Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANTIOXIDANT ACTIVITY AND PROBIOTIC ANTI-DIABETIC EFFECTS Lactobacillus fermentum FROM BILIH FISH (Mystacoleucus padangensis) LAKE SINGKARAK Heppy Setya Prima
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i2.p317-333.2023

Abstract

Anti-oxidant activity, anti-diabetic, an alpha-glucosidase inhibitor, Lactobacillus  fermentum isolated bilih fish (Mystacoleucus padangensis) Lake Singkarak
POTENSI BAL PROBIOTIK DARI IKAN BILIH (Mystacoleucus padangensis) DANAU SINGKARAK DALAM APLIKASI PEMBUATAN SABUN PADAT EKSTRAK LIDAH BUAYA ( Aloe vera) Heppy Setya Prima; Fatridha Yansen
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1881

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi BAL probiotik dari ikan bilih Singkarak(Mystacoleucus padangensis) dalam penggunaan sediaan sabun padat ekstrak Lidah buaya ( Aloe vera)dan pengaruhnya terhadap kualitas fisik sabun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok(RAK) dengan 5 perlakuan (konsentrasi BAL) dan 4 kelompok. Variabel yang diamati meliputi total BAL, pH, aktivitas antimikroba, daya busa dan kandungan busa saat BAL ditambahkan ke dalam sabun padatekstrak Lidah buaya ( Aloe vera). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan BAL pada variabelyang diamati berpengaruh terhadap formulaekstrak Lidah buaya ( Aloe vera)batangan, memberikan rata-rata luas koloni BAL, pH, aktivitas antimikroba dan. Penambahan BAL 7 ml menunjukkan hasil terbaikdengan jumlah total koloni BAL 20 x 107 CFU/g, pH 6,65, cm dan aktivitas antimikroba pada S. aureus12,59 mm dan E. coli 7,58 mm. Kata kunci: Ikan Bilih , Lactobacillus fermentum, Lidah buaya (Aloe vera), probiotik, sabun padat
Karakterisasi dan Identifikasi Molekuler Bakteri Asam Laktat Diisolasi dari Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) Danau Singkarak Berpotensi Sebagai Probiotik Heppy Setya Prima
Majalah Kedokteran Andalas Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p535-547.2023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi isolat bakteri asam laktat dari ikan inaktif (Mystacoleucus padangensis) dari Danau Singkarak Bilih dan mengevaluasi potensi probiotiknya. Setiap jenis bakteri asam laktat memiliki efek probiotik yang berbeda. Oleh karena itu, seleksi dan identifikasi diperlukan untuk mendapatkan strain probiotik yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bakteri asam laktat yang terkandung dalam billfish tertentu (Mystacoleucus padangensis) melalui pengujian biokimia dan dilanjutkan melalui pengujian molekuler. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mengetahui bakteri asam laktat tertentu pada ikan bilih (Mystacoleucus padangensis). BAL dilakukan menggunakan media isolasi selektif Man ROGOSA Sharpe Agar. Seleksi dilakukan dengan pengamatan morfologi dan pewarnaan Gram. Sifat biokimia dan jenis fermentasi juga diuji. Untuk mewujudkan potensinya sebagai probiotik, hasilnya adalah: Metode identifikasi molekuler menggunakan gen penanda 16S rRNA digunakan dalam identifikasi bakteri asam laktat pada penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan BLAST, ditemukan bahwa jenis isolat bakteri fermentasi Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) kode sampel IB1, 99,86% mirip dengan Lactobacillus fermentum 
POLA PETERNAKAN AYAM BROILER KANDANG OPEN HOUSE PADA PETERNAK SEKITAR POLITEKNIK NEGERI TANAH LAUT Maulana, Fajri; Fajri, Fadhli; Febrina, Bunga Putri; Sandri, Dwi; Setya Prima, Heppy; Susalam, Malikil Kudus; Noviyanti, Aidha
Jurnal Peternakan Borneo Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Peternakan Borneo
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jpb.v3i1.25

