Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengetahuan dan Tindakan Pengendara Sepeda Motor di Surabaya dalam Mengatasi Mata Kering (Dry Eyes) A. Hafidz Kurniawan; Sherly Suci Margaretha; Nuruz Zahrina Mursyida; Aufa Defriananda; Muhammad Mufid Ulil Aidi; Fithri Yuniasari; Angelina Margaretha Ardiani; Shobikha Bariroh; Faradisa Umahati; Febby Fani Shafira; Khoirunnisa Latansa Syakiroh; Elida Zairina
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.53130

Abstract

Mata kering merupakan penyakit mata yang sering diabaikan oleh masyarakat. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya polusi udara dan udara panas. Salah satu populasi yang beresiko terpapar polusi udara dan udara panas adalah pengendara sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan dan tindakan pengendara sepeda motor dalam mengatasi mata kering. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif cross sectional dengan pengambilan sampel dilakukan secara  convenience sampling. Pengambilan data dilakukan dengan instrumen kuesioner (self-administered questionnaire) yang sebelumnya telah dilakukan validasi isi dan rupa. Pengambilan data dilakukan pada daerah sekitar Surabaya Utara meliputi daerah Kecamatan Bubutan, Sawahan, Simokerto, Pabean Cantikan, dan Kenjeran dengan kriteria inklusi berada pada usia 19 - 70 tahun dan berkendara sepeda motor  di jalan minimal 90 menit perhari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 112 responden yang merupakan pengendara motor di daerah Surabaya Utara, 74,1 % (n=83) memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terhadap mata kering dan sediaan yang digunakan untuk mata kering (73,2%; n=82). Namun pada variabel tindakan, sebanyak 89,3% (n=100) responden cenderung memiliki perilaku yang negatif dengan tidak mengikuti anjuran dalam mengatasi mata kering. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa meskipun mayoritas responden pada penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan yang tinggi namun tidak disertai dengan tindakan positif sesuai dengan anjuran yang seharusnya dalam mengatasi mata kering.
Distilasi Uap untuk Meningkatkan Kualitas Minyak Kelapa Sawit (CPO) sebagai Upaya Menghasilkan Pembawa Sediaan Farmasi: Distilasi Uap untuk Meningkatkan Kualitas Minyak Kelapa Sawit (CPO) sebagai Upaya Menghasilkan Pembawa Sediaan Farmasi Angelina Margaretha Ardiani; Isadiartuti, Dewi; Nuzul Wahyuning Diyah; Purnami, Nyilo
Berkala Ilmiah Kimia Farmasi Vol. 12 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/bikfar.v12i2.80965

Abstract

Indonesia is the world's largest palm oil producer. In the pharmaceutical sector, palm oil has the potential to be used as an excipient in pharmaceutical dosage forms. Indonesian palm oil, which accounts for 58% of world production, has potential as a pharmaceutical excipient due to its fatty acid content and vitamin E, which have antibacterial and antioxidant activities. However, before being used as a carrier for pharmaceutical preparations, palm oil needs to meet SNI standards (specific gravity, water content, free fatty acids) and the Indonesian Pharmacopoeia (peroxide value, iodine value, refractive index). This study aims to purify CPO through two cycles of steam distillation and test the physicochemical parameters before and after the distillation process with One-Way ANOVA analysis at α = 0.05. Palm oil (CPO) was distilled at a temperature of 95 ± 0.5 °C for 4.5 hours. The palm oil that had been distilled twice was evaluated for oil quality. Research data shows that two-cycle distillation significantly reduces specific gravity, water content, free fatty acids, peroxide value, and iodine value. However, the resulting palm oil does not yet meet the requirements for pharmaceutical excipients. Steam distillation has been shown to improve CPO quality, but further processing, combined with other physical methods, is required to produce oil that meets pharmaceutical carrier standards.   Keywords: Pharmaceutical Excipient, Palm Oil, Distillation, Crude Palm Oil (CPO), Free Fatty Acid