Hamsiah, Andi
Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bosowa, Jl. Urip Sumoharjo Km 4, Makassar 90231, Indonesia.

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PROFIL ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUKU TEMATIK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS III UPT SPF SD INPRES GALANGAN KAPAL II MAKASSAR Alvrida Sambokayyang; A. Hamsiah; Susalti Nur Arsyad
EMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 8 No. 1 (2023): Embrio Pendidikan: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Lembaga Jurnal FKIP Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/embrio.v8i1.437

Abstract

ABSTRAK Alvrida Sambokayyang. 2022. Skripsi. Analisis Nilai Pendidikan Karakter Dalam Buku Tematik Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas III UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II Kota Makassar, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Dibimbing oleh A Hamsiah, dan Susalti Nur Arsyad. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan jenis-jenis nilai karakter yang terdapat dalam buku tematik pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal II. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai yang terkandung dalam buku tematik pembelajaran bahasa Indonesia kelas III terdapat beberapa nilai karakter yaitu, semangat kebangsaan, tanggung jawab, kreatif, toleransi, bekerja keras tetapi yang diterapkan disekolah yaitu, religius, jujur, disiplin, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial.
Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pelajaran IPS Siswa Kls V UPT SPF SDN Ujung Tanah 1 Kota Makassar Lindahsari Lindahsari; Andi Hamsiah; A. Agusniati Agusniati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas V di UPT SPF SDN Ujung Tanah 1 Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi, seperti pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan eksplorasi berbasis minat, secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis, termasuk kemampuan analisis masalah, sintesis perspektif, pengambilan keputusan, serta penyusunan argumentasi berbasis data. Penelitian ini juga menemukan tantangan implementasi, seperti keterbatasan waktu, pengelolaan kelas heterogen, dan sumber daya pembelajaran yang terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menerapkan berbagai kebijakan pendukung, seperti forum diskusi guru, pelatihan berkelanjutan, dan penyediaan teknologi pembelajaran. Kontribusi utama dari penelitian ini adalah pengembangan model Pembelajaran Berdiferensiasi Terintegrasi Digital (PBDT) dan sistem penilaian multi-dimensi berbasis portofolio digital. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya pendekatan holistik, kolaboratif, dan adaptif dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis melalui pembelajaran berdiferensiasi. This study aims to analyze the implementation of differentiated instruction in developing critical thinking skills in fifth-grade social studies at UPT SPF SDN Ujung Tanah 1, Makassar City. The research employed a qualitative case study design, utilizing in-depth interviews, participatory observations, and documentation. The findings revealed that differentiated teaching strategies—such as project-based learning, group discussions, and interest-based exploration—significantly enhanced students’ critical thinking capabilities, including problem analysis, perspective synthesis, decision-making, and data-based argumentation. The study also identified several challenges in implementation, including limited planning time, difficulties in managing heterogeneous classrooms, and constrained learning resources. To address these issues, the school implemented supportive policies such as teacher discussion forums, continuous professional development, and access to learning technologies. A major contribution of this research is the development of the Digitally Integrated Differentiated Learning (PBDT) model and a multidimensional digital portfolio-based assessment system. The implications underscore the necessity of a holistic, collaborative, and adaptive approach to fostering critical thinking skills through differentiated instruction.
Analisis Penggunaan Media Aplikasi Canva Dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres Tangkala I Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Ni Wayan Sutarmin Sutarmin; Muhammad Bakri; Andi Hamsiah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media Aplikasi Canva dalam pembelajaran keterampilan menulis siswa serta menganalisis factor-faktor yang mempengaruhi penerapan penggunaan media Aplikasi Canva dalam pembelajaran keterampilan menulis Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres Tangkala I Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan secara rinci terkait proses pembelajaran yang berlangsung serta untuk mengetahui dampak penggunaan Aplikasi Canva terhadap keterampilan menulis siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Observasi dilakukan dengan mengamati proses pembelajaran secara langsung di kelas, wawancara dilakukan untuk mengetahui sudut pandang guru dan siswa terkait proses pembelajaran yang berlangsung dengan menggunakan media Aplikasi Canva. Sedangkan untuk dokumentasi berupa foto-foto dan video selama kegiatan pembelajaran berlangsung untuk memperkuat hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Aplikasi Canva dalam proses pembelajaran mempunyai pengaruh positif terhadap kemampuan menulis siswa. Dengan menggunakan aplikasi ini siswa menjadi lebih antusias dan kreatifitas siswa menjadi lebih terasah. Siswa juga menjadi lebih semangat dan termotivasi untuk belajar. Beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan aplikasi canva ini adalah secara internal yaitu kemampuan teknologi guru dan siswa, kreatifitas siswa serta kurikulum yang diterapkan. Adapun faktor eksternalnya yaitu infrastruktur teknologi, koneksi internet dan dukungan sekolah. The study aims to analyze the use of the canva application of media in student writing skills and to analyze fact-factors that influence the application of the canva application of media in the study of the canva class's writing skills the v upt SPF primary inpres tangkala I biringaya city of makassar. The study USES a descriptive qualitative approach with a purpose to describe in detail the learning process that takes place and to know the effect that the use of the canva application on the writing skills of class v students is done through observation, documentation and interviews. Observation was made by observing the learning process directly in class, interviews were made to get the perspective of teachers and students regarding the learning process that took place using the canva media application. As for a documentary of photographs and videos during the learning activity to strengthen the results of the observations and interviews that have been done. Studies indicate that the use of the canva application of media in the learning process has a positive effect on students' writing ability. Using this application students become more enthusiastic and creative students become more refined. Students also become more enthusiastic and motivated to learn. Some of the factors affecting the use of this canva application are internally the ability of teachers and students' technology, student creativity and applied curriculum. As for the external factors, technology infrastructure, Internet connections and school support.
Pemanfaatan Dongeng Tradisional Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas III Di UPT SPF SD Inpres Lae-Lae 1 Kota Makassar Nur Afni Muhiddin Muhiddin; Asdar Asdar; Andi Hamsiah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6141

