Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Kekerasan Simbolik Pada Film Mrs. Chatterjee Vs Norway Agustang, Andi Dody May Putra; Ahmad, M Ridwan Said; Arifin, Ibrahim
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i1.13679

Abstract

yang menjadi persoalan adalah kekerasan bukan hanya sebuah praktik pelanggaran tetapi mejadi sebuah wacana yang berkembang dan kehidupan ditengah-tengah masyarakat salah satunya di dunia perfilman. Kekerasan simbolik mejadi fokus pada penelitian ini karena kekerasan ini cenderung takterlihat, tidak disadari serta tidak diketahui secara langsung dibandingkan dengan kekerasan yang berbentuk fisik yang terdapat pada film Mrs. Charterjee Vs Norwegia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Analisis konten bertujuan untuk memahami makna dan pesan yang terkandung dalam data tersebut. Metode kualitatif pendekatan analisis konten adalah metode penelitian yang menitikberatkan pada analisis mendalam terhadap isi suatu teks, dokumen atau dalam konteks pada sebuah film dengan tujuan untuk mengungkapkan makna untuk memahami konteks sosial, budaya, yang mempengaruhi konten.hasil analisis dalam film menunjukkan dominasi dan kontrol yang diberikan oleh individu atau lembaga yang memiliki kekuasaan lebih tinggi terhadap individu yang lebih lemah, baik dari segi gender, status sosial, maupun latar belakang etnis. Reproduksi Struktur Kekuasaan pada film juga menggambarkan bagaimana reproduksi struktur kekuasaan, terutama patriarki, terjadi dalam hubungan antara suami dan istri, serta dalam keputusan lembaga terhadap individuadapun kontribusi yang bisa dilakukan sebagai langkah maju dalam mengatasi ketidakadilan yang terjadi dalam kekuasaan kekuasaan di dalam masyarakat adalah pendidikan dan kesadaran akan kesetaraan gender, reformasi kebijakan yang mendukung kesetaraan gender dan etnis, penguatan dukungan hukum yang mendorong perlindungan hukum yang kuat bagi individu dan peningkatan kesadaran sosial dalam upaya mendorong masyarakat untuk memahami dan mengidentifikasi tindakan kekerasan
Social Project : Pemberdayaan Organisasi Sekolah Keperempuanan di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep: Social Project : Pemberdayaan Organisasi Sekolah Keperempuanan di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep Jayadi, Abd Asathin Bardan; Arifin, Ibrahim; Syukur, Muhammad; Ahmad, M Ridwan Said; Safitri, Nurafia
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i2.4714

Abstract

Social Project (SOSPRO) HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM periode 2023-2024 dilaksanakan di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep dari 14 hingga 23 Januari 2024. Program ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk pemberdayaan masyarakat, dengan fokus pada kesetaraan gender dan pengembangan kewirausahaan perempuan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan (survei, pengumpulan dana, rapat), pelaksanaan (sosialisasi dan seminar), dan evaluasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman masyarakat desa, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan komunitas lokal secara berkelanjutan. Evaluasi dilakukan untuk menilai dampak dan progres program dalam mencapai tujuan pemberdayaan yang diharapkan.
Filsafat Sejarah dan Identitas Lokal: Refleksi Tradisi Ma’lamba Tedong pada Bulan Agustus di Kecamatan Nosu Halim, Muhammad Hamka; Awalia, Rahma; Syukur, Muhammad; Ahmad, M Ridwan Said
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7553

Abstract

Penelitian ini menelaah tradisi Ma’lamba Tedong—ritual pelepasan kerbau setiap bulan Agustus di Kecamatan Nosu—sebagai ekspresi filsafat sejarah dan identitas lokal masyarakat Mamasa. Melalui pendekatan kualitatif berbasis hermeneutika sosial-budaya, tradisi dipahami sebagai teks hidup yang mengandung makna historis, spiritual, dan ekologis. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan pemuka agama, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ma’lamba Tedong merupakan bentuk reenactment kesadaran historis yang menghidupkan kembali ingatan leluhur melalui tindakan komunal yang berulang. Kerbau berfungsi sebagai simbol kosmologis yang menghubungkan manusia, alam, dan dimensi spiritual, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan menjaga keseimbangan ekologis. Modernisasi menghadirkan tantangan berupa komersialisasi simbol budaya dan pergeseran nilai pada generasi muda, sehingga revitalisasi tradisi membutuhkan integrasi pendidikan, dokumentasi budaya, dan kolaborasi komunitas. Studi ini menegaskan bahwa Ma’lamba Tedong bukan sekadar warisan adat, tetapi sumber pengetahuan historis-spiritual yang relevan bagi penguatan identitas lokal dan pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal.
Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Fahreza, Andi Adiva; Yasmin, Isra Raihan Putra; Fadzilah, Najmi Nurul; Ahmad, M Ridwan Said
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 7 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i7.663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru sebagai fasilitator dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa serta mengidentifikasi hambatan dan implikasi pedagogis yang muncul dalam proses pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru serta siswa sebagai informan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk menemukan pola dan tema terkait strategi fasilitasi, respon siswa, serta faktor penghambat pembelajaran mandiri. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran komprehensif mengenai efektivitas peran fasilitator dalam pembelajaran, sekaligus menjadi rujukan bagi sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi penguatan kemandirian belajar. Temuan penelitian ini juga berkontribusi pada upaya mewujudkan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan sesuai arah pembangunan pendidikan nasional.