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui performa ayam broiler broiler kandang open budidaya peternak disekitar Politeknik Negeri Tanah Laut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kontrol secara langsung di lapangan (observasi) dan wawancara, dimana data yang diperoleh dianalis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan umur peternak ayam broiler kandang open yang ada disekitar Politeknik Negeri Tanah Laut 39 -64 th, pendidikan SMP (sederajat), pengalaman beternak ayam broiler 7-12 tahun, umumnya pola usaha dengan bermitra dengan perusahaan, luas kandang 540 - 966 m2, kapasitas kandang berkisar 5000 - 9000 ekor, kepadatan kandang ±9- ±12 ekor, DOC yang digunakan: (Charoen Pokphand, Patriot, Wonokoyo), Pakan yang digunakan: (Wonokoyo / Comfeed / Galaxy / Malindo / Charoen Pokphand), jumlah pakan berkisar antara 200-340 sak/periode tergantung kapasitas kandang, variasi umur panen 30 hari-36 hari, berat panen 1,2 - 2 kg, indek performa (IP) berkisar antara 300-350 dan mortalitas 300-1000 ekor/periode. Performa ayam pada peternak broiler kandang open yang ada disekitar Politeknik Negeri Tanah Laut dapat ditingkatkan dengan manajemen pemeliharaan yang baik. Umumnya performa ayam broiler kandang open sangat dipengaruhi suhu atau kondisi lingkungan luar kandang sehingga performa ternak lebih fluktuatif sulit untuk dikontrol, hal yang dapat dilakukan adalah upgrade kandang open menjadi kandang semi close house seperti yang sudah banyak diterapkan peternak rakyat terutama didaerah Jawa, dimana dengan melakukan upgrade kandang memiliki keunggulan yaitu kapasitas kandang meningkat, performa lebih tinggi dan kematian ternak kecil.
Hubungan Kadar Troponin-I Dengan Serum Glutamic Oxaloacetic Transminase (Sgot) Pada Penderita Infark Miokard Akut Ibrahim, Ibrahim; Pricilia, Adelva; Setya Prima, Heppy
Jurnal Medisains Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Medisains Kesehatan
Publisher : Universitas Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59963/jmk.v5i1.339

Abstract

Acute Myocardial Infarction (AMI) is a condition where blood flow in the coronary arteries stops due to thrombus obstruction, resulting in insufficient oxygen supply to the myocardium, resulting in an imbalance between myocardial oxygen supply and demand, causing myocardial cell necrosis or death. Inhibited, causing cardiac ischemia. The aim of this study was to determine the relationship between troponin-I levels and serum glutamic acid oxalacetic aminotransferase (SGOT). The research method used is retrospective and descriptive analysis. This research was conducted at RSUP Dr. M. Djamil Padang, 75 patients were recorded in 6 months (January to June) 2022. The sampling technique used total sampling technique. Data were analyzed using univariate and bivariate tests using correlation tests. The average troponin I level in this study was 766.28 ng/L and the average SGOT level was 87.04 U/L. The Sig value indicates a weak relationship between troponin I levels and SGOT in acute myocardial infarction patients. = 0.012 (p>0.05). There is a moderate relationship between troponin-I levels and SGOT in acute myocardial infarction patients, with a correlation coefficient of 0.311 (r = 0.26 – 0.50 moderate relationship). It is hoped that future researchers will serve as a reference as basic research for future research.
Uji Aktivitas Antifungi Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) dan Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis) terhadap Candida albicans Penyebab Keputihan Patologis Secara In Vitro Yulia, Inelvi; Prima, Heppy Setya
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11, No 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9360

Abstract

Pathological vaginal discharge (Candidiasis) is a reproductive health problem experienced by more than 50% of women throughout the world. Candida albicans is the main cause of pathological vaginal discharge. This disease is characterized by yellow to greenish discharge, odor, and itching to the point of bleeding which can cause death. Antifungal drugs used to treat pathological vaginal discharge can have several side effects. Therefore, the urgency of this research is to find natural alternatives for pathological vaginal discharge drugs, such as sweet orange peel and kepok banana peel which contain bioactive compounds that can inhibit the growth of Candida albicans. The aim of this study was to test the antifungal activity of a combination of ethanol extracts of sweet orange peel and kepok banana peel against Candida albicans in vitro. This research uses laboratory experimental methods. The results showed that all combinations of ethanol extracts of sweet orange peel and kepok banana peel could inhibit the growth of Candida albicans. The inhibitory power of each extract combination is categorized as moderate to very strong. According to the one-way ANOVA statistical test, all combinations were significantly different (p < 0.05). The ethanol extract of sweet orange peel contains flavonoids, alkaloids, phenolics and steroids, while the kepok banana peel extract contains phytochemical compounds such as flavonoids, phenolics, triterpenoids and alkaloids.
PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN SPUTUM PADA SUSPEK TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT TYPE D PERAWANG TAHUN 2022 DENGAN MENGGUNAKAN METODE MIKROSKOPIS DAN TCM inelvi yulia; Yulia Beti; Heppy setya prima; Ruqaya Annisa Nurul Haq
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2351