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas pemanfaatan dongeng tradisional sebagai media inovatif untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman Bahasa Indonesia pada siswa kelas III di UPT SPF SD Inpres Lae-Lae 1 Kota Makassar. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya kemampuan literasi siswa, teridentifikasi melalui data pra-siklus yang menunjukkan 61% peserta didik tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 65. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus (masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi) dengan subjek 23 siswa. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi aktivitas pembelajaran dan tes pemahaman membaca berbasis cerita dongeng tradisional Makassar seperti "La Galigo". Hasil penelitian mengungkapkan peningkatan signifikan: nilai rata-rata tes membaca pemahaman naik dari 60,90 (siklus I) menjadi 80,43 (siklus II), dengan persentase ketuntasan klasikal melonjak dari 39% menjadi 82,60%. Aktivitas siswa juga meningkat dari kategori "baik" (skor rata-rata 2,68) menjadi "sangat baik" (skor rata-rata 3,57), didukung penerapan teknik "Rolling Book" dan scaffolding kosakata kontekstual. Simpulan penelitian membuktikan bahwa dongeng tradisional berfungsi sebagai jembatan budaya yang efektif dalam mengakselerasi literasi, memadukan penguasaan teks dengan apresiasi nilai moral lokal. Implikasinya, integrasi dongeng tradisional ke kurikulum Bahasa Indonesia tingkat dasar direkomendasikan sebagai strategi pedagogis berkelanjutan. This study analyzes the effectiveness of utilizing traditional fairy tales as an innovative medium to enhance Indonesian reading comprehension skills among third-grade students at UPT SPF SD Inpres Lae-Lae 1 Elementary School, Makassar. The research background stems from low student literacy, identified through pre-cycle data showing 61% of participants failed to meet the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 65. The Classroom Action Research (CAR) method, following Kemmis and McTaggart's model, was implemented in two cycles (each comprising planning, action, observation, and reflection) involving 23 students. Data collection instruments included learning activity observation and reading comprehension tests based on Makassar traditional tales such as "La Galigo." Results indicated significant improvements: the average test score rose from 60.90 (cycle I) to 80.43 (cycle II), with classical mastery increasing from 39% to 82.60%. Student activity levels also escalated from "good" (average score 2.68) to "very good" (average score 3.57), supported by the implementation of the "Rolling Book" technique and contextual vocabulary scaffolding. The study concludes that traditional fairy tales serve as effective cultural bridges for accelerating literacy, integrating textual mastery with local moral values. The implication recommends integrating traditional tales into the elementary Indonesian language curriculum as a sustainable pedagogical strategy.
Evaluasi Program Kelompok Kerja Guru (KKG) Terhadap Kreativitas Guru Di Gugus Vi Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Rismayanti Rismayanti; Andi Hamsiah; Andi Hamzah Fansury
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6149

