Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENGASUHAN POSITIF TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS ANAK USIA DINI Haryati, Haryati; M. Arifin, Asriyani; Nihi, Sriyanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.35694

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara mendalam pengasuhan peran positif terhadap perkembangan psikologis anak usia dini berdasarkan landasan teori. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (penelitian literatur). Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian di database akademik seperti Google Scholar, Semantic Scholar, dan berbagai penelitian yang relevan dalam bentuk artikel, jurnal, serta buku. Teknik analisis data berupa analisis isi digunakan untuk memastikan pemahaman yang komprehensif. Pembacaan literatur secara berulang dan pengecekan antar pustaka dilakukan untuk menjaga ketepatan pembahasan dan mencegah kesalahan informasi dalam analisis data. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengasuhan positif memainkan peran krusial dalam mendukung perkembangan psikologis anak, terutama pada masa-masa awal kehidupan yang merupakan fondasi penting bagi masa depan mereka. Pendekatan pengasuhan yang berlandaskan kasih sayang, dukungan, dan keterlibatan aktif kedua orang tua tidak hanya meningkatkan keterampilan sosial, regulasi emosional, dan kesehatan mental anak, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan rasa percaya diri dan kemandirian. Kajian ini menyoroti pentingnya pemahaman mendalam orang tua terhadap tahapan perkembangan anak guna menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal. Oleh karena itu, mendorong penerapan pengasuhan positif harus menjadi prioritas dalam berbagai upaya pengembangan anak usia dini, baik melalui program pendidikan maupun kebijakan keluarga, untuk mendukung kesejahteraan anak secara menyeluruh. Kata Kunci:
PELATIHAN PENGUATAN KETERAMPILAN KONSELING BAGI GURU PADA JENJANG SEKOLAH DASAR DI KOTA TIDORE KEPULAUAN M. Arifin, Asriyani; Canu, Zainab; Djamaluddin, Mawardi; Hi. Umar, Suryani; Afrianti Yusuf, Nurul; Yusuf, Nurian; Devi Cahyani, Laili; Ulhusna Siboboy, Asma; Vayya Maghfirah, Fatihah; Nuril Hi. Hasan, Salsa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.3617-3626

Abstract

Layanan BK di sekolah dasar sangat penting karena tahap ini merupakan fondasi perkembangan anak, baik secara akademik, sosial, maupun emosional. Pada usia sekolah dasar, anak sedang membentuk keterampilan dasar dalam berinteraksi, mengelola emosi, memahami diri, serta membangun kebiasaan belajar yang sehat. Melalui layanan BK, guru dapat membantu siswa menghadapi berbagai permasalahan seperti kesulitan belajar, konflik dengan teman, rasa percaya diri yang rendah, atau masalah adaptasi dengan lingkungan sekolah.. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam memberikan layanan konseling sederhana sebagai bagian dari tugas pembinaan peserta didik. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini terdiri dari Ceramah Interaktif terkait dengan penjelasan dasar mengenai konsep konseling, tujuan, fungsi, dan prinsip-prinsip konseling di SD, Workshop / Pelatihan Keterampilan melalui Guru dilatih secara langsung untuk mempraktikkan teknik konseling, Pendampingan dan Supervisi Konseling. Hasil yang diperoleh meliputi: Peningkatan Pengetahuan Guru yang terlihat dari hasil posttest menunjukkan bahwa pemahaman guru tentang prinsip, etika, dan teknik konseling meningkat dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, Peningkatan Keterampilan Konseling Dasar yang terlihat dari kemampuan mendengarkan aktif lebih baik, penggunaan pertanyaan terbuka yang lebih tepat, kemampuan memahami perasaan siswa, peningkatan kemampuan membimbing siswa menemukan solusi sederhana. PKM ini berkontribusi secara luas terhadap dunia pendidikan melalui beberapa aspek, yaitu Penguatan Kompetensi Guru yang terlihat dari Hasil posttest menunjukkan bahwa pemahaman guru tentang prinsip, etika, dan teknik konseling meningkat dibandingkan sebelum pelatihan., Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Siswa, Pencegahan Masalah Belajar dan Perilaku, Membangun Budaya Sekolah yang Responsif, dan Penguatan Hubungan Guru–Siswa.