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan sputum pasien tuberkolosis dapat melalui dua metode yaitu metode mikroskopis dan tes cepat molekuler (TCM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan sputum pada suspek tuberkolosis di rumah saakit type D perawang pada tahun 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan design penelitian retrospektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan menggunakan mikroskopis ditemukan hasil negatif TBC sebanyak 80 orang dan negatif sebanyak 5 orang. Pemeriksaan dengan metode TCM didapatkan hasil positif TBC 12 dan negatif 73 orang. Terdapat hasil positif palsu sebanyak 4 dan negatif palsu sebanyak 11. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil pemeriksaan sputum tuberkolosis di rumah sakit tipe D perawang tahun 2022 dengan menggunakan metode mikrokopis dan TCM.Kata kunci : Tuberkulosis, Mycobacterium tuberculosis, Mikroskopis, TCM
The POTENSI BAKTERI ASAM LAKTAT Lactobacillus fermentum DIISOLASI DARI IKAN BILIH ( Mystacoleucus padangensis ) DANAU SINGKARAK TERHADAP PERFORMA PRODUKSI DAN PENURUNAN KOLESTROL PUYUH PETELUR Setya Prima, Heppy; Susalam, Malikil Kudus; Fajri, Fadhli; Maulana, Fajri; Yansen, Fatridha
Jurnal Peternakan Borneo Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Peternakan Borneo
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jpb.v3i2.36

Abstract

Bakteri Asam Laktat (BAL) akhir-akhir ini menjadi salah satu bagian dari pokok pembahsan bidang kesehatan, industri makanan, sains,.peternakan, pertanian. Penggunaan beberapa jenis BAL ini diketahui mempunyai manfaat yang  sangat bagus bagi ternak atau pada beberapa bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara dosis dan lama pemberian probiotik asal Ikan Bilih (M. padangensis) Danau Singkarak dalam mempengaruhi performa produksi dan menurunkan kadar kolesterol kuning telur puyuh. Metode yang digunakan adalah pemberian probiotik hasil isolasi kepada puyuh petelur menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 4 x 4 dengan 3 kali ulangan sesuai faktor A (dosis probiotik) dan faktor B (lama pemberian). Dosis probiotik yang diberikan adalah 0, 1, 2 dan 3 %, sedangkan lama pemberian adalah 10, 20, 30 dan 40 hari. Hasil menunjukkan pengaruh yang nyata (P<0,01) pada masing-masing faktor beserta nilai terbaik dimana pemberian dosis probiotik dan lama pemberian berpengaruh terhadap konversi ransum (17,11gr) pemberian dosis 3% dengan lama pemberian 30 hari, Produksi telur (73,88 %) pemberian dosis 3% dengan lama pemberian 20 hari, Berat telur (13,40 gr) pemberian dosis 3% dengan lama pemberian 20 hari, konversi ransum (2,21) pemberian dosis 3% dengan lama pemberian 30 hari dan kolestrol kuning telur (50,30 mg /dL) pemberian dosis 3% dengan lama pemberian 40 hari. Hasil menunjukkan terdapat interaksi antara dosis probiotik dan lama pemberian terhadap performa produksi dan penurunan kadar kolesterul puyuh petelur.
Evaluasi Penggunaan Bungkil Sawit Fermentasi dalam Ransum Puyuh Petelur Maulana, Fajri; Fajri, Fadhli; Febrina, Bunga Putri; Sandri, Dwi; Susalam, Malikil Kudus; Agasi, Satri Yusasra; Prima, Heppy Setya
Jurnal Peternakan Vol 22, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v22i1.35353

