Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Moringa oleifera L. terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Endang Sulistyarini Gultom; Nurbaity Situmorang; Adinda Laura Munthe; Agustina Matontang; Alyvia Salsabila; Deka Wira Pratama Barus; Lydia Siburian; Widyanti Saragi
Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 7 No. 1 (2025): Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran (December)
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/kesdok.V7i1.8012

Abstract

Abstract—Escherichia coli. is a Gram-negative bacterium that commonly lives as normal flora in the digestive tract however, certain strains can cause serious diseases such as diarrhea and urinary tract infections. The high rate of antibiotic resistance has encouraged the search for alternative treatments based on natural ingredients. Moringa (Moringa oleifera L.) leaves are known to contain bioactive compounds such as flavonoids, tannins, saponins, and alkaloids, which have potential antibacterial properties. This study aimed to determine the effectiveness of ethanol extract of Moringa leaves against the growth of E. coli using the disc diffusion method on Eosin Methylene Blue Agar(EMBA) medium. The treatments consisted of three extract concentrations—55%, 75%, and 95%—along with a positive control (chloramphenicol) and a negative control (96% ethanol). The results showed that the higher the extract concentration, the larger the inhibition zone diameter formed, namely 7.68 mm at 55%, 9.85 mm at 75%, and 10.86 mm at 95%. ANOVA analysis indicated a significant difference among treatments (p < 0.001). The antibacterial activity of Moringa leaf ethanol extract was categorized as moderate to strong and bacteriostatic, meaning it inhibits bacterial growth without completely killing the bacteria. Therefore, the ethanol extract of Moringa leaves has the potential to be developed as a natural antibacterial agent against Escherichia coli. Keywords: antibacterial, ethanol extract, Escherichia coli., inhibition, Moringa oleifera L., Abstrak—Escherichia coli. merupakan bakteri Gram negatif yang umumnya hidup sebagai flora normal di saluran pencernaan, namun beberapa strainnya dapat menyebabkan penyakit serius seperti diare dan infeksi saluran kemih. Tingginya angka resistensi antibiotik mendorong perlunya pencarian alternatif pengobatan berbasis bahan alami. Daun kelor (Moringa oleifera L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun kelor terhadap pertumbuhan E. coli menggunakan metode difusi cakram pada media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Perlakuan terdiri atas tiga konsentrasi ekstrak, yaitu 55%, 75%, dan 95%, serta kontrol positif (kloramfenikol) dan kontrol negatif (etanol 96%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk, yaitu 7,68 mm pada 55%, 9,85 mm pada 75%, dan 10,86 mm pada 95%. Nilai ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antarperlakuan (p < 0,001). Aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor tergolong sedang hingga kuat dan bersifat bakteriostatik, yaitu menghambat pertumbuhan tanpa membunuh bakteri secara total. Dengan demikian, ekstrak etanol daun kelor berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri alami alternatif terhadap Escherichia coli. Kata kunci: antibakteri, ekstrak etanol, Escherichia coli., zona hambat, Moringa oleifera L.,
ANALISIS BIOETIKA TERHADAP PRAKTIK PENGELOLAAN BIOPESTISIDA DALAM AGROWISATA PT. MEREK INDAH LESTARI (TAMAN SIMALEM RESORT) Adinda Laura Munthe; Beatreak Banjarnahor; Desi Arzeti Nainggolan; Rani Simanjuntak; Widyanti Saragi; Eko Prasetya; Aswarina Nasution; Heppy Setya Prima
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agrowisata dapat diartikan sebagai gabungan antara aktivitas pertanian dan pariwisata yang tidak hanya memberikan pengalaman liburan bagi pengunjung, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembelajaran tentang praktik pertanian yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang diambil untuk mendukung sistem pertanian yang ramah lingkungan adalah dengan menerapkan biopestisida sebagai solusi alternatif untuk mengendalikan hama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan biopestisida di wilayah agrowisata PT. Merek Indah Lestari (Taman Simalem Resort) dengan menggunakan sudut pandang bioetika. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus yang dilaksanakan di Organic Research Center pada zona 1, zona 2, dan zona 8. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, serta didukung oleh tinjauan pustaka dari beragam sumber ilmiah. Analisis dilakukan dengan berpijak pada prinsip-prinsip bioetika, yaitu beneficence (memberikan manfaat), non-maleficence (tidak menimbulkan kerugian), dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan biopestisida di lokasi tersebut membantu mendukung praktik pertanian yang lebih aman bagi lingkungan, manusia, dan organisme non-target.