Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena perilaku bullying di SMP Muhammadiyah 1 Gondangrejo Karanganyar serta menjelaskan bagaimana pendekatan Psikologi Islam dapat digunakan untuk menanggulangi dan mencegah perilaku tersebut. Bullying yang terjadi di sekolah ini umumnya berbentuk verbal, sosial, dan digital, seperti ejekan, pengucilan, serta gosip negatif, yang sering kali disalahartikan sebagai bentuk keakraban antar siswa. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan agama dan penghayatan nilai-nilai Islam dalam perilaku sosial siswa. Melalui pendekatan Psikologi Islam, perilaku bullying dipahami sebagai akibat dari ketidakseimbangan spiritual dan emosional, yaitu dominasi nafs ammarah serta lemahnya proses tazkiyah al-nafs (penyucian jiwa). Faktor eksternal seperti budaya senioritas, lemahnya pengawasan guru, dan kurangnya pembinaan ruhani turut memperparah kondisi tersebut. Upaya penanggulangan dilakukan melalui penerapan nilai-nilai Psikologi Islam, seperti rahmah (kasih sayang), ‘adl (keadilan), dan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan), yang diintegrasikan dalam kegiatan religius sekolah, program pembinaan karakter, serta bimbingan konseling Islami. Guru berperan sebagai murabbi (pembimbing spiritual) yang menanamkan nilai moral dan empati melalui keteladanan dan pembinaan ruhani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Psikologi Islam efektif dalam menurunkan perilaku agresif dan meningkatkan empati serta kesadaran moral siswa. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai Psikologi Islam dalam sistem pendidikan dapat menjadi solusi holistik untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, berempati, dan berkarakter Islami