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bungkil sawit fermentasi (BSF) dengan Lentinus edodes dalam ransum terhadap performa puyuh petelur. Metode yang digunakan adalah experimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah penambahan BSF dalam ransum yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Parameter yang diukur adalah konsumsi ransum, produksi telur harian, berat telur, massa telur dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan BSF memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produsi telur, berat telur, massa telur dan konversi ransum. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan bungkil sawit yang difermentasi dengan Lentinus edodessebagai pakan alternatif hingga level 20% dalam ransum dapat mengurangi penggunaan jagung 20,83%; bungkil kedelai 53,85% dan dedak padi 50,00% yang memberikan performa sama dengan kontrol sehingga bisa dijadikan pakan alternatif untuk mengatasi fluktuatif dan menggurangi cost pakan. Pada penelitian ini diperoleh hasil terbaik yaitu perlakuan E dengan konsumsi ransum 20,17 g/ekor/hari, produksi telur 85,29%, berat telur 10,86 g/butir, massa telur 8,64 g/ekor/hari dan konversi ransum 2,32.Kata kunci: Bungkil sawit, fermentasi, Lentinus edodes, performa puyuhEvaluation of the Use of Fermented Palm Kernel Meal in Laying Quail RationsABSTRACT. This study was conducted to determine the effect of using palm kernel meal fermented with Lentinus edodes in feed rations on the performance of laying quails. The method used was an experimental design with a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments and 4 replications. The treatments were 0%, 5%, 10%, 15%, and 20% fermented palm kernel meal (FPKM). The parameters measured were feed consumption, daily egg production, egg weight, egg mass and feed conversion. The results showed that the use of FPKM had no significant effect (P>0.05) on feed consumption, egg production, egg weight, egg mass, and feed conversion. The conclusion of this study is that the use of palm kernel meal fermented with Lentinus edodes as an alternative feed up to a level of 20% in the ration can reduce the use of corn by 20.83%, soybean meal by 53.85%, and rice bran by 50.00%, while maintaining performance equivalent to the control. Thus, it can be used as an alternative feed to address fluctuations and reduce feed costs. The best results in this study were obtained from treatment E, with a feed consumption of 20.17 g/bird/day, egg production of 85.29%, egg weight of 10.86 g/egg, egg mass of 8.64 g/bird/day, and a feed conversion ratio of 2.32.Keywords: Palm kernel meal, fermentation, Lentinus edodes, quail performance.
KARAKTERISASI DAN IDENTIFIKASI MOLEKULER BAKTERI ASAM LAKTAT ASAL IKAN RINUAK (PSILOPSIS SP) SEBAGAI KANDIDAT PROBIOTIK HALAL DARI DANAU MANINJAU SUMATERA BARAT Annita, Annita; Zahra, Eliza; Prima, Heppy Setya
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.2976

Abstract

Lactic Acid Bacteria (LAB) have recently become one of the main topics of discussion in the fields of health, food industry, science, animal husbandry, agriculture. LAB plays an important role in efforts to reduce stunting through various mechanisms related to intestinal health and nutrient absorption. One source of LAB is fermented Rinuak fish (Psilopsis sp) from Lake Maninjau, West Sumatra, Indonesia, which is isolated from probiotic bacteria which have the potential to act as antimicrobials, but must be ensured that they are halal in accordance with Islamic religious teachings. The aim of this study was to examine the antimicrobial potential of probiotic LAB isolated from Rinuak fish (Psilopsis sp). The research methods carried out were as follows: isolation and characterization of Rinuak fish (Psilopsis sp) LAB DNA, followed by assessment of the antimicrobial activity of the raw bacteriocin supernatant. Then, 16S rRNA was used to assess LAB isolate species that potentially had antimicrobial activity. The results showed that 3 samples of Rinuak fish (Psilopsis sp), After testing its ability to kill pathogenic bacteria, it was found that IR1 isolate had the greatest antimicrobial activity against Escherichia coli ATCC 0157 (30..27 mm), Staphylococcus aureus ATCC 25923 (25.65 mm) and Listeria monocytogenes CFSAN 004330 (18.65 mm) while the diameter of the inhibition zone by the supernatant of lactic acid bacteria Crude bacteriocin against Escherichia coli ATCC 0157 was 18.87 mm, Staphylococcus aureus ATCC 25923 was 22.67 mm while Listeria monocytogenes CFSAN 004330 did not form an inhibition zone. The results of molecular identification using 16S rRNA showed that the isolated lactic acid bacteria were 99.64% similar to those isolated from Rinuak fish (Psilopsis sp) with Lentilactobacillus buchneri subsp. silagei CD034 strain 17-16, which has antimicrobial potential against pathogenic bacteria. Lentilactobacillus buchneri subsp. silagei CD034 strain 17-16 can be used as an antidiarrheal and antityphoid drug in humans as well as a natural preservative in food that is guaranteed halal