Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Melalui Pelatihan Sadar Wisata di Kelurahan Gonjak, Kabupaten Lombok Tengah Girsang, Zefanya Andryan; Roodhi, Mohammad Najib; Abdurrahman; Armansyah, Ismayadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/bumir.v8i3.9106

Abstract

Kelurahan Gonjak, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kuliner yang cukup menjanjikan, namun pengelolaan destinasi tersebut masih belum optimal. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan kapasitas kelembagaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam promosi pariwisata. Menanggapi permasalahan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas Pokdarwis “Lestari” melalui serangkaian kegiatan pelatihan sadar wisata, manajemen destinasi, dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada masyarakat, penyusunan modul pelatihan, sesi pelatihan tatap muka, praktik pembuatan konten digital, serta pendampingan pasca-pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan manajerial anggota Pokdarwis, yang tercermin dari kemampuan mereka dalam menyusun rencana strategis sederhana pengelolaan destinasi yang mencakup aspek atraksi, pelayanan, dan pelestarian lingkungan. Di sisi lain, pemanfaatan media sosial untuk promosi juga mengalami kemajuan signifikan, ditandai dengan terciptanya konten digital berupa foto panorama, kuliner khas, dan atraksi lokal. Program ini turut mendorong kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal melalui integrasi produk, seperti keripik pisang dan kopi, ke dalam paket wisata. Selain itu, pasar pagi di Lingkungan Kwang Rundun Timur mulai diarahkan sebagai atraksi wisata berbasis komunitas. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas kelembagaan Pokdarwis, tetapi juga memperkuat sinergi dengan UMKM dalam rangka mewujudkan pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan di Kelurahan Gonjak.
UPAYA PENGOLAHAN LIMBAH JAGUNG MELALUI INOVASI PEMBUATAN BRIKET TONGKOL JAGUNG SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF DI DESA SAMBALIA Armansyah, Ismayadi; Fetrosia, Riska; Pratama, Sugi Artha; Astuti, Luviana; Hartati, Sri; Ningrat, Lalu Fayadh Rusya; Syahfitri, Dian Aulia; Bianti, Baiq Asri; Pebrina, Tria Rizki; Wiryajati, I Ketut
Jurnal Wicara Vol 3 No 5 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/yvgrsx04

Abstract

Sambalia Village is one of 11 villages located in Sambelia Subdistrict in the northern part of East Lombok Regency. Sambalia Village has great potential in the agricultural sector, especially in corn production, which is abundant. However, this abundant corn production also has a negative impact on the lack of utilization and processing of post-harvest waste from this commodity. The 2025 PMD Community Service Program in Sambalia Village was implemented to support the village's potential while making a tangible contribution to the community. The implementation method used a participatory approach through socialization and training on work programs involving village officials, community leaders, and the people of Sambalia Village. The main program focused on community empowerment through socialization and training on making corn cob briquettes as an alternative energy source and strengthening business capacity through socialization on product packaging and business licensing. The results showed that the community was quite enthusiastic about participating in the program, participants were able to practice new skills, and there was an awareness of the importance of alternative fuel innovation. The main obstacles encountered included limited time, equipment, and the sustainability of post-KKN assistance. Thus, the KKN PMD activity in Sambalia Village provided a learning experience for students and tangible benefits for the community in opening up new economic opportunities.