p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Edukasi Lensa Pendas
Aprilia Nuraeni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menumbuhkan Kejujuran Akademik sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar di Abad ke-21 Auliya Aenul Hayati; Aprilia Nuraeni; Afriliani, Fany; Mulandi, Aulia; In'Amillah, Fauziah; Mita, Sela
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3336

Abstract

ABSTRAK Tujuan pelaksanaan penelitiannya ialah mendeskripsikan strategi guru dan kolaborasi sekolah dan orang tua guna menumbuhkan kejujuran akademik sebagai penguatan pendidikan karakter siswa sekolah dasar di abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi pelaksanaan penelitiannya ialah di SDN Cangkol 2 Kota Cirebon dengan melibatkan 20 siswa kelas V dan seorang guru wali kelas sebagai informan utama. Data diperoleh melalui angket dan wawancara mendalam. Temuan studi memperlihatkan bahwasanya mayoritas siswa telah memiliki tingkat kejujuran akademik yang tinggi, terutama dalam mengerjakan tugas secara mandiri dan menghargai hasil kerja sendiri. Namun, masih ditemukan kecenderungan menurun saat menghadapi tekanan ujian. Guru berperan penting dalam menanamkan nilai kejujuran melalui keteladanan, komunikasi terbuka, serta kerja sama dengan orang tua. Pembentukan karakter di lingkungan sekolah dan dukungan keluarga terbukti memperkuat karakter jujur siswa.  Kata Kunci: Kejujuran akademik, pendidikan karakter, sekolah dasar, kolaborasi guru dan orang tua   ABSTRACT This study aims to describe teachers’ strategies and the collaboration between schools and parents in foresting academic honesty as a reinforcement of character education among elementary school students in the 21st century. A descriptive qualitative approach was applied at SDN Cangkol 2, Cirebon City, involving 20 fifth-grade students and one homeroom teacher as key informants. Data were collected through questionnaires and in-depth interviews. The findings revealed that most students demonstrated a high level of academic honesty, particularly in completing tasks independently and appreaciating their own work. However, honesty tends to decline during exam situations. Teacher play a crucial role in cultivating honesty through exemplary behavior, open communication, and cooperation with parents. Character building within the school environment, supported by family involvement, effectively strengthens students’ honest character. Keywords: Academic honesty, character education, elementary school, teacher and parent collaboration
Kebijakan Pemerintah dan Tata Kelola Desa Wisata Cibuntu Kabupaten Kuningan (Studi Desa Wisata Perspektif IPS Terpadu) Aprilia Nuraeni; Vina Fitria Rahmah; Cecillia Asano; Lusi Yani Indah; Iin Wariin Basyari
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah desa dan tata kelola Desa Wisata Cibuntu Kabupaten Kuningan dalam perspektif Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Terpadu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Cibuntu dan pihak pengelola desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa berperan strategis dalam pengelolaan desa wisata melalui kebijakan yang menempatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pengelola utama aset dan usaha pariwisata. Pengelolaan desa wisata melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui Pokdarwis dan kelompok seni lokal dengan pola kerja sama berbasis komunitas. Namun demikian, penelitian ini menemukan kendala berupa rendahnya keterlibatan generasi muda dan koordinasi antarlembaga yang belum terlembaga secara formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tata kelola Desa Wisata Cibuntu mencerminkan praktik pariwisata berbasis masyarakat yang berpotensi menjadi sumber pembelajaran kontekstual IPS Terpadu di Sekolah Dasar.