Abstract

Upaya peningkatan profesionalisme dan kreativitas guru menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan mutu pendidikan di tingkat sekolah dasar. Salah satu strategi yang diterapkan adalah melalui program Kelompok Kerja Guru (KKG) yang berfungsi sebagai wadah kolaboratif untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta inovasi pembelajaran. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada efektivitas pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan secara sistematis dan reflektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis evaluasi program Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam meningkatkan kreativitas guru di Gugus VI Kecamatan Tamalanrea. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan utama dan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKG memiliki peran penting dalam mendorong kreativitas guru melalui peningkatan efektivitas perencanaan kegiatan, penyusunan materi pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran, penguatan kolaborasi antar guru, dan peningkatan penerapan materi dalam praktik kelas. Evaluasi yang dilakukan secara sistematis memungkinkan guru untuk merefleksikan dan menilai sejauh mana materi KKG berdampak pada kualitas pembelajaran. Beberapa faktor yang memengaruhi efektivitas evaluasi program meliputi keterlibatan aktif guru dalam evaluasi, kualitas materi evaluatif, kesinambungan program, dukungan dari fasilitator, serta kesesuaian evaluasi dengan kebutuhan profesional guru. Evaluasi berbasis refleksi terbukti mampu meningkatkan motivasi dan inovasi dalam pengembangan metode pembelajaran. Temuan ini memiliki implikasi pada pengembangan profesionalisme guru, perancangan metode evaluasi yang partisipatif dan reflektif, serta strategi manajerial untuk optimalisasi program KKG secara berkelanjutan. Improving teacher professionalism and creativity is a central focus in enhancing the quality of education at the elementary level. One of the strategies employed is the Teacher Working Group (KKG) program, which serves as a collaborative platform for sharing knowledge, experiences, and instructional innovations. However, the success of this program greatly depends on the effectiveness of its implementation and the systematic and reflective evaluations conducted. This study aims to describe and analyze the evaluation of the Teacher Working Group (KKG) program in enhancing teacher creativity in Cluster VI of Tamalanrea District. A qualitative research approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with primary and supporting informants. The findings indicate that the KKG program plays a significant role in fostering teacher creativity, particularly through improved planning effectiveness, training materials aligned with learning needs, strengthened collaboration among teachers, and increased application of materials in classroom practice. Structured evaluations allow teachers to reflect on and assess the extent to which KKG content contributes to the quality of learning. Several factors influence the effectiveness of the program evaluation, including teacher involvement, quality and relevance of evaluation materials, program sustainability, facilitator and peer support, and alignment with professional development needs. Reflection-based evaluation was found to enhance teacher motivation and innovation in developing instructional methods. These findings have implications for teacher professional development, the design of reflective and participatory evaluation methods, and managerial strategies for sustaining and optimizing KKG implementation.
Penerapan Metode 3-N (Niteni, Nirokke, Nambahi) Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Siswa UPT SPF SDN Negeri Garuda Rachmi Chaeruny; Mas’ud Muhammadiah; Andi Hamsiah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6192

Abstract

Pembelajaran menulis puisi pada sekolah dasar seringkali menghadapi tantangan dalam mengembangkan kreativitas dan pemahaman siswa terhadap unsur-unsur puisi (diksi, rima, pengimajian, dll). Pendekatan pembelajaran konvensional yang kurang mengintegrasikan kearifan lokal masih menjadi kendala dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi secara efektif. Metode 3-N (Niteni, Nirokke, Nambahi), yang berakar pada falsafah pendidikan Ki Hadjar Dewantara, menawarkan pendekatan pembelajaran berbasis budaya lokal melalui observasi, imitasi, dan pengembangan ide kreatif. Namun, penerapan metode ini dalam konteks pembelajaran menulis puisi di sekolah dasar masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran 3-N terhadap peningkatan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IV UPT SPF SD Negeri Garuda. Penelitian menggunakan desain eksperimen dengan model One-Group Pretest-Posttest Design, di mana pengukuran keterampilan dilakukan sebelum dan setelah penerapan metode 3-N. Data dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik, jenis Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji signifikansi perbedaan skor pretest dan posttest tanpa mempertimbangkan hasil pengujian asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis puisi siswa setelah penerapan metode 3-N (p<0.01). Semua siswa menunjukkan peningkatan skor yang menandakan efektivitas metode ini dalam membantu siswa memahami struktur puisi, diksi, rima, dan pengimajian. Dengan demikian, metode 3-N dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi khususnya di sekolah dasar. Teaching poetry writing in elementary schools often faces challenges in fostering students’ creativity and understanding of poetic elements (diction, rhyme, imagery, etc). Conventional teaching methods that lack integration of local wisdom hinder the effective enhancement of poetry writing skills. The 3-N method (Niteni, Nirokke, Nambahi), rooted in Ki Hadjar Dewantara’s educational philosophy, offers a culturally based learning approach through observation, imitation, and creative idea development. However, the application of this method in elementary poetry writing instruction remains limited. This study aims to analyze the effect of the 3-N learning method on improving poetry writing skills among fourth-grade students at UPT SPF SD Negeri Garuda. The research employed a One-Group Pretest-Posttest experimental design, measuring students’ skills before and after implementing the 3-N method. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test to assess the significance of differences between pretest and posttest scores without considering the results of classical assumption testing. Results indicate a significant improvement in students’ poetry writing skills following the application of the 3-N method (p<0.01). All students showed increased scores, demonstrating the method’s effectiveness in helping students understand poem structure, diction, rhyme, and imagery. Therefore, the 3-N method can be considered an innovative alternative to enhance poetry writing skills in elementary education.