Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Belanja Pendidikan dan Kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia: Analisis Regresi Nonparametrik Misbahuddin; Andi Rahmat Nizar Hidayat; Tri Cahyo Nugroho; Irfan. B; Mahrani
PENA BANGSA: Bisnis dan Tata Kelola Publik Adaptif Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : PT. Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/pb.v1i2.562

Abstract

This study analyzes the effectiveness of provincial government spending on education and health in relation to the Human Development Index (HDI) in Indonesia using a nonparametric regression approach. Cross-sectional data from 34 provinces for the year 2025, obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and the Ministry of Finance, were utilized. The Nadaraya-Watson kernel regression method was applied to capture the nonlinear relationship between public spending and HDI without imposing a predetermined functional form, while conventional linear regression was used for comparison (R² = 0.43). The results reveal a nonlinear relationship with three distinct phases: rapid initial growth, stable growth, and a plateau indicating diminishing returns. Based on spending effectiveness, provinces were classified as high (6 provinces), medium (18 provinces), and low (10 provinces). Provinces with low performance exhibited high spending but lower-than-predicted HDI, indicating inefficiencies in governance and program implementation. These findings highlight that the success of human development is not solely determined by the size of the budget, but also by the quality of fiscal governance and implementation capacity. The study recommends evidence-based budgeting, strengthening fiscal governance, and targeted capacity-building support for low-performing provinces to enhance the effectiveness of public spending.
PENDAMPINGAN BELAJAR STATISTIKA SANTRI DI PONDOK PESANTREN DDI KANANG Misbahuddin Misbahuddin; Andi Rahmat Nizar Hidayat; Muh Syilfa Nooviar; Tri Cahyo Nugroho; Sutrisman Basir
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8965

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya pemahaman konsep dasar statistika dan motivasi belajar santri di Pondok Pesantren DDI Kanang, Polewali Mandar. Permasalahan ini disebabkan oleh keterbatasan fasilitas pembelajaran, metode pembelajaran yang masih monoton, serta lemahnya penguasaan konsep numerik dasar yang menjadi fondasi dalam memahami materi statistika. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar santri serta memperkuat pemahaman konsep dasar statistika melalui kegiatan pendampingan belajar yang terstruktur dan kontekstual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan belajar yang dilaksanakan melalui tiga tahapan utama yaitu tahap persiapan yang meliputi identifikasi masalah, penyusunan materi, dan microteaching, tahap pelaksanaan berupa pembelajaran interaktif, diskusi kelompok, latihan soal bertahap, serta penerapan ice breaking untuk meningkatkan motivasi belajar, dan tahap evaluasi melalui pemberian tugas terstruktur serta pendampingan lanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar santri yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif selama proses pembelajaran dan ketertarikan mengikuti kegiatan belajar tambahan. Selain itu, pemahaman santri terhadap konsep dasar visualisasi data seperti tabel, diagram, dan histogram juga mengalami peningkatan. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan belajar merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan literasi statistika dan motivasi belajar santri, khususnya pada lingkungan pesantren yang memiliki karakteristik pembelajaran yang khas. Oleh karena itu, program pendampingan belajar direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan serta diintegrasikan dengan proses pembelajaran formal guna meningkatkan kualitas pembelajaran secara lebih optimal.