosedural dan kesalahan teknik. Kesalahan konseptual terjadi pada kasus minnimisasi yang di ubah ke maksimisasi namu tidak memperhatian perkalian dengan -1. Kesalahan Prosedural terjadi akibat tidak menggunakan metode simpleks dalam menyelesaikan soal dan menghentikan perhitungan sebelum mencapai penyelesaian yang optimal. Kesalahan Teknik terjadi akibat salah dalam penggurangan pecahan dan tidak memperhatikan penggunaan tanda negatif paada kasus minimisasi. Adapun penyebab kesalahan yaitu mahasiswa tidak memahami konsep dengan baik, terlalu terburu-buru, dan tidak memperhatikan instruksi soal. Secara keseluruhan kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa adalah kesalahan konseptual. Kesimpulan kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling banyak sehingga penting bagi mahasiswa untuk memahami konsep dengan baik terutama yang berkaitan dengan materi metode simpleks. Selain konseptual, prosedural dan teknik perlu juga diperhatikan dalam hal menyelesaikan soal pada metode simpleks.
Implementasi Papan Prima Sebagai Permainan Edukatif dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Dahlan, Haryanti; Saharuddin, Saharuddin
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v2i3.541

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan siswa dalam pembelajaran matematika agar pembelajaran lebih interaktif dan bermakna dengan mengimplementasikan permainan edukatif. Pengabdian ini dilakukan di SDI Limbo No. 107 Kepulauan Selayar dengan fokus pada siswa kelas 5 pada materi perkalian dan pembagian pecahan. Metode yang digunakan adalah service learning dengan empat tahapan yakni; tahapan observasi, persiapan, tindakan, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi permainan edukatif membuat siswa termotivasi dan terlibat untuk berpartisipasi. Berdasarkan hasil angket motivasi belajar siswa dengan hasil sebelum pembelajaran 38,5 dan sesudah pembelajaran 60,25 yang menunjukkan adanya peningkatan sebelum dan sesudah proses pembelajaran dengan peningkatan sebesar 56%. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan bukan hanya di lingkup sekolah dasar namun, bisa juga dikembangkan ke jenjang SMP dan SMA.
Pelatihan Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Gamifikasi dan Etnomatematika untuk Guru SMK di Pulau Moa MA, Ratnah Kurniati; Lekitoo, John N.; Dahoklory, Andi S.K.; Taihuttu, Sisilia M.; Udighair, Ferderika; Sawo, Novania; Dahlan, Haryanti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/yfyawt55

Abstract

Rendahnya literasi matematika siswa Indonesia, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), seringkali disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang konvensional dan kurang kontekstual. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pedagogis guru-guru SMK Negeri 7 Maluku Barat Daya di Pulau Moa melalui pelatihan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan gamifikasi dan etnomatematika berbasis budaya lokal. Program dilaksanakan dalam lima tahap sistematis: (1) sosialisasi, (2) pelatihan, (3) penerapan teknologi, (4) pendampingan dan evaluasi, dan (5) keberlanjutan program. Pendekatan evaluasi kuantitatif-kualitatif digunakan untuk mengukur tiga aspek utama: perubahan kompetensi guru, transformasi praktik pembelajaran, serta dampak terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Hasilnya menunjukkan capaian yang signifikan. Program berhasil meningkatkan kompetensi guru secara signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata post-test sebesar 32,7%. Pada aspek praktik, 93% guru telah mengadopsi platform gamifikasi dan 85% sesi pembelajaran mengintegrasikan unsur budaya lokal. Dampak pada siswa terlihat dari peningkatan motivasi belajar sebesar 28%. Keberlanjutan program dijamin melalui produk digital yang terus diakses, komunitas belajar guru yang aktif, dan komitmen kelembagaan sekolah. Program ini membuktikan bahwa model pelatihan partisipatif berbasis konteks lokal efektif dalam mentransformasi kompetensi guru dan praktik pembelajaran di daerah 3T. Integrasi gamifikasi dan etnomatematika berhasil menciptakan pembelajaran matematika yang lebih menarik, relevan, dan bermakna. Replikasi model ini di wilayah lain dengan adaptasi konteks budaya setempat sangat disarankan untuk berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan nasional.
DESKRIPSI SELF EFFICACY SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI ADVERSITY QUATIENT TIPE CLIMBER Saharuddin; Dahlan, Haryanti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/3ajgfh26

