Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Filsafat Sejarah dan Identitas Lokal: Refleksi Tradisi Ma’lamba Tedong pada Bulan Agustus di Kecamatan Nosu Halim, Muhammad Hamka; Awalia, Rahma; Syukur, Muhammad; Ahmad, M Ridwan Said
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7553

Abstract

Penelitian ini menelaah tradisi Ma’lamba Tedong—ritual pelepasan kerbau setiap bulan Agustus di Kecamatan Nosu—sebagai ekspresi filsafat sejarah dan identitas lokal masyarakat Mamasa. Melalui pendekatan kualitatif berbasis hermeneutika sosial-budaya, tradisi dipahami sebagai teks hidup yang mengandung makna historis, spiritual, dan ekologis. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan pemuka agama, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ma’lamba Tedong merupakan bentuk reenactment kesadaran historis yang menghidupkan kembali ingatan leluhur melalui tindakan komunal yang berulang. Kerbau berfungsi sebagai simbol kosmologis yang menghubungkan manusia, alam, dan dimensi spiritual, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan menjaga keseimbangan ekologis. Modernisasi menghadirkan tantangan berupa komersialisasi simbol budaya dan pergeseran nilai pada generasi muda, sehingga revitalisasi tradisi membutuhkan integrasi pendidikan, dokumentasi budaya, dan kolaborasi komunitas. Studi ini menegaskan bahwa Ma’lamba Tedong bukan sekadar warisan adat, tetapi sumber pengetahuan historis-spiritual yang relevan bagi penguatan identitas lokal dan pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal.
Pengaruh Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosional terhadap Prestasi Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Makassar Awalia, Rahma; Safira, Nur Hikma; Majdina, Richlah Nur; Sahabuddin, Romansyah; Agussalim, Agussalim
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7558

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan sosial dan kecerdasan emosional terhadap prestasi mahasiswa pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto dengan melibatkan 120 mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi dengan nilai t = 3,214 dan p = 0,002, yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan dukungan sosial memberikan kontribusi positif terhadap kenaikan IPK mahasiswa. Kecerdasan emosional juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai t = 4,557 dan p = 0,000, menandakan bahwa kemampuan mengelola emosi berperan penting dalam pencapaian akademik. Secara simultan, kedua variabel menghasilkan nilai F = 19,842 dengan signifikansi 0,000 dan koefisien determinasi R² = 0,264, yang berarti bahwa dukungan sosial dan kecerdasan emosional bersama-sama menjelaskan 26,4% variasi prestasi akademik mahasiswa.
Perhitungan Arah Kiblat dan Keterkaitannya dengan Akurasi Ibadah dan Literasi Masyarakat Awalia, Rahma; Chintya; Malinda, Dupit
Jurnal Pelita Nusantara Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pelita Nusantara : Kajian Ilmu Sosial Multidisiplin
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/jurnalpelitanusantara.v3i3.958

Abstract

Determining the Qibla direction is a fundamental discourse at the intersection of Islamic astronomy (Ilmu Falak) and Islamic jurisprudence (Fiqh), bearing direct implications for the validity of Muslim worship. This research report provides an in-depth examination of the urgency of Qibla direction accuracy in resolving everyday problems, focusing on a socio-religious case study in Sambas Regency, West Kalimantan Province. The Sambas Malay-Muslim community is known for its deeply rooted religious traditions; however, sociological dynamics frequently give rise to debates and cognitive conflicts concerning the shifting of the Qibla direction, affecting both the spatial layout of mosques and the orientation of burials (liang lahad). Employing a mixed-methods approach that integrates quantitative calculations based on spherical trigonometry with qualitative observations of the community's socio-cultural practices, this research formulates precise Qibla direction coordinates for the Sambas region. Mathematical calculations indicate that the average Qibla azimuth for the center of Sambas Regency is at an angle of 292°28’55’’ from True North towards the East-South-West, or extending 67°31’05" from North to the West. The conclusion of this extensive study asserts that integrating the mathematical certainty of Islamic astronomy with a sociological wisdom approach is highly crucial in implementing Qibla direction corrections to prevent horizontal conflicts within the traditional Sambas community.