Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Metode Linear Programming Untuk Optimalisasi Produksi Roti Dalam Memaksimalkan Laba Pada Usaha Mommy Roti Manokwari Listiyani Basori, Erika; Roberth Kurniawan Ruslak Hammar; Budiman; Manuel Lambi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2723

Abstract

Pertumbuhan industri roti di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan seiring dengan meningkatnya permintaan produk pangan olahan di kalangan masyarakat urban. Salah satu pelaku usaha di sektor ini adalah Mommy Roti Manokwari, sebuah usaha kecil menengah yang berlokasi di Jalan Reremi Puncak, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, yang menghadapi tantangan dalam menentukan jumlah produksi optimal guna memaksimalkan keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menentukan kombinasi produksi yang menghasilkan laba maksimal dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya yang dimiliki, seperti bahan baku, waktu, dan tenaga kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-verifikatif dengan penerapan Linear Programming metode Simpleks. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara, sedangkan data simulatif digunakan untuk pemodelan matematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi produksi optimal terdiri atas 60 unit roti tawar, 40 unit roti cokelat, 35 unit roti keju, 25 unit roti selai, dan 30 unit roti manis campuran dengan total produksi 190 unit per hari dan laba maksimum sebesar Rp 521.000. Sumber daya yang menjadi kendala utama adalah tepung terigu dan waktu produksi yang telah mencapai kapasitas maksimal. Penerapan metode Linear Programming terbukti efektif dalam membantu pengusaha menentukan strategi produksi yang efisien dan berbasis data. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pelaku UMKM di bidang bakery di Papua Barat dalam meningkatkan efisiensi, daya saing, dan profitabilitas usaha.
Kepemimpinan Sebagai Faktor Penentu Kinerja Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pegunungan Arfak Monika Baibaba; Manuel Lambi; Kaleb Yohan Karubaba
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2724

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pegunungan Arfak. Perbedaan tingkat kinerja antarpegawai diduga berkaitan dengan variasi gaya kepemimpinan, terutama dalam hal pembinaan, ketegasan, dan kemampuan komunikasi pimpinan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk menjelaskan hubungan antara variabel kepemimpinan sebagai variabel independen dan kinerja pegawai sebagai variabel dependen. Populasi penelitian berjumlah 65 orang, terdiri atas 40 Aparatur Sipil Negara dan 25 tenaga honorer. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana melalui program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,647. Artinya, kualitas kepemimpinan menjelaskan 64,7% variasi perubahan kinerja pegawai Satpol PP. Pemimpin yang tegas, komunikatif, dan memberi teladan moral terbukti mampu meningkatkan tanggung jawab serta produktivitas kerja bawahannya. Temuan ini memperkuat pandangan Rivai (2014) dan Mangkunegara (2017) bahwa efektivitas organisasi publik sangat bergantung pada kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan ketegasan dan empati. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai melalui penguatan kapasitas kepemimpinan partisipatif dan pembinaan disiplin kerja berbasis keteladanan. Kepemimpinan yang humanis dan konsisten dalam menegakkan aturan akan menciptakan iklim kerja yang kondusif, sementara penerapan disiplin yang berimbang antara pembinaan dan penghargaan akan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan loyalitas pegawai. Dengan demikian, sinergi antara kepemimpinan dan kedisiplinan menjadi kunci dalam membangun organisasi publik yang profesional, efektif, dan berintegritas di Provinsi Papua Barat.
Membangun Kinerja Asn Di Pegunungan: Peran Disiplin Kerja Pegawai Distrik Hink Kabupaten Pegunungan Arfak Ribka Susi Mandacan; Manuel Lambi; Mariana Salosso
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di Distrik Hink, Kabupaten Pegunungan Arfak. Latar belakang penelitian didasari oleh peran strategis Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta tantangan kedisiplinan ASN di wilayah pemekaran dengan kondisi geografis sulit. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-verifikatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang merupakan pegawai aktif di lingkungan Distrik Hink. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana yang didahului dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,547, nilai korelasi 0,728, dan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kedisiplinan kerja secara langsung dapat meningkatkan efektivitas, tanggung jawab, dan produktivitas pegawai ASN. Secara teoritis, hasil ini mendukung konsep manajemen kinerja Hasibuan (2019), Rivai & Sagala (2011), dan Mangkunegara (2013) bahwa disiplin merupakan fondasi pembentukan perilaku kerja profesional. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi empiris bagi Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak dalam merumuskan kebijakan pembinaan ASN berbasis disiplin kerja yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kinerja pelayanan publik.