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan menggambarkan Self-efficacy siswa tipe climber dalam memecahkan masalah matematika. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket Self-efficacy, Angket Adversity Quotient, tes pemecahan masalah matematika, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 2 SMAN 5 Pinrang yang terdiri dari 2 orang siswa Climber. Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis tugas dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-efficacy siswa Climber dalam memecahkan masalah matematika cenderung sangat tinggi, Climber mampu memecahkan masalah matematika berdasarkan 4 indikator pemecahan masalah berdasarkan langkah Polya yaitu 1) memahami masalah, siswa Climber memahami masalah secara terpisah mampu menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal dan dapat memberikan respon secara tulisan ataupun lisan dengan jelas. 2) merencanakan penyelesaian masalah, siswa Climber tidak mudah menyerah dan yakin dengan kemampuannya dalam menyelesaikan masalah secara keseluruhan karena siswa Climber mampu menuliskan serta menjelaskan metode dan ide apa yang digunakan dalam perencanaan penyelesaian masalah pada soal. 3) melaksanakan rencana, siswa Climber mampu menganalisis suatu permasalahan berdasarkan informasi yang telah didapatkan dari soal sehingga dengan informasi tersebut dapat dengan mudah menyelesaikan masalah sesuai rencana secara keseluruhan dengan rasa optimis dan keyakinan yang kuat dalam menyelesaikan soal. 4) peninjauan Kembali, siswa Climber melakukan peninjauan kembali semua hasil dengan cara mengembalikan hasil yang diperoleh ke hal yang diketahui pada masalah dan merasa yakin dengan kebenaran jawaban akhir yang diperoleh disertai pembuktian.
Sosialisasi Jeffreys’s Amazing Statistics Program (JASP): Analisis Statistik Praktis Bagi Mahasiswa Saharuddin, Saharuddin; Dahlan, Haryanti; Kainta, Erwin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/3s50ar68

Abstract

Mahasiswa semester akhir dari berbagai bidang ilmu diwajibkan menyusun tugas akhir (skripsi) yang di dalamnya terdapat data yang harus dianalisis secara statistik. Analisis data merupakan bagian yang harus dilakukan oleh seorang peneliti dalam menyelesaikan proyek penelitiannya. Beberapa masalah yang dihadapi mahasiswa terkait analisis data antara lain terlalu banyak perhitungan, sulit dipahami, terlalu kompleks dengan rumus, serta keterkaitan pengolahan data dengan perangkat lunak yang rumit. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan 2 tahapan besar yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan (sosialisasi dan praktek) secara Online melalui Google Meet. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Pattimura. Tujuan kegiatan ini adalah mahasiswa dapat mengenal, memahami, dan mampu menganalisis data statistik dengan menggunakan JASP. Hasil kegiatan ini menunjukan bahwa mahasiswa mampu  menganalisis data statistik menggunakan JASP dengan rata-rata perolehan skor 4,60 “Setuju”. Rata-Rata hasil keseluruhan survei akhir pelatihan adalah 4,52, yang berada pada kategori "Sangat Setuju". Ini mencerminkan bahwa kegiatan sosialisasi JASP secara umum sangat berhasil dan mencapai tujuan dari kegiatan ini
Systematic Literature Review: Miskonsepsi Pembelajaran Matematika pada Materi Himpunan Dahlan, Haryanti; Saharuddin, Saharuddin
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v5i2.3108

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi miskonsepsi pembelajaran matematika pada materi himpunan dan faktor penyebab miskonsepssi serta strategi meminimalisir miskonsepsi yang terjadi pada siswa ataupun mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian systematic literature review. Langkah pencarian data systematic literature review melalui aplikasi publish or perish 8 di google scholar, semantic scholar, dan scopus. Kriteria inklusi dengan menggunakan kata kunci miskonsepsi pembelajaran matematika pada materi himpunan rentang tahun 2020-2025. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh tiga miskonsepsi yaitu miskonsepsi teoritikal, miskonsepsi klasifikasional, dan miskonsepsi korelasional. Miskonsepsi teoritikal diantaranya miskonsepsi menerjemahkan ataupun menuliskan tanda >, <, ≤, dan ≥. Miskonsepsi dalam membedakan selisih dua himpunan seperti P – Q ≠ Q – P. Miskonsepsi dalam membedakan jenis-jenis bilangan. Miskonsepsi klasifikasional yaitu miskonsepsi dalam membedakan dan menentukan irisan dan gabungan baik dalam bentuk himpunan ataupun diagram venn, miskonsepsi akibat belum memahami himpunan bagian, dan belum memahami komplement. Miskonsepsi korelasional yaitu belum bisa memahami soal delam bentuk cerita. Miskonsepsi yang paling sering terjadi adalah miskonsepsi teoritikal dan miskonsepsi klasifikasional. Faktor penyebab miskonsepsi yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Adapun strategi meminimalisir miskonsepsi dengan menjelaskan konsep yang abstrak secara konkrit dan memotivasi siswa ataupun mahasiswa agar berlatih mengerjakan soal secara